Showing posts with label Tajemtra. Show all posts
Showing posts with label Tajemtra. Show all posts

Thursday, July 2, 2015

Agustusan di Jember

Melihat jadwal acara Agustusan jadi kepengen segera mudik pas Lebaran nanti, sayangnya acara belum pas mudik nanti. Ya, setidak-tidaknya meski ga ikut acara bisa lihat di sosial media, sudah cukup lah mengobati.


Jadwal Kegiatan AGUSTUSAN di Jember

25 Juli 2015 19.00
Launching
Alun-alun
JemberArtis:
- Budi Doremi
- Citra Scholastika
- Cita Citata
-Wandra
- Suliana

26 Juli 2015 06.00
Jember 100 Km and Funbike
Start/Finish: Alun-alun Jember
-Kelas 100 Km- Kelas 25 Km

1 – 2 Agustus 2015 07.00
Jember Adventure Trail (JERAT)
Start/Finish :Alun-alun Jember

1 – 2 Agustus 2015
Drag Bike
Jl. Gajah Mada (Depan BCA)
8 Agustus 2015 10.00
Gerak JalanTanggul-Jember Tradisional (TAJEMTRA)
Start : Alun-alun Tanggul
Finish : Alun-alun Jember

15-16 Agustus 2015
Downhill Seri Nasional
Rembangan

15 Agustus 2015
Jambore Motor Besar
Balai Serbaguna GOR Kaliwates

16 Agustus 2015
Jambore Motor Kecil
Balai Serbaguna GOR Kaliwates

23-24 Agustus 2015
Airshow
Watu Ulo dan Papuma
- Paramotor
- Gantole/trike

23-24 Agustus 2015
Jember Beach Game
Watu Ulo
-Tarik Tambang
-Bentik/patil lele
-Festival Layang
-layang hias

24-25 Agustus 2015
WACI :: Wonderful Archipelago Carnival Indonesia
Alun-alun Jember

26-30 Agustus 2015
JFC :: Jember Fashion Carnaval
Alun-alun Jember

24-30 Agustus 2015
Pameran Batu Akik dan Pameran Origami
Alun-alun Jember


Sumber :
https://www.facebook.com/100.KOber/photos/a.256333541093110.65008.250213838371747/1025189514207505/?type=1

Saturday, September 28, 2013

Gerak Jalan Tajemtra (Tanggul Jember Tradisional)


Dulu bisa dikatakan hampir setiap kecamatan-kecamatan di Jember mempunyai gerak jalan tradisionalnya sendiri-sendiri. Ada gerak jalan Gubatra (Gumelar - Balung Tradisional). Ada gerak jalan dengan nama unik yaitu Gambangsuling alias Gambirono - Bangsalsari - Sukorejo Keliling. Lalu ada pula gerak jalan yang bernama Watam yang menempuh rute dari pantai wisata Watu Ulo dan berakhir di alun-alun Ambulu. Namun sungguh sayang, gerak jalan tradisional tersebut kini nampaknya telah punah karena jaman.

Gerak jalan yang memiliki kepanjangan Tanggul Jember tradisional ini diadakan sejak tahun 1977. Pesertanya terdiri dari berbagai elemen, mulai dari anak-anak, kaum muda hingga orang tua, mulai dari pelajar hingga pegawai kantoran. Peserta Tajemtra dikategorikan dalam 4 kelompok nomor lomba diantaranya beregu umum putra/putri, beregu pelajar putra/putri, perorangan putra usia 45 tahun keatas dan perorangan putri usia 40 tahun keatas.

Gerak jalan tajemtra atau Tanggul Jember tradisional merupakan even tahunan Kabupaten Jember. Tajemtra berasal dari kata Tanggul dan Jember. Tanggul itu kecamatan yang berada di sisi Barat Jember Kota, kota kecamatan yang ramai dan memiliki alun-alun di pusat kota. Jarak tanggul dan jember berkisar kurang lebih 30 km. Walaupun jaraknya jauh, peserta tetap antusias dalam mengikuti tajemtra.

Tajemtra adalah kegiatan gerak jalan tahunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Jember untuk memperingati hari kemerdekaan. Tajemtra selain sudah menjadi budaya di Jember, hadiah yang diberikan oleh panitiapun tidak kecil. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Jember, Kamil Gunawan mengatakan bahwa total hadiah yang diperebutkan sebesar 100juta dan piala Mahmudi Cup. Mahmudi adalah nama seorang peserta gerak jalan yang meninggal pada tahun 70an, digunakan nama piala untuk mengenang semangatnya.

Tahun 2013 ini sebanyak 14.715 orang tercatat mengikuti gerak jalan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra), Sabtu (28/9/2013). Gerak jalan tahunan itu dimulai dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul dan berakhir di titik nol Jember yakni Alun-Alun Jember.
Jarak yang ditempuh peserta sepanjang 33 kilometer. Acara itu dibuka oleh Bupati Jember MZA Djalal pukul 14.00 WIB.

Gerak jalan itu setiap tahun memang menyedot ribuan peserta. Pesertanya selalu di atas 10 ribu orang. Karena namanya gerak jalan, tidak ada kostum pakem dalam acara itu.
Sebagian besar peserta memilih kostum olahraga seperti kaus dan celana kaus. Namun ada beberapa yang menghias diri se-heboh mungkin.

Ada peserta yang memakai pakaian adat dan membawa ogoh-ogoh, ada juga yang berdandan ala kerbau, ada juga yang bergaya ala punk.

Peserta yang tak kurang dari 15 ribu orang setiap tahunnya ini diberangkatkan secara bergantian mulai jam 13.30 hingga Pukul 17.00 dari alun-alun Tanggul. Biasanya peserta sampai di garis finish mulai dari jam 22.00.

Tajemtra pun memiliki beberapa pos peristirahatan, biasanya Pos peristirahatan ini di gunakan peserta untuk Ishoma. Pos-pos ini terletatak di beberapa kecamatan sepanjang rute perjalanan, ada dua pos utama yang digunakan untuk melakukan pendataan ulang yaitu pos I di Kecamatan Bangsalsari dan pos II di Kecamatan Rambipuji. Selain pos utama, pihak panitia juga menyiapkan 300 pos lainnya.

Jalan propinsi yang menghubungkan Surabaya, Lumajang, Jember, Banyuwangi di tutup total secara bertahap. 


Sumber : 
http://surabaya.tribunnews.com
http://www.essip.us
http://www.jelajahbudaya.com

Thursday, August 1, 2013

Jadwal Acara Berkunjung Jember 2013

Berikut adalah panduan bagi yang mau mudik dan tidak mau ketinggalan Acara Berkunjung Jember 2013 



Sumber : cintajember.com/ 

Related Posts