Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Tuesday, September 26, 2023

Arsitektur yang Keren Hotel Wisnu

Hotel Terbengkalai di Jember Ini Punya Arsitektur yang Keren, Pemandangannya Sangat Indah, tapi...

- Kamis, 21 September 2023 | 14:14 WIB

  

Kabupaten Jember punya beberapa pantai yang populer. Beberapa pantai di Kabupaten Jember memiliki pemandangan yang sangat indah. Ternyata Kabupaten Jember punya salah satu hotel yang kondisinya terbengkalai.

Hotel terbengkalai di Kabupaten Jember ini memiliki arsitektur yang keren. Bisa tebak apa nama hotel terbengkalai di Kabupaten Jember? Dilansir JatimNetwork.com dari akun TikTok @jelajah_kuy, hotel yang terbengkalai di Kabupaten Jember adalah Hotel Wisnu.

Hotel Wisnu ini berlokasi di wilayah Watu Ulo, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Hotel Wisnu ini kondisinya sudah terbengkalai dan tak terawat di Kabupaten Jember. Hotel Wisnu dulunya menjadi ikon wisata Watu Ulo yang ada di Kabupaten Jember.

Pemandangan yang ada di sekitar Hotel Wisnu ini sangat indah langsung ke pantai Watu Ulo. Hotel Wisnu kini terlihat sangat menyeramkan karena bangunannya sudah kusam dan tertutup semak-semak. Namun, bagian pintu masuk Hotel Wisnu ini masih beridri kokoh.

Terdapat pula patung-patung yang masuh kokoh dalam area Hotel Wisnu. Karena kondisinya yang terbengkalai, Hotel Wisnu terlihat sangat menyeramkan. Wisatawan Watu Ulo banyak yang mampir ke Hotel Wisnu hanya untuk berfoto.

Spot foto di Hotel Wisnu yang terbengkalai ini sangat ikonik. Bangunan Hotel Wisnu punya arsitektur yang keren sehingga dijadikan spot foto yang menarik.


Sumber :

https://www.jatimnetwork.com/ragam/4310239293/hotel-terbengkalai-di-jember-ini-punya-arsitektur-yang-keren-pemandangannya-sangat-indah-tapi

Saturday, September 23, 2023

Asian Music Games di Jember

Sembilan negara hadir jadi peserta Asian Music Games di Jember 

 Kamis, 21 September 2023 20:10 WIB

Bupati Jember Hendy Siswanto (tengah) bersama Presiden AMBC Sehat Kurniawan Saiman saat konferensi pers di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Kamis (21/9/2023). ANTARA/Zumrotun Solichah

AMG merupakan kompetisi marching band pertama kali yang digelar di tingkat Asia dan kompetisi itu akan digelar setiap dua tahun sekali

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Presiden Asian Marching Band Confederation (AMBC) Sehat Kurniawan Saiman mengatakan sebanyak sembilan negara dipastikan hadir menjadi peserta Asian Music Games (AMG) perdana yang digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada 22-24 September 2023.

"Yang sudah memberikan konfirmasi hadir dalam kompetisi AMG 2023 di Jember sebanyak sembilan negara yakni Filipina, Thailand, Malaysia, Jepang, Taiwan, Cina, Singapura, Vietnam, dan tentunya tuan rumah Indonesia," katanya dalam konferensi pers Asian Music Games di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Kamis.

Menurutnya, AMG merupakan kompetisi marching band pertama kali yang digelar di tingkat Asia dan kompetisi itu akan digelar setiap dua tahun sekali sesuai dengan kesepakatan anggota AMBC yang terdiri dari 18 negara di Asia dan sekitarnya.

"Pemilihan Kabupaten Jember sebagai lokasi Asian Music Games 2023 melalui beberapa kali pertemuan dengan beberapa negara. Jember pengalaman menggelar kegiatan bertaraf internasional dan fasilitasnya memadai," tuturnya.

AMG perdana yang digelar di Jember itu diikuti oleh 35 tim beregu (grup) dan terdapat lima kategori perlombaan dalam AMG 2023, yakni music battle yang akan digelar di Alun-alun Jember, Marching Show Band digelar di GOR PKPSO, Concert Band di GOR PKPSO, Individual di GOR PKPSO, dan International Culture Street Parade dari alun-alun hingga Jalan Gajahmada.

Sementara Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan Pemkab Jember sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari untuk kegiatan AMG 2023, bahkan beberapa negara sempat hadir di Jember saat sotf launching kegiatan marching band internasional itu.

"Tentu menjadi kebanggaan bagi warga Jember dengan kegiatan Asian Music Games yang dihadiri beberapa negara Asia karena kompetisi marching band internasional itu baru pertama kali digelar di Asia dan Jember menjadi tuan rumah," katanya.

Dengan adanya kegiatan internasional itu maka efek ganda (multiplier effect) dari segi ekonomi sangat berdampak luar biasa dan terbukti okupansi beberapa hotel di Jember meningkat karena ditempati para delegasi marching band baik dari beberapa negara maupun Indonesia dari luar Jember.

"Tidak hanya itu, para delegasi juga sudah memesan produk UMKM Jember, bahkan sudah siap berkeliling wisata di beberapa titik lokasi yang ditawarkan melalui booklet paket wisata," ujarnya.


Sumber :

https://www.antaranews.com/berita/3737856/sembilan-negara-hadir-jadi-peserta-asian-music-games-di-jember

Sunday, April 9, 2023

Buah Jember Tembus Pasar Eropa

Buah Organik Jember Tembus Pasar Eropa

Minggu, 9 April 2023

Asroful Uswatun Ketua Asosiasi Petani Organik Mitra Tani Unggul Jember bersama Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim saat mengunjungi kebun buah organik di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember, Minggu (9/4/2023). Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim

Sejumlah komoditas buah organik yang dikelola Asosiasi Mitra Tani Unggul di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menembus pasar Eropa di antaranya Belanda, Jerman, Italia, Prancis, dan Rusia.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengunjungi kebun buah organik, pembibitan, dan wisata edukasi yang dikelola Asosiasi Mitra Tani Unggul di Dusun Rowotengu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember, Minggu (9/4/2023).

Asroful Uswatun Ketua Asosiasi Petani Organik Mitra Tani Unggul Jember di sela kunjungan Gubernur Jatim mengatakan pihaknya memiliki luas lahan 103,85 hektare dengan usaha berupa budi daya tanaman buah-buahan, penjualan bibit tanaman dan buah segar, serta pembinaan dan konsultasi budi daya tanaman buah.

“Lahan seluas 103,85 ha itu terdapat varietas atau komoditas unggulan di antaranya buah naga merah, putih, oranye, kuning colombia dan yellow giant, alpukat miki, dan alpukat aligator,” katanya seperti dilansir Antara.

Selain itu, terdapat varietas nanas madu jumbo, srikaya aligator atau jumbo, lalu durian duri hitam, musang king, kanjau, hingga durian bawor. Terdapat pula, varietas mangga garifta merah dan oranye, manggis, serta jambu kristal putih dan merah.

Menurutnya, komoditas yang menjadi primadona adalah buah naga merah, alpukat miki, dan jambu dengan pendapatan per tahun antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar per tahun tergantung kondisi cuaca dan permintaan pasar.

“Kontribusi paling besar yakni buah naga merah, alpukat miki hingga jambu. Untuk buah naga merah saja ketika panen raya bisa menghasilkan 120-200 ton,” katanya.

Sedangkan, alpukat miki satu bulan bisa mencapai 25 ton dan alpukat aligator sekitar 10 ton, sementara jambu kristal putih 50 ton dan merah 2 ton. “Kesemuanya jika ditotal dalam satu tahun mendapatkan kurang lebih Rp1-2 miliar,” ujarnya.

Ia mengatakan seluruh komoditas yang ada di Mitra Tani Unggul itu memiliki pasar favorit baik dalam maupun luar negeri.

“Pasar Eropa meliputi Belanda, Jerman, Italia, Rusia, Prancis dan Inggris. Juga terdapat banyak permintaan di Dubai, Singapura, hingga Malaysia. Saat ini, terus memperluas ekspor hingga Jepang, China, Amerika, dan Australia,” katanya.

Asroful menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang terus memberikan bantuan seperti cold storage, fasilitas pameran hingga pemberian bimbingan teknis dan sertifikasi.

Asosiasi itu beranggotakan 61 petani organik dari Jember, Situbondo, Malang, Probolinggo dan Bondowoso.

Kapasitas produksi per tahunnya untuk buah naga jenis merah 120 ton, putih 5 ton, oranye 500 kg, kuning colombia 1 ton, dan yellow giant 500 kg. Lalu, jambu kristal putih 50 ton dan merah 2 ton, serta alpukat jenis miki 25 ton dan aligator 10 ton.

Kemudian, durian jenis duri hitam 1 ton, musang king 500 kg, kanjau 500 kg, dan bawor 1 ton, mangga jenis garifta merah 10 ton dan oranye 10 ton, srikaya jumbo 500 kg, manggis 50 ton, dan nanas madu jumbo 2,5 ton.


Sumber :

https://www.suarasurabaya.net/ekonomibisnis/2023/buah-organik-jember-tembus-pasar-eropa/

Thursday, March 16, 2023

Healing di Jember

Ingin Healing di Jember? Simak 5 Wisata Cocok untuk Traveler Nih

Traveler sedang berada di Jember dan sedang membutuhkan butuh referensi tempat wisata untuk healing sejenak dari hiruk pikuk perkotaan? 

Jember yang ada di Jawa Timur, berbatasan langsung dengan Banyuwangi, memiliki sederet destinasi wisata yang sip untuk dikunjungi. Penasaran apa saja wisata yang cocok buat healing? 

Berikut 5 destinasi wisata di Jember yang cocok untuk healing:

1. Kebun Teh Gunung Gambir

Ingin healing dan mencari yang segar-segar di Jember? Traveler bisa berkunjung ke Kebun Teh Gunung Gambir. Tempat ini memiliki view hamparan hijau dari kebun teh dan udara yang sejuk.

Kebun Teh Gunung Gambir merupakan kawasan kebun teh yang bersejarah, karena telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Saat ini tempat ini telah dilengkapi dengan bermacam spot selfie instagramable, serta jalan menuju ke tempat ini pun telah dibenahi.

Lokasinya berada di Lereng Gunung Argopuro, tepatnya Desa Gelang, Kecamatan Sumber Baru, Kabupaten Jember. Untuk biaya masuk cukup terjangkau, yakni hanya Rp 10 ribu per orang.


2. Air Terjun Tancak

Menikmati yang segar-segar dapat juga dirasakan dengan mengunjungi Air Terjun Tancak. Air Terjun Tancak merupakan curug atau air terjun tertinggi yang ada di Jember.

Berwisata ke sini sudah menyenangkan sedari perjalanan ke arah air terjun. View perkebunan kopi jadi hiburan sejenak sebelum sampai di tempat.

Lalu setelah sampai di tempat, traveler akan disuguhi pemandangan air terjun yang tinggi dan mengalir jatuh dari tebing batu kokoh. Berkunjung ke sini traveler dapat berfoto dan menikmati sejuk dari rintik air yang jatuh.

Lokasinya berada di Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.


3. Teluk Love

Mencari yang sejuk lagi di Jember? Nih traveler bisa datang ke Teluk Love. Karena selain sejuk, cocok juga untuk dikunjungi bersama pasangan.

Objek wisata ini menyajikan panorama romantis. Karena jika dilihat dari atas, teluk ini akan berbentuk menyerupai love. Berkunjung ke sini, traveler akan dimanjakan oleh suasana alam yang damai dan syahdu.

Tempat ini cocok untuk nge-bucin karena terdapat pula gembok cinta yang bisa jadi mengabadikan momen di sini.

Lokasi tempatnya ada di Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kab. Jember.


4. Pantai Papuma

Jember memiliki pantai yang sedap dipandang, Pandai Papua. Traveler dapat menikmati semilir angin, panorama pantai, serta beberapa fasilitas wisata seperti resort atau juga penginapan.

Spot terbaik menikmati keindahan pantai ini adalah dari atas. Tepatnya di Siti Hinggil Papuma, yakni sebuah bukit yang terdapat anak tangga warna-warni dan gazebo untuk duduk santai.

Wisata ini beralamat di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Biaya masuknya adalah sekitar Rp 15 ribu - Rp 17,5 ribu.


5. Taman Nasional Meru Betiri

Wisata lain yang bisa jadi pilihan tepat untuk healing di Jember adalah Taman Nasional Meru Betiri (TNMB). Tempat ini tak hanya menyajikan serunya wisata, tapi juga wisata edukasi yang penting.

Berkunjung ke sini traveler dapat menemui berbagai destinasi dan aktivitas, antara lain berwisata di hutan, pantai eksotis, menjelajah dengan kano, wisata edukasi dan budaya.

Alamatnya ada di perbatasan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi. Tepatnya di Jl. Sriwijaya No.53, Area Hutan, Andongrejo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Biaya masuknya yakni Rp 5 ribu - Rp 7,5 ribu (wisatawan lokal), Rp 150 ribu - Rp 225 ribu (wisatawan mancanegara).

Nah, itulah lima tempat wisata yang cocok buat healing di Jember. Untuk biaya masuk dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu, sesuai dengan kebijakan pengelola ya traveler!


Sumber :

https://travel.detik.com/domestic-destination/d-6621947/ingin-healing-di-jember-simak-5-wisata-cocok-untuk-traveler-nih.

Tuesday, January 31, 2023

Stasiun Kereta Api Sukosari

Sejarah Stasiun Kecil di Jember Timur yang Dibangun Oleh Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda

Salah satu stasiun kereta api kecil yang terdapat di Kabupaten Jember ini masih terlihat bangunannya. Stasiun kecil yang berada di wilayah timur di Jember ini, merupakan stasiun atau halte kereta api jurusan Ajung Kalisat hingga Panarukan Situbondo.

Stasiun ini, dibangun dan diresmikan oleh salah satu perusahaan kereta api Hindia Belanda State Spurwegen pada tahun 1 oktober 1897. Hingga kini, stasiun kereta api Sukosari yang dimaksud itu terletak di Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember.

Dirangkum dalam akun Youtube Kurnia Explore& Food terlihat, nampak bangunan gedung stasiun masih berdiri tegak.

“Untuk yang sebelah selatan dibangun dengan tembok dan sebelah utara dibangun dengan kayu,” kata pemilik akun.

Stasiun Sukosari ini, terletak di ketinggian sekitar 321 meter diatas permukaan laut. Stasiun ini,  berada di wilayah kewenangan daerah operasional 9 Jember. Catatan sejarah, stasiun ini didirikan selang 4 tahun kereta jalur kereta api Kalisat - Situbondo diresmikan 1 oktober 1897.

“Jalur ini, merupakan jalur timur untuk kelas 2 yang berada di wilayah  Jember. Terlihat bangunan ini kecil dan berdinding kayu, dan bagian selatan dinding tembok,” jelasnya.

Biasanya, stasiun dibangun bersamaan dengan pembangunan rel kereta api baru. Untuk ke jalur selatan,menuju ke stasiun Kalisat dan ke utara stasiun Sukowono. Terlihat dalam video, papan nama tulisan Stasiun Sukosari masih nampak di dinding bangunan. Nampak juga rumput juga mulai sudah tinggi.

Terlihat dilokasi, nampak rumah pemukiman warga juga tidak jauh dari lokasi stasiun Sukosari. Bahkan juga, arah menuju kestasiun itu terdapat jembatan kereta api yang cukup besar yang membentang.


Sumber :

https://banyuwangi.jatimnetwork.com/nasional/pr-3327133885/sejarah-stasiun-kecil-di-jember-timur-yang-dibangun-oleh-perusahaan-kereta-api-hindia-belanda?page=2

Monday, January 16, 2023

Presiden Soekarno Pernah Singgah di Hotel & Pemandian Rembangan

Dibangun sejak Zaman Belanda, Presiden Soekarno ternyata Pernah Singgah di Tempat Wisata Jember Ini

- Jumat, 13 Januari 2023 | 06:00 WIB

  

Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah yang memiliki tempat wisata alam yang lengkap. Betapa tidak, Jember memiliki wilayah berupa pegunungan yang eksotis dan sekaligus jajaran pantai yang menawan sebagai obyek wisata.

Yang menarik, ternyata ada salah satu destinasi wisata di Jember yang dibangun sejak zaman belanda dan sempat disinggahi Presiden Soekarno. Lokasi wisata dimaksud berupa hotel dan kolam renang yang berada di kawasan ketinggian sehingga suasananya sangat sejuk. 

Fasilitas yang tersedia antara lain taman, lapangan tenis, area kemping, aula dengan kapasitas 250 orang, gazebo, serta tempat ibadah. Bahkan, landscape kota Jember juga bisa dilihat dari lokasi wisata ini. Semakin terkesan romantis bila dinikmati pada malam hari.

Jarak tempuh kesana dari Alun-alun Jember hanya sekitar 12 kilometer. Lokasinya di Dusun Rayap, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa. Adalah Hotel & Pemandian Rembangan, yang bisa menjadi destinasi wisata yang tepat untuk menghabiskan waktu liburan.

Selain bisa menikmati keindahan alam, kita juga bisa berenang di kolam renang dengan air yang bersumber dari pegunungan Argopuro. Ada dua kolam renang, yakni untuk anak-anak dan dewasa. Jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas yang menjadi andalan, seperti pisang keju dan kopi jahe di restoran.

Tidak itu saja, lokasi wisata ini juga dilengkapi dengan kamar yang nyaman dengan suasana pegunungan yang asri. Bahkan, Hotel & Pemandian Rembangan memiliki nilai sejarah yang tinggi dan sekaligus menjadi kebanggan masyarakat Jember.

Bangunannya merupakan peninggalan Belanda yang dibangun sekitar tahun 1927, saat era pendudukan kolonial. Yang lebih menarik lagi, ternyata Presiden RI pertama, Soekarno, pernah singgah di tempat ini.

Hotel dan pemandian Rembangan saat ini dikelola oleh Pemkab Jember dan ramai pengunjung yang mandi di kolam renang saat liburan. Mereka bisa menghabiskan waktunya bersama teman dan keluarga. Setelah itu, masih bisa menikmati menu khas yang disediakan di restoran.

Sebagian juga menghabiskan waktu liburnya dengan menginap di sini. Sering diadakan event baik oleh Pemkab Jember maupun pihak lain karena suasananya yang nyaman, sejuk dan asri.


Sumber :

https://jember.jatimnetwork.com/jember/pr-516547167/dibangun-sejak-zaman-belanda-presiden-soekarno-ternyata-pernah-singgah-di-tempat-wisata-jember-ini?page=3

Sunday, December 4, 2022

Wisata Oleng Sibutong Tinggal Nama

Wisata Oleng Sibutong Tinggal Nama

3 September 2022 12:55 PM

TINGGAL KENANGAN: Papan nama di lokasi wisata Oleng Sibutong. Wisata yang hits di era 90 hingga 2000 an tersebut kini terbengkalai dan tidak aktif lagi. 

Banyak tempat wisata yang dulunya ramai, kini berubah sepi. Banyak alasan yang menjadi penyebab wisata yang ada ditinggal oleh para pengunjung. Salah satunya adalah tidak terawat, seperti Wisata Oleng Sibutong.

Di Jember sendiri salah satu wisata yang ditinggalkan oleh peminatnya yakni tempat Wisata Oleng Sibutong yang berada di Desa Biting, Kecamatan Arjasa . Menurut Sahri, karyawan hotel di lokasi wisata Oleng Sibutong, bahwa kurangnya perhatian dalam perawatan tempat wisata tersebut. 

Sehingga membuat tempat wisata yang dulunya menjadi primadona warga Jember terutama Kecamatan Arjasa dan sekitarnya. Kini, hanya tersisa sejarah bahwa tempat tersebut pernah ramai dengan pengunjung. 

“Wisata ini mulai ada dari tahun 1982. Ini dulu yang pertama ada wisata kolam renang, daerah-daerah di Jember lainnya belum ada. Dan juga dulu paling ramai hingga jalan-jalan masuk kesini sampai tidak bisa lewat,” ungkapnya. Bahkan yang datang dari luar kota hingga menggunakan bus besar serta mobil-mobil.

Sahri juga menuturkan bahwa, puncak ramai-ramainya oleh pengunjung terjadi pada sekitar enam tahun yang lalu. Kemudian semakin sepi pengunjung, salah satunya imbas pergantian pemilik. Karena pemilik sebelumnya telah meninggal. Sedangkan pemilik yang baru kurang memperhatikan pengelolaan, sehingga membuat tempat wisata terlihat terbengkalai.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kini tempat wisata yang dulunya menjadi jujugan bagi warga yang ingin berenang dan menikmati air terjun. Kini berubah menjadi penuh dengan semak-semak belukar. Tumbuhan liar yang tumbuh dengan lebat. “Sekarang itu sepi, terakhir beberapa bulan kemarin ada satu atau dua pengunjung. Mereka berkunjung sekadar melepas kangen. Kadang juga ada orang pacaran,” tutur Sahri.

Menurut Sahri, tempat wisata tersebut di google maps masih terlihat buka. Dengan tetap menampilkan foto-foto saat kondisi tempat wisata yang masih eksis. Sehingga warga perlu memperhitungkan kembali jika ingin berkunjung ke Oleng Sibutong. 


Sumber :

https://radarjember.jawapos.com/berita-jember/03/09/2022/wisata-oleng-sibutong-tinggal-nama/

Sunday, November 20, 2022

Tempat Wisata di Jember Kekinian

Liburan Makin Asyik, Ini 8 Tempat Wisata di Jember yang Kekinian 

Sederet tempat wisata di Jember ini wajib kamu kunjungi saat berlibur ke sana. Jember merupakan salah satu kabupaten Provinsi Jawa Timur berbatasan dengan kabupaten Bondowoso dan kabupaten Probolinggo. 

Tempat wisata di Jember tak kalah menarik dengan wisata menarik lainnya. Lantas, ada wisata apa saja yang di Jember? Berikut telah kami rangkum untuk kamu sejumlah rekomendasi tempat wisata di Jember. Simak ulasan lengkapnya berikut ini ya. 

1. Air Terjun Antrokan 

Buat pecinta air terjun, ada salah satu air terjun menarik yang ada di Jember yakni air terjun Antrokan. Kamu akan disuguhkan dengan panorama tebing bebatuan yang mengelilingi air terjun ini. Meski akses ke tempat ini cukup sulit, namun perjuangan kamu menuju lokasi ini akan terbayarkan dengan pemandangan yang indah. Lokasinya berada di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. 


2. Pemandian Patemon 

Selanjutnya ada Pemandian Patemon. Pada pemandian ini kamu akan di suguhi dengan pemandangan sekitar yang indah serta taman-taman yang memanjakan mata.  Sejuknya air dan keindahan panorama alam di pemandian ini membuat pengunjung betah di tempat ini. Mata air yang berasal dari lereng pegunungan Argopuro menjadikan tempat ini sebagai pemandian dan taman rekreasi yang masih alami.  Selain airnya yang masih alami dan menjadi keunggulan, pemandian dan taman rekreasi ini merupakan peninggalan zaman Belanda lho. Dengan demikian, wisatawan selain menikmati segarnya air juga dapat bernostalgia karena arealnya yang berada di perkebunan kopi dan cocoa. Lokasinya terletak di Desa Patemon Kecamatan Tanggul 30 km ke arah Barat dari Pusat Kota, tepatnya 2 km ke arah Utara Kota Tanggul dengan jarak tempuh hanya 40 menit dari pusat kota Jember.  


3. Pemandian Rembangan 

Masih membahas mengenai pemandian yang ada di kota Jember, yakni Pemandian Rembangan. Pemandian Rembangan ini di puncak bukit. Medan yang harus kamu hadapi ketika menuju tempat ini cukup menantang. Oleh sebab itu kamu haru lebih berhati-hati. Pemandian Rembangan ini merupakan salah satu obyek wisata pemandian yang terkenal di Jember. Tempat yang dikelola oleh PTP Nusantara XII ini mempunyai pemandangan yang indah dan elok yaitu peternakan sapi perah dan kebun kopi yang bisa kamu jadikan obyek foto bersama teman dan keluarga. Selain menikmati pemandangan di sana, kamu juga bisa belajar dan melihat proses pemerahan hingga pengemasan susu sapi. Sekaligus kamu bisa membeli oleh-oleh susu untuk keluarga di rumah. Lokasi tempat wisata di Jember ini berada di Jalan Rembangan, Kemuning Lor, Arjasa, Darungan, Kemuning Lor, Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68191. 


4. Pantai Pasir Putih Malikan 

Saat berada di Jember kurang lengkap rasanya jika tidak mengunjungi destinasi wisatanya yang satu ini, Pantai Pasir Putih Malikan. Objek wisata satu ini merupakan salah satu tempat wisata yang kerap kali dikunjungi dan dijadikan sebagai lokasi favorit untuk berlibur para wisatawan. Sesuai dengan nama dari tempatnya, pantai satu ini terkenal dengan pasir putihnya yang sangat bersih dan indah. Warna putih yang dihadirkan dari pasirnya mampu menciptakan kesan keindahannya tersendiri. Dengan begitu panorama pemandangan alamnya yang indah dan sangat menyejukkan mampu memanjakan mata pengunjung.  Selain pasirnya yang bersih dan putih, terdapat juga pemandangan lain berupa batu karang yang tak kalah eksotik. Bahkan di kawasan ini juga terdapat gua yang menarik untuk dieksplorasi dan dijelajahi. Taman wisata ini bersebelahan dengan Pantai Watu Ulo. Dengan pasir putihnya, para wisatawan dapat bersampan memancing ikan di laut sambil menikmati pemandangan pantai. Obyek wisata ini sudah dilengkapi dengan penginapan, bumi perkemahan, play ground, kios makanan, areal parkir, dan lain-lain. Lokasi pantai pasir putih Malikan ini berada di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan. 


5. Perkebunan Teh Gunung Gambir 

Tempat wisata di Jember lainnya yaitu Perkebunan The Gunung Gambir. Terdapat pemandangan yang sangat indah disini yakni hamparan alam hijau dari daun teh yang mampu memanjakan mata para pengunjung. Dengan udara yang sangat sejuk dan bebas dari polusi membuat diri menjadi rileks dan tenang ketika berada disini. Selain dapat melihat proses daun teh mulai dari pemetikan, pengeringan, dan pengepakan, pengunjung juga bisa mencicipi hidangan teh yang dihasilkan dari perkebunan teh disini. Sembari minum hidangan teh yang tersedia, kalian juga bisa memanfaatkan pemandangan dengan berfotoria dengan background perkebunan. Lokasi Perkebunan Teh Gunung Gambir ini berada di Dusun Lawang Kedaton, Desa Andung Biru Kecamatan Tiris. Dengan tiket masuk yang hanya Rp10.000 saja, kalian bisa sepuasnya menikmati wisata kebun teh ini. 


6. Kafe Kolong di Jember 

Ada yang menarik tempat wisata di Jember, yakni tempat nongkrong yang tak biasa. Kafe kolong menjadi salah satu tempat nongkrong yang unik dan mungkin kamu tertarik berkunjung kesana. Kafe ini sangat fenomenal dan menjadi salah satu tempat nongkrong favorit kalangan pecinta kopi di Jember. Kafe ini mulai buka sekitar pukul 18.00 hingga 01.00 dini hari. Lokasinya berada di Jl. Mastrip, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Cocok banget untuk nongkrong santai bersama teman. 


7. Loko Lori Jember 

Loko Lori Jember ini merupakan destinasi wisata yang unik di Jember. Sebuah lokomotif tua pengangkut hasil perkebunan ini kini berfungsi sebagai pengangkut parawisatawan yang ingin menikmati perkebunan sambil menaiki lokomtif tua. Nah, untuk dapat melihat berbagai lomotif tua kamu tidak selalu harus datang ke museum, seperti Museum Kereta Api Ambarawa yang berada di Surabaya. Tetapi kamu juga bisa datang ke loko lori jember ini. Bahkan kamu dapat menaikinya dan merasakan keseruan mengililingi area perkebunan dengan menggunakan lokomotif tua. Tertarik mengunjungi tempat wisata di Jember yang satu ini? Lokasinya berada di Jl. Raya Semboro No.01, Semboro Lor, Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68157. 


8. Teluk Love 

Rekomendasi tempat wisata di Jember yang terakhir ada Teluk Love. Teluk Love ini merupakan objek wisata di Jember yang menghadirkan keunikan dari sebuah teluk yaitu sebuah lambang cinta. Tempat ini berbentuk lambang hati yang sangat luas jika dilihat dari atas bukit di sebelah teluk tersebut. Tempat tersebut mulai diminati oleh wisatawan setelah foto-foto yang memperlihatkan pemandangan Teluk Love tersebar luas di sosial media. Setelah itu banyak orang yang berkunjung ke objek wisata tersebut. Objek wisata alam ini juga memiliki fasilitas penunjang yang cukup baik. Fasilitas-fasilitas tersebut bertujuan agar para wisatawan merasa nyaman jika berkunjung ke tempat rekreasi ini. Teluk Love juga menjadi tempat yang sangat tepat untuk kumpul bersama dengan keluarga.  Jika kamu ingin berkunjung ke Teluk Love ini, lokasinya berada di Jl. Ambulu – Watu Ulo, Sido Mulyo, Sumberrejo, Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68162.


Sumber :

https://bandung.viva.co.id/wisata/10343-liburan-makin-asyik-ini-8-tempat-wisata-di-jember-yang-kekinian

Sunday, September 4, 2022

Wisata Panorama Bukit Bedadung Jember

Inilah Penampakan Wisata Terbengkalai Panorama Bukit Bedadung Jember, Pernah Fenomenal Pada Zamannya

- Sabtu, 3 September 2022 | 10:30 WIB

 

Inilah penampakan panorama Bukit Bedadung Jember salah satu tempat wisata yang fenomenal pada zamannya. Adapun masa luarbiasa panorama Bukit Bedadung Jember yaitu sekitar tahun 90-an atau tahun 1960-an.

Sayangnya kondisi Panorama Bukit Bedadung Jember saat ini cukup memprihatinkan. Seperti dilansir Laros Media dari YouTube Sobat Jejak Alam dimana di dalam video tampak kondisi Panorama Bukit Bedadung yang sudah ditumbuhi oleh ilalang.

Setelah masuk dari pintu masuk maka akan disambut salah satu prasasti yang merupakan peresmian Panorama Bukit Bedadung pada saat itu.

Tampak di prasasti Panorama Bukit Bedadung tersebut tertulis, diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarso pada tanggal 12 September. Tahunnya sudah tidak jelas namun diperkirakan sekita 20 atau 30 tahun yang lalu.

Kemudian ada lorong menuju kolam renang anak yang kondisinya sudah seperti hutan belantara. Cukup disayangkan sekali karena dulu tempat ini adalah salah satu tempat rekreasi favorit warga Jember. Selain itu, ada juga tampak pentas dimana pada saat itu biasanya untuk acara-acara musik seperti dangdut dan acara-acara tradisional lain.

Di atas pentas terdapat gua namun akses menuju ke sana cukup sulit. Lalu berlanjut ke wahana lainnya yaitu tempat yang dulunya adalah kolam perahu bebek. Ada pula bangku-bangku tempat nongkrong dan di sampingnya kolam dewasa, diketahui dulunya juga banyak ditemui pedagang-pedagang kaki lima seperti pedagang bakso, mie ayam dan lainnya.


Sumber :

https://www.laros.id/fakta-menarik/pr-2394382729/inilah-penampakan-wisata-terbengkalai-panorama-bukit-bedadung-jember-pernah-fenomenal-pada-zamannya?page=2

Tuesday, September 28, 2021

Wisata Boma Bentang Alam Pegunungan

Suguhkan Bentang Alam Pegunungan, Boma Sukses Pincut Wisatawan

19 June 2021 | 20:06

Kabupaten Jember memang terkenal dengan keindahan sejumlah wisatanya, terlebih pada wisata alamnya.

Banyak sekali lokasi yang cocok untuk dijadikan destinasi bagi pecinta wisata alam. Salah satunya adalah Boma, yang berlokasi di Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember atau sekitar 20 kilometer kearah barat dari pusat kota Jember.

Sepanjang perjalanan menuju ke lokasi, wisatawan akan disuguhkan dengan suasana pedesaan yang masih sangat asri, serta pegunungan yang terbentang sejauh mata memandang. Tak hanya itu, wangi aroma kopi dan karet juga akan menemani perjalanan pengunjung bersama gemericik air sungai yang sangat jernih mengalir.

Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember akan senantiasa mengembangkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Jember.

"Semua pihak harus bertanggung jawab dalam pengoptimalan potensi wisata," ungkapnya pada kegiatan Jelajah Wisata and Funcamp Agrowisata, Minggu (20/6/2021).

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Jember secara serius gencar melakukan penggalian dan pengembangan potensi wisata di setiap desa. Seperti wisata Boma yang hadir dengan nuansa berbeda, setelah dilakukan perbaikan untuk sejumlah fasilitasnya.

Kini masyarakat jember,  bisa kembali menikmati waktu senggang dan melepas penat bersama dengan keluarga ataupun sahabat di taman atau kolam renang Boma.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember Farikhul Mashudi, mengaku akan kembali menghidupkan Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis) untuk mendukung pengembangan potensi wisata di Jember.

"Alam yang kita punya ini indah, tinggal bagaimana kreativitas masyarakat dalam memolesnya saja," tutupnya.


Sumber :

https://suaraindonesia.co.id/news/wisata/60e6fa94d6419/suguhkan-bentang-alam-pegunungan-boma-sukses-pincut-wisatawan

Wisata Puncak Badean Bangsalsari Jember

Wisata Puncak Badean Bangsalsari Jember (Info Lokasi, Tiket, Pesona Alam)

Wisata Puncak Badean adalah salah satu destinasi wisata baru si Jember yang ada pada 2020. Kota Jember yang memiliki bentang geografi mulai dari perairan pantai, hutan dan dataran rendah yang masih satu bagian di pegunungan Argopuro menyimpan banyak destinasi wisata yang dapat sobat kunjungi.

Kota yang terkenal karena festifal JFC (Jember Fashion Carnival) yang sudah mendunia juga memiliki spot wisata yang sudah mendunia dan dikenal dalam dunia pariwisata. Contohnya saja Pantai Tanjung Papuma, Watu Ulo dan Air Terjun Tancak. Masyarakat Jember yang terdiri dari banyak etnis seperti Jawa, Madura, Arab, China juga membuat keunikan tersendiri bagi kota yang masuk bagian wilayah tapal kuda dan karesidenan Besuki ini.

 

Wisata Puncak Badean Bangsalsari Jember

Masyarakat Jember yang ramah juga membuat point tambahan dari sisi pariwisata, tak jarang banyak turis dari manca negara yang senang mengunjungi kota Jember. Sama seperti di Yogyakarta yang setiap sudut kotanya menarik untuk di jelajahi, kota Jember memberikan pesona yang membuat para pelancong betah berlama-lama untuk berada di kota ini. Panasnya pantai, dinginnya udara di dataran rendah, wisata religi, kafe-kafe unik, alun-alun kota yang menarik dan wisata pendidikan juga dapat kalian temui di Kota Jember.

Diantara banyaknya pesona yang ada di Kota Jember, salah satunya adalah destinasi wisata alam Puncak Badean. Nah sob, kali ini LetsGoHiking akan memberikan detail informasi dari tempat wisata Puncak Badean Jember ini spesial untuk sobat hiking.


Lokasi, Rute dan Tarif Tiket

Berada di desa Badean, Kec. Bangsalsari, Kab. Jember destinasi wisata ini berjarak ±20 km dari pusat kota Jember. Untuk mendatangi tempat ini sobat dapat melalui kec. Rambipuji kemudian di lanjut ambil jalan ke Desa Rambigundam, sampai di Jembatan "Gladak Kudung", kalian lewati jembatannya, kemudian ada simpang 3 kalian bisa ambil lurus terus atau belok kanan, jika ambil lurus di persimpangan 3 selanjutnya kalian belok kiri, semantar jika sebelumnya sobat belok kanan maka persimpangan 3 selanjutnya sobat tinggal lurus. Ke 2 rute sebelumnya bertemu di persimpangan 3 kedua ini jadi jangan khawatie tersesat.

Selanjutnya dari simpang 3 kedua kalian lurus saja melewati jalan dengan kanan dan kiri gudang penyimpannan tembakau, kemudia belok kanan melalui jalana menanjak. Simpang 3 berikutnya kalian belok kiri, lurus terus dan belok kanan di simpang tiga balai desa kemuningsari.

Kemudiam sobat hanya tinggal lurus terus sampai ±4 km, sampai sobat menemui persimpangan huruf Y dengan masjid di tengahnya sobat tinggal ambil jalan ke kiri. 1km dari sana sobat akan tiba di lapangan Badean, tepat di sebelah kiri lapangan Badean ada jalan menuju wisata puncak Badean. Sobat hanya tinggal melalui jalan itu ±2 km.

Selain rute wisatanya yang mudah dengan jalan aspal yang sudah tertata dan dapat dijangkau kendaraan pribadi. Untuk berkunjung ke destinasi wisata ini sobat tidak akan ditarik tiket masuk (retribusi), sobat hanya perlu membayar tiket parkir sebesar Rp 3000/motor dan Rp 5000/mobil. Dan jangan takut ada pungli seperti di kebanyakan tempat wisata lainnya.


Fasilitas Wisata

Meskipun baru di buka pada tahun 2020 siapa sangka sebelum genao setahun sekalipun, berbagai fasilitas wisata sudah ada lengkap di wisata yang berada di dataran rendah ini. Dengan landscape pemandangan pegunungan nampak jelas dan indah ditambah kebun kopi warga dan kebun jeruk yang dapat sobat manfaatkan untuk dimakan disana, destinasi ini memberikan kenyaman tersendiri dengan udara sejuknya.

Taman Wisata Puncak Badean adalah wisata yang berbasis permainan air (sungai), air terjun dan agrowisata. Beragam fasilitas yang ada di tempat wisata ini antara lain, area parkir, gazebo-gazebo, toilet / kamar ganti, penyewaan ban dan warung-warung camilan jajahan masyarakat.


Aktivitas Menyenangkan dan Daya Tarik Wisata Puncak Badean

Destinasi wisata ini selain dikenal dengan landscapenya yang menarik, indah, asri dan lestari. Rupanya banyak aktivitas menarik yang dapat sobat lakukan saat berkunjung di taman wisata satu ini. Tempatnya yang bersih, tertata rapi, dan masyarakatnya yang ramah membuat tempat ini sangat pantas untuk sobat berwisata sekeluarga, bersama teman, pasangan ataupun reuni dan kopi darat. Disini sobat dapat mekukan berbagai aktivitas menarik mulai dari bermain air hingga camping sekaligus. Aktivitas menarik yang dapat sobat lakikan antara lain,


1. Bermain Air di Sungai

Nah aktivitas pertama yang paling ikonik dari wisata ini adalah bermai air di aliran sungai yang ada disana. Air yang berasal dari pegunungan Argopuro ini memiliki suhu yang dingin dan bersih. Sobat jangan khawatir akan terseret arus atau ada hal buruk lainnya. Sungai disini sudah dibendung menjadi seperti kolam dengan kedalaman yang ramah untuk anak-anak, ada juga sisi sungai lain yang dibendung untuk orang dewasa. Lalu pengawasan disekitar sungai juga sangat ketat oleh masyarakat yang berjualan disana. Saat cuaca di daerah pegunungan mulai terlihat akan turun hujan, pengunjung disana juga dihimbah untuk naik dari sungai.

Udara yang sejuk, ditambah dengan air yang dingi, bersih, tidak licin dan aman untuk bermain anak, tentunya ini adalah salah satu aktivitas menarik di destinasi wisata puncak yang dapat sobat lakukan. Mungkin bermain air sungai memang bisa dilakukan di berbagai tempat bahkan kota sekalipun, tapi dengan kondisi air yang dingin dan bersih itu tentunya sobat tidak akan menemukannya di semua tempat.


2. Memetik Jeruk di Kebun Jeruk

Kalau di Batu Malang kita bisa berwisata sekaligus memetik apel hijau, di taman wisata Puncak Badean sobat dapat memetik buah jeruk. Disini telah disedikana lahan khusus sebagai lahan jeruk yang masuk bagian dari wisata ini sebagai fungsinya sebagai agrowisata. Disini sobat dapat memetik jeruk dan memakannya langsung disana, tapi tentu saja kalian tidak diperbolehkan jika ingin memetiknya untuk dibawa pulang ya sob. Meskipun kulit jeruk yang dapat terurai alami, pastikan sobat tidak membuangnya sembarangan dan tetap menjaga kebersihan disana ya, disekitar sana sudah banyak tempat sampah, jadi sobat tidak perlu bingung akan dibuang kemana.


3. Bermain di Air Terjun Badean

Meskipun lokasinya yang hanya berjarak kurang dari 50 meter dari jalanan aspal, siapa sangka jika disini rupanya ada satu air terjun kecil alami yang menambah keunikan dan pesona alam yang ada disana. Air terjun yang memiliki ketinggian ±5 meter ini juga memiliki air yang dingin, volume air yang cukup deras, dan tempat jatuh air yang cukup luas. Jadi sobat dapat bermain air bersama kawan sobat sambil berswafoto menarik di air terjun Badean ini.


4. Bersantai di Gazebo

Setelah lelah bermain air baik di sungai ataupun air terjun, bersantai di gazebo sambil menikmati makanan jajahan masyarakat yang masih sangat murah dan pemandangan landscape pegunungan Argopuro yang nampak jelas adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan. Disini terdapat banyak gazebo-gazebo berbagai ukuran sehingga sobat jangan khawatie untuk kehabisan tempat dan berebut dengan wisatawan lainnya ataupun gazebo yang kurang luas jika kalian berkunjung bersama keluarga.


5. Berkunjung di Kampung Durian

Berjarak ±2 km jika sobat menggunakan kendaraan roda dua sobat dapat mengunjungi wisata kampung durian di Pakis. Sementara untuk roda 4 karena aksesnya yang hanya bisa dilalui roda 2 jadi sobat harus memutar sejauh ±7 km. Wisata kampung durian adalah wisata kolam air alami yang berada di pakis (kamlung durian), bukan tanpa sebab, pemberian namanya itu karena wilayah ini adalah perkebunan durian terbesar di kota Jember. Berbagai jenis durian dengan harga murah juga dapat sobat temui disini. Selain itu, aktivitas bermain tubbing di arus arum jeram juga dapat lakukan saat berkunjung di kampung durian. Kemudian terdapat juga peternakan lebah watga yang dapat sobat kunjungi. Jika sedang panen madu, sobat dapat ikut menyaksikan prosesnya secara langsung. Dan terkadang setiap tahunya pemkab Jember juga mengadakan festival makan durian gratia di kampung durian ini.


Sumber :

https://www.sobathiking.com/2021/04/wisata-puncak-badean-bangsalsari-jember.html

Wednesday, April 28, 2021

Situs Batu Megalitikum

Situs Duplang, Artefak Zaman Megalithikum Di Kabupaten Jember

3 July 2019 


Situs Duplang – Indonesia dikenal oleh masyarakat dunia sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya dan peninggalan yang mengagumkan. Jawa Timur memiliki banyak warisan peninggalan budaya, khususnya benda bersejarah dan purbakala yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten. Salah satu peninggalan bersejarah tersebut terletak di wilayah Kabupaten Jember.

Kepercayaan manusia purba di Jember adalah animisme dan dinamisme. Mereka menyembah roh nenek moyang dan benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan spiritual. Kepercayaan masyarakat purbakala dibuktikan dengan adanya situs Duplang di kecamatan Arjasa. Situs yang di Arjasa tersebut menyimpan banyak peninggalan dan salah satunya dolmen yang digunakan sebagai tempat meletekkan sesajen untuk sarana pemujaan.

Bukti arkeologis berupa artefak yang ditemukan di Kabupaten Jember ini menjadi bukti bahwa daerah ini pernah menjadi lintasan sejarah, ataupun pilihan tempat hunian bagi manusia pada masa lalu dalam pengembaraannya mencari kehidupan yang layak dari masa ke masa baik masa prasejarah sampai masa sejarah. Jadi, tidak mengherankan apabila banyak temuan-temuan artefak cagar budaya.

Kebudayaan megalithikum sangat berpengaruh terhadap langkah manusia modern saat ini. Di sini kita bisa belajar dan bahkan melihat langsung bagaimana peninggalan pada saat prasejarah


Situs Duplang Masih Berdiri Kokoh Hingga Sekarang

Situs Duplang terletak di lereng Gunung Argopuro tepatnya di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, sekitar 15 km utara kota Jember. Situs Duplang menyimpan cerita sejarah panjang mengenai peradaban manusia nusantara di masa lalu. Menurut Bapak Sudarman (nama aslinya Abdurahim, lahir tahun 1938), yaitu jupel (juru pelihara), Situs Duplang merupakan peninggalan kuno sebagai salah satu perkampungan purbakala di Provinsi Jawa Timur”.

Situs Duplang merupakan situs peninggalan pada zaman megalithikum. Berdasarkan info dari pemelihara, di dalam situs yang berlokasi di ketinggian antara 270-290 mdpl ini memiliki sekitar 69 buah batu kenong, 6 buah dolmen, 2 buah batu menhir dan 1 lumpang batu dan kubur peti batu. Di desa Kamal sendiri, berdasarkan keterangan bapak Sudarman, telah diketemukan sebanyak 3600an batu kenong yang tersebar di beberapa dusun.

Situs Duplang sangat bernilai besar dan sangat bepengaruh pada mulanya peradaban manusia di dunia, situs ini merupakan simbol dari akar kekayaan budaya bangsa di masa dulu. Maka dari itu sebagai warga negara Indonesia yang memiliki situs ini sangatlah bangga serta memiliki kewajiban untuk merawat dan menjaga kelestariannya.


Jenis Artefak Di Situs Duplang


Kubur Batu Atau Dolmen

Merupakan sebuah batu besar yang ditopang dengan 4 sampai 6 batu dan di sampingnya ditutup dengan batu. Kubur batu atau dolmen ini berfungsi sebagai meja atau kubur batu. Selain itu, Dolmen juga berfungsi sebagai tempat meletakkan saji-sajian untuk pemujaan.


Menhir

Merupkan sebuah bangunan yang berupa tugu batu yang didirikan untuk upacara menghormati roh nenek moyang. Menhir berfungsi sebagai benda pemujaan. Menhir yang terdapat di situs Duplang ini adalah sebuah batu berbentuk tegak.


Batu Kenong

Merupakan merupakan istilah penduduk setempat, bentuknya silinder dengan tonjolan di puncaknya. Menurut jenisnya tonjolan yang ad di batu kenong dapat berupa dua tonjolan ataupun satu tonjolan.

Batu kenong berfungsi sebagai umpak, merupakan unsur bangunan bagian bawah atau pondasi. Bahan bangunan lainnya (bagian atas) berupa kayu atau bambu dan atapnya dari daun-daun atau jenis rumput-rumputan, yang tidak tahan lama sehingga tidak ditemukan sisa-sisanya.


Lesung

Lesung merupakan sebuah batu yang di tengahnya terdapat lubang kecil sebagai tempat untuk memenuhi kehidupan masyarakat megalithikum pada saat itu. Pada masa itu, manusia purba (masyarakat megalithikum) menggunakan lesung dengan ukuran lubang kecil ini untuk menumbuk kopi, padi, dan lain sebagainya namun dalam jumlah yang sedikit.

Menurut kepercayaan, lesung yang terdapat di situs Duplang ini melambangkan suatu kesuburan atau biasa yang disebut lingga yoni. Pada lesung ini disebut sebagai yoni karena fungsinya sendiri melambangkan kesuburan. Sedangkan pasangannya disebut dengan lingga sebagai penutup lubang dari yoni.


Peti Kubur Batu

Peti kubur batu adalah peti jenazah yang terbuat dari batu pipih. Sebagaimana kebiasaan atau adat jaman purbakala yang dikenal dengan jaman batu masyarakat purba seringa memanfaatkan batu sebagai alat utama, tidak hanya digunakan untuk memasak, alat bercocok tanam tetapi batu pun juga di gunakan sebagai alat untuk menyimpan jenazah.


Lokasi Situs Duplang

Untuk mengunjungi wisata ini anda harus menempuh perjalanan yang cukup lama, dikarenakan lokasi di atas terletak di sebuah desa terpencil yang memiliki akses jalan yang cukup rusak dan sempit. Situs Duplang yang berada di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Untuk menuju situs ini, dari alun-alun Kota Jember ke Desa Kamal hanya berjarak 16 km.


Fasilitas

Adapun fasilitas yang dapat Anda temui di tempat wisata ini adalah pondok wisata, area parkir, toilet, dan musholla.


Akses Sarana Transportasi

Bagi Anda yang ingin mengunjungi keindahan situs Duplang Jember, harus menempuh jarak 16 km. Anda bisa menggunakan kendaraan motor ataupun kendaraan roda empat untuk datang ketempat ini. Namun akses jalan yang rusak dan sempit membuat perjalanan menuju ke lokasi menjadi sedikit lebih lama.


Jam Buka Dan Harga Tiket Masuk

Untuk jam buka dari objek wisata ini adalah 24 jam dan Anda tidak akan diminta retribusi dalam bentuk apapun agar dapat memasuki kawasan situs Duplang, jadi bagi kamu yang berada di luar kota bebas untuk datang kemari kapanpun. Akan tetapi, Anda hanya diminta untuk mengisi buku tamu oleh juru pelihara. Dan alangkah baiknya, Anda memberikan uang sebagai biaya perawatan dan juga sebagai ucapan rasa terima kasih.


Tips Berlibur Ke Objek Wisata Situs Duplang

Jika Anda telah menyiapkan rencana untuk berkunjung ke objek wisata ini bersama dengan kerabat ataupun keluarga, ada beberapa hal yang harus  diperhatikan. Hal pertama adalah jangan membuang sampah sembarangan untuk menjaga keasrian dan keindahan dari objek wisata tersebut. Siapkan juga kamera ataupun ponsel dalam keadaan baterai yang telah terisi penuh jika kamu ingin berfoto ria ketika berada di sana.

Persiapkan juga berbagai perbekalan dan perlengkapan yang berguna untuk kebutuhan Anda nanti dan dimohon untuk tidak melakukan berbagai tindakan merugikan selama berada di situs Duplang, namun yang terpenting adalah jangan lupa untuk berdoa dan memohon keselamatan selama di perjalanan ataupun ketika berada di tempat wisata.


Sumber :

https://wongjember.com/situs-duplang-jember/

Wednesday, April 14, 2021

Negeri Kopi dan Cokelat Jember

Selamat Datang di Negeri Kopi dan Cokelat Jember

Jember punya taman yang disulap bagai Negeri Kopi dan Coklat. Namanya Coffee and Cocoa Science Techno Park. Wisatawan bisa menginap sambil menikmati kopi dan coklat terbaik di tengah pusat Edu-Tourism di kota Jember.

Letak taman itu ada di barat daya kota Jember, tepatnya di di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji. Jaraknya sekitar 20 kilometer dari pusat kota. Tempat ini sebenarnya adalah Pusat penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Coffee and Cocoa Science Techno Park (CCSTP).

Dari sinilah berasal varietas-varietas baru tanaman kopi dan kakao komersial yang disebar ke seluruh Nusantara. Sesuai dengan perkembangan zaman, tempat ini sekarang menjadi salah satu destinasi wisata menarik karena merupakan gabungan antara wisata edukasi, belanja, dan relaksasi.

Coffee and Cocoa Science Techno Park (CCSTP) merupakan kawasan yang dikelola secara profesional guna menginisiasi dan menyalurkan inovasi teknologi terkini, baik hulu (on-farm) maupun hilir (off-farm) kepada pelaku usaha dan industri yang berbasis kopi dan kakao. Mereka bersinergi dengan akademisi, pengusaha, pemerintah, dan juga masyarakat.

Sebagian kawasan CCSTP berfungsi sebagai sarana Wisata Pendidikan (Edu-Tourism) dan terbuka untuk umum. Diresmikan di Jember oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir pada 20 Mei 2016.


Alam Nusantara

Kawasan CCSTP merupakan kawasan konservasi untuk penangkaran satwa yang dilindungi. Wisatawan bisa menikmati kopi dan coklat terbaik dari pusat pengolahan dan pengembangan teknologinya, di tengah perkebunan dan alam yang menyegarkan tubuh dan pikiran.

Selain itu, ada beberapa obyek wisata pendidikan di kawasan ini. Cocok untuk yang ingin mengenal kopi dan coklat lebih mendalam. CCSTP menyediakan Tour Kebun bagi pengunjung.

Di sini, pengunjung bisa menyaksikan dan mengenal koleksi plasma nutfah kopi dan kakao dari berbagai daerah Indonesia. Selain itu, ada juga rekayasa bahan tanam, integrasi kebun kopi-kakao dengan ternak, hingga instalasi irigasi tetes dan fertigasi.

Selain tour, CCSTP juga menyediakan workshop mengenai teknologi alat mesin kopi dan kakao. Pengunjung bisa menyaksikan langsung bangaimana mereka mengoperasikan dan memaksimalkan teknologi, sejak pengolahan awal hingga pengolahan limbah yang ramah lingkungan. Judulnya, tour dari hulu hingga hilir.


Penginapan dan souvenir

Pengin mencicipi bermalam di tengah kebun kopi dan coklat? Kawasan CCSTP menyediakan Guest House ICCRI atau home stay yang terletak di dalam kawasan kebun kopi dan kakao yang tenang.

Lingkungannya asri dengan udara bersih, dekat dengan sarana olahraga, jogging-track, cafe, sarana ibadah, dan area parkir yang luas.

Sebelum pulang, jangan lupa mampir ke ICCRI Cafe. Ini merupakan pusat penjualan makanan dan minuman serta produk lainnya yang berbasis kopi dan kakao hasil industri hilir CCSTP.

Ada banyak produk, di antaranya kopi bubuk murni, kopi bubuk herbal, kopi luwak, permen cokelat, cokelat bubuk, cokelat 3 in 1, suwar-suwir cokelat, es krim cokelat, dan sabun berbahan kopi dan coklat.


Sumber :

https://pesonaindonesia.kompas.com/read/2019/07/30/101700027/selamat-datang-di-negeri-kopi-dan-cokelat-jember

Friday, April 10, 2020

Nama Desa, Kelurahan 7 Kecamatan di Jember

Jumlah dan Nama Desa / Kelurahan & Kecamatan di Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur

Provinsi Jawa Timur menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2015 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan disebutkan sebagai salah satu dari sebanyak 34 Provinsi di Indonesia. Di provinsi ini terdapat sebanyak 7.724 desa, 777 kelurahan, dan 664 kecamatan yang tersebar di 29 kabupaten dan 9 kota. Salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur adalah Kabupaten Jember.

Dari tabel di bawah ini dapat dilihat bahwa di Kabupaten Jember terdapat sebanyak 226 Desa, dan 22 Kelurahan yang tersebar di sebanyak 31 Kecamatan. Dengan sejumlah desa tersebut, Kabupaten Jember berada di Peringkat Ke – 16 dalam Daftar Kabupaten / Kota dengan Jumlah Desa Terbanyak di Provinsi Jawa Timur.

Sebanyak 3 kecamatan yaitu Kecamatan Kalisat, Kecamatan Puger, dan Kecamatan Sukowonodengan jumlah desa masing-masing sebanyak 12 desa merupakan Kecamatan dengan Jumlah Desa Terbanyak di Kabupaten Jember, dan Peringkat ke – 48 sebagai Kecamatan dengan Jumlah Desa Terbanyak di Provinsi Jawa Timur.

1. Kec. Ajung  (7 Desa)
● Desa Ajung ● Desa Klompangan ● Desa Mangaran ● Desa Pancakarya ● Desa Rowoindah ● Desa Sukamakmur ● Desa Wirowongso

2 Kec. Ambulu  (7 Desa)
● Desa Ambulu ● Desa Andongsari ● Desa Karanganyar ● Desa Pontang ● Desa Sabrang ● Desa Sumberejo ● Desa Tegalsari

3 Kec. Arjasa  (6 Desa)
● Desa Arjasa ● Desa Biting ● Desa Candijati ● Desa Darsono ● Desa Kamal ● Desa Kemuninglor

4 Kec. Balung  (8 Desa)
● Desa Balungkidul ● Desa Balungkulon ● Desa Balunglor ● Desa Curahlele ● Desa Gumelar ● Desa Karang Semanding ● Desa Karangduren ● Desa Tutul

5 Kec. Bangsalsari  (11 Desa)
● Desa Badean ● Desa Bangsalsari ● Desa Banjarsari ● Desa Curahkalong ● Desa Gambirono ● Desa Karangsono ● Desa Langkap ● Desa Petung ● Desa Sukorejo ● Desa Tisnogambar ● Desa Tugusari

6 Kec. Gumukmas  (8 Desa)
● Desa Bagorejo ● Desa Gumukmas ● Desa Karangrejo ● Desa Kepanjen ● Desa Mayangan ● Desa Menampu ● Desa Purwoasri ● Desa Tembokrejo

7 Kec. Jelbuk  (6 Desa)
● Desa Jelbuk ● Desa Panduman ● Desa Sucopangepok ● Desa Sugerkidul ● Desa Sukojember ● Desa Sukowiryo

8 Kec. Jenggawah  (8 Desa)
● Desa Cangkring ● Desa Jatimulyo ● Desa Jatisari ● Desa Jenggawah ● Desa Kemuningsarikidul ● Desa Kertonegoro ● Desa Sruni ● Desa Wonojati

9 Kec. Jombang  (6 Desa)
● Desa Jombang ● Desa Keting ● Desa Ngampelrejo ● Desa Padomasan ● Desa Sarimulyo ● Desa Wringinagung

10. Kec. Kalisat  (12 Desa)
● Desa Ajung ● Desa Gambiran ● Desa Glagahwero ● Desa Gumuksari ● Desa Kalisat ● Desa Patempuran ● Desa Plalangan ● Desa Sebanen ● Desa Sukoreno ● Desa Sumberjeruk ● Desa Sumberkalong ● Desa Sumberketempa

11 Kec. Kaliwates  (7 Kelurahan)
● Kel. Jemberkidul ● Kel. Kaliwates ● Kel. Kebonagung ● Kel. Kepatihan ● Kel. Mangli ● Kel. Sempusari ● Kel. Tegalbesar

12 Kec. Kencong  (5 Desa)
● Desa Cakru ● Desa Kencong ● Desa Kraton ● Desa Paseban ● Desa Wonorejo

13 Kec. Ledokombo  (10 Desa)
● Desa Karangpaiton ● Desa Ledokombo ● Desa Lembengan ● Desa Slateng ● Desa Sukogidri ● Desa Sumberanget ● Desa Sumberbulus ● Desa Sumberlesung ● Desa Sumbersalak ● Desa Suren

14 Kec. Mayang  (7 Desa)
● Desa Mayang ● Desa Mrawan ● Desa Seputih ● Desa Sidomukti ● Desa Sumberkejayan ● Desa Tegalrejo ● Desa Tegalwaru

15  Kec. Mumbulsari  (7 Desa)
● Desa Karang Kedawung ● Desa Kawangrejo ● Desa Lampeji ● Desa Lengkong ● Desa Mumbulsari ● Desa Suco ● Desa Tamansari

16 Kec. Pakusari  (7 Desa)
● Desa Bedadung ● Desa Jatian ● Desa Kertosari ● Desa Pakusari ● Desa Patemon ● Desa Subo ● Desa Sumberpinang

17  Kec. Panti  (7 Desa)
● Desa Glagahwero ● Desa Kemiri ● Desa Kemuning Sari Lor ● Desa Pakis ● Desa Panti ● Desa Serut ● Desa Suci

18 Kec. Patrang  (8 Kelurahan)
● Kel. Banjarsengon ● Kel. Baratan ● Kel. Bintoro ● Kel. Gebang ● Kel. Jemberlor ● Kel. Jumerto ● Kel. Patrang ● Kel. Slawu

19 Kec. Puger  (12 Desa)
● Desa Bagon ● Desa Grenden ● Desa Jambearum ● Desa Kasiyan ● Desa Kasiyan Timur ● Desa Mlokorejo ● Desa Mojomulyo ● Desa Mojosari ● Desa Pugerkulon ● Desa Pugerwetan ● Desa Wonosari ● Desa Wringintelu

20 Kec. Rambipuji  (8 Desa)
● Desa Curahmalang ● Desa Gugut ● Desa Kaliwining ● Desa Nogosari ● Desa Pecoro ● Desa Rambigundam ● Desa Rambipuji ● Desa Rowotamtu

21 Kec. Semboro  (6 Desa)
● Desa Pondokdalem ● Desa Pondokjoyo ● Desa Rejoagung ● Desa Semboro ● Desa Sidomekar ● Desa Sidomulyo

22 Kec. Silo  (9 Desa)
● Desa Garahan ● Desa Harjomulyo ● Desa Karangharjo ● Desa Mulyorejo ● Desa Pace ● Desa Sempolan ● Desa Sidomulyo ● Desa Silo ● Desa Sumberjati

23 Kec. Sukorambi  (5 Desa)
● Desa Dukuhmencek ● Desa Jubung ● Desa Karangpring ● Desa Klungkung ● Desa Sukorambi

24 Kec. Sukowono  (12 Desa)
● Desa Arjasa ● Desa Baletbaru ● Desa Dawuhanmangli ● Desa Mojogemi ● Desa Pocangan ● Desa Sukokerto ● Desa Sukorejo ● Desa Sukosari ● Desa Sukowono ● Desa Sumberdanti ● Desa Sumberwaru ● Desa Sumberwringin

25 Kec. Sumberbaru  (10 Desa)
● Desa Gelang ● Desa Jambesari ● Desa Jamintoro ● Desa Jatiroto ● Desa Kaliglagah ● Desa Karangbayat ● Desa Pringgowirawan ● Desa Rowotengah ● Desa Sumberagung ● Desa Yosorati

26 Kec. Sumberjambe  (9 Desa)
● Desa Cumedak ● Desa Gunungmalang ● Desa Jambearum ● Desa Plerean ● Desa Pringgondani ● Desa Randuagung ● Desa Rowosari ● Desa Sumberjambe ● Desa Sumberpakem

27 Kec. Sumbersari  (7 Kelurahan)
● Kel. Antirogo ● Kel. Karangrejo ● Kel. Kebonsari ● Kel. Kranjingan ● Kel. Sumbersari ● Kel. Tegalgede ● Kel. Wirolegi

28  Kec. Tanggul  (8 Desa)
● Desa Darungan ● Desa Klatakan ● Desa Kramat Sukoharjo ● Desa Manggisan ● Desa Patemon ● Desa Selodakon ● Desa Tanggulkulon ● Desa Tanggulwetan

29 Kec. Tempurejo  (8 Desa)
● Desa Andongrejo ● Desa Curahnongko ● Desa Curahtakir ● Desa Pondokrejo ● Desa Sanenrejo ● Desa Sidodadi ● Desa Tempurejo ● Desa Wonoasri

30 Kec. Umbulsari  (10 Desa)
● Desa Gadingrejo ● Desa Gunungsari ● Desa Mundurejo ● Desa Paleran ● Desa Sidorejo ● Desa Sukoreno ● Desa Tanjungsari ● Desa Tegalwangi ● Desa Umbulrejo ● Desa Umbulsari

31 Kec. Wuluhan  (7 Desa)
● Desa Ampel ● Desa Dukuhdempok ● Desa Glundengan ● Desa Kesilir ● Desa Lojejer ● Desa Tamansari ● Desa Tanjungrejo


Sumber :
http://desawirausaha.blogspot.com/2016/01/jumlah-dan-nama-nama-desa-kelurahan-di-kabupaten-jember-provinsi-jawa-timur-tahun-2015.html?m=1

Tuesday, January 7, 2020

Dira Garden dan Resto

Liburan ke Dira Garden dan Resto, Serasa di Negeri Belanda


Kemana anda membawa keluarga dalam mengisi liburan? Jika belum menemukan tujuannya, lebih baik ke Dira Garden dan Resto Ambulu Jember, disini liburan anda akan serasa di negeri Kincir angin Belanda, selain beraneka tanaman bunga, juga terdapat miniatur rumah ala eropa lengkap dengan kincir angin mini yang dibuat seperti aslinya yang ada di Belanda.

“Taman bunga atau garden yang lengkap dengan restonya, hanya disini tempatnya, dan Insya Alloh ini satu-satunya yang ada di Jember, dan tujuan dibuatnya miniatur negeri kincir anging, agar masyarakat tau bahwa Indonesia besar juga karena belanda yang sudah menjajah Indonesia selama 3 abad,” ujar Arif Nur Cahyo pengelola Dira Garden dan Resto kepada media ini.

Menurut Arif, selain sebagai tempat wisata, tujuan dibuatnya taman mirip negeri kincir angin ini, adalah untuk mengingatkan sejarah kepada masyarakat, tidak hanya bangunan yang dibuat seperti rumah ala eropa, tanaman bunganya pun juga diambilkan dari kebun milik PTPN yang ada di Jember.

“Tanaman ini kita ambil dari kebun PTPN yang ada di Jember, dimana PTPN juga merupakan peninggalan dari Belanda, sehingga tidak rugi jika datang ke sini untuk merasakan sensasi eropa, selain itu, kami juga menyediakan kolam renang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, sehingga cocok untuk rekreasi bersama keluarga,” beber Arif.

Selain itu, taman bunga dan bangunan ala eropa yang ada, juga sangat cocok untuk dibuat spot swafoto bagi pengunjung, terutama kalangan anak muda yang lagi kasmaran, sehingga momen-momen indahnya bisa diabadikan di Dira Garden dan Resto Ambulu Jember.


Sumber :
http://barathapos.com/liburan-ke-dira-garden-dan-resto-serasa-di-negeri-belanda/

Sunday, November 10, 2019

Bis Perintis ke Pantai Papuma & Payangan

Yuk Piknik Naik Bus Wisata Jember


Dinas Perhubungan Kabupaten Jember memperkenalkan bus perintis yang difungsikan sebagai bus wisata Jember. Mode transportasi massal ini mempunyai rute ke tempat wisata di kota karnaval dunia.

Harganya pun terjangkau, cukup merogoh kocek sejumlah Rp. 12.000 bagi umum dan Rp. 6000 bagi pelajar, kamu pun bisa mengunjungi destinasi wisata seperti Pasir Putih Malika (Papuma), serta payangan.

Lebih lengkapnya, bus ini memiliki trayek Terminal Tawang Alun – Mangli – Ajung – Jenggawah – Ambulu – Sabrang – Papuma – Payangan – PP.

“Perlu kami sampaikan bahwa di Jember sudah ada bis perintis yang bisa melayani bapak-ibu untuk menuju Papuma,” ucap Sekda Jember, Ir. Mirfano dalam sambutan acara Jember Transportation Fiesta yang digelar oleh Dishub setempat sebagai puncak perayaan Hari Perhubungan Nasional, Minggu (14/10/2018) pagi.

Bus wisata Jember
Bus perintis ini merupakan aset DAMRI yang merupakan Perusahaan Otobus BUMN. Untuk bus wisata, pihak DAMRI mengoperasikan sejumlah 4 unit bus setiap harinya.

“Khusus perintis ada 4 unit. Ada 2 waktu keberangkatan setiap harinya yaitu pada jam 06:30 dan 11:30 WIB, masyarakat bisa berangkat dari terminal tawang alun atau langsung nyetop langsung di jalan. Bus wisata ini merupakan program Dishub sini,” terang staf DAMRI Jember, Walis.

Dalam acara Jember Transportation Fiesta, Dishub Jember memberangkatkan 1 unit bus wisata bagi warga Jember tanpa dipungut biaya.

“Kita coba memberangkatkan bus wisata dari sini dan gratis, dan hanya untuk acara ini,” terang Plt. Kadishub Jember, Slamet Sugianto.


Sumber :
https://suaraindonesia-news.com/yuk-piknik-naik-bus-wisata-jember/

Penggagas Tamasya Bus Kota Jember, Dipuji Bupati Banyuwangi

Sabtu, 21 September 2019 - 09:36


Penggagas wisata tamasya Bus Kota Kabupaten Jember Hasti Utami, mendapatkan pujian dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Apresiasi itu, diungkapkan Anas, saat diskusi wisata yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jember di kantor Bank Indonesia Bali, Sabtu (20/09/2019).

Dalam acara yang dihadiri oleh petinggi Bank Indonesia Bali dan perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Bali itu,  Hasti menceritakan, awal mula dirinya berani mengembangkan wisata karena terinspirasi dengan Banyuwangi.

"Terus terang saya terinspirasi dari Banyuwangi, dimana semua lapisan terlibat untuk memajulan sektor pariwisata," akui Hasti.

Dari itulah Hasti mencoba menciptakan hal baru dengan asas pemberdayaan sumberdaya alam dan melibatkan masyarakat sekitar secara langsung.

“Kami membangun pariwisata Jember dengan pemberdayaan masyarakat. Yang kami lakukukan adalah mengedukasi masyarakat lokal destinasi untuk menjadi pelaku event pariwisata yang profesional,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa  konsep pariwisata yang diterapkannya melalui Tamasya Bus Kota dan kegiatan lainnya sudah berjalan beberapa tahun lalu.

"Kami membangun pariwisata Jember dengan pemberdayaan masyarakat. Yang kami lakukukan adalah mengedukasi masyarakat lokal destinasi untuk menjadi pelaku event pariwisata yang profesional,” katanya.

Hasti kembali mempertegas, bahwa agenda pariwisata Tamasya Bus Kota, tidak melibatkan pemerintah daerah secara langsung.

Tapi, Hasti mengaku sudah mencoba melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, terkait agenda wisata untuk memperkenalkan potensi desa di Kabupaten Jember.

Ia berkomitmen dan berupaya menciptakan desa-desa yang menjadi destinasi wisata secara mandiri, meskipun harus dengan swadaya.

Namun, anehnya, kata Hesti, ada saja pihak yang mengklaim bahwa kegiatan pariwisata inovasi Hasti diakui oleh pihak lain.

“Semua kami bikin konsepnya. Tapi setiap saya melangkah sedikit, ada foto orang lain di sana. Kalau terus-terusan kayak begini, saya capek,” keluhnya dihadapan peserta diskusi.

Kendati demikian, Hasti banyak mendapat tawaran dari beberapa daerah lain untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Jember.

Namun ia mengaku menolak karena ingin mengembangkan wisata di Jember lebih terlebih dulu. “Satu bulan terakhir saya akui sudah mulai lelah,” katanya.

Menanggapi pejelasan Hasti, Anas justru memuji kreativitasnya yang telah berjuang memperkenalkan pariwisata Kabupaten Jember dengan kemasan unik.

“Hebat menurut saya di Jember ada orang volunteer seperti Mbak Hasti ini. Tepuk tangan untuk Mbak Hasti dan teman-teman,” ucap Anas disambut tepuk tengan.

Anas meminta Hasti untuk tetap ikhlas dan tetap berjuang sekalipun tidak mendapat pengakuan.

 “Jadikan itu amal ibadah. (Perbuatan baik) sebiji timun akan bermakna kebaikan. Setiap kebaikan pasti akan melahirkan kebaikan,” lugasnya.

Diakhir komentarnya, Anas juga sempat bercerita singkat terkait beratnya tantangan perjuangannya di Kabupaten Banyuwangi saat dulu masih merintis.

“Dulu, Banyuwangi dari kota yang enggak banget menjadi keren banget. Jangan-jangan bisa jadi tukang-tukang santet menggunakan ilmu pelet agar orang-orang datang ke Banyuwangi. Sekarang, Banyuwangi sudah menjadi tempat wisata favorit wisatawan,” pungkas Anas sambil tersenyum.


Sumber :
https://www.suaraindonesia.co.id/read/9972/20190921/093614/penggagas-tamasya-bus-kota-jember-dipuji-bupati-banyuwangi#!-_-

Keliling Pantai Bersama Tamasya Bus Kota Jember

Minggu, 2 Desember 2018 08:45


Berwisata menikmati Kabupaten Jember dari atas bus kota? Sensasi ini bisa anda temukan dengan Tamasya Bus Kota (TBK) Jember. Wisatawan bisa berkeliling sambil menikmati suasana Jember dari dalam bus kota.

Tentunya tidak hanya dari dalam bus kota saja, saat tiba di lokasi tujuan, wisatawan diajak menikmati keindahan alam Jember, juga kuliber, dan kehidupan warganya. TBK diluncurkan setahun lalu, tepatnya 25 November 2017. Satu tahun berlalu, TBK telah mengantarkan lebih dari 10 ribu wisatawan ke aneka rute TBK.

Rute wisata yang ditawarkan TBK adalah Payangan-Watu Ulo, Puger, Sunset Dinner, durian, Jember Heritage Walking Tour, Jember Islamic Track, juga Petualangan Lin Kuning.

Untuk rute Payangan-Watu Ulo, Sunset Dinner, Puger, dan rute durian, wisatawan akan diangkut memakai bus kota milik Damri dalam kawasan Jember Kota.

Surya.co.id mengikuti rute TBK saat melayani rute Jember-Payangan, pada 25 November 2018 lalu. Ketika itu, TBK sekaligus meluncurkan program TBK Ramah Lansia.

Mengikuti rute Jember Kota-Payangan berarti harus siap bangun pagi. Karena pukul 06.00 WIB, wisatawan harus sudah siap dan berkumpul di titik pertemuan. Titik pertemuan berdasarkan kesepakatan para wisatawan.

Sekitar pukul 07.00 WIB, bus kota sudah berangkat. Para tour leader TBK siap menemani para wisatawan.

Bus tidak melaju kencang selayaknya bus umum. Membutuhkan waktu sekitar satu jam dari Jember Kota sampai ke Payangan.

Selama di perjalanan, wisatawan dibebaskan untuk saling menghibur diri dengan bernyanyi atau saling bercerita. Sopir bus Damri yang handal siap sedia mengantarkan wisatawan.

Pantai Payangan

Dermaga Pantai Payangan Jember
Dermaga Pantai Payangan Jember (surya/sri wahyunik)
Titik turun wisatawan untuk rute Payangan adalah Payangan Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu, Jember. Wisatawan diajak berwisata ke tempat pengasapan ikan dan pemindangan ikan.

Wisatawan bisa melihat langsung proses pengasapan ikan yang dilakukan oleh ibu-ibu Payangan. Wisatawan juga bisa membeli ikan segar yang masih hangat usai diasapi.

Jika wisatawan dari kalangan usia produktif, maka wisatawan diajak berjalan kaki menuju lokasi pengasapan ikan dan pemindangan.

Namun karena berbarengan dengan TBK Ramah Lansia maka wisatawan diberi fasilitas naik kereta kelinci ke lokasi pengasapan ikan dan dilanjutkan dengan ke dermaga Payangan.

"Kita tidak bisa ke pemindangan ikan karena sedang tidak musim ikan. Kalau lagi musim ikan, pasti lengkap diajak ke lokasi pemindangan dan pengasapan ikan," kata Hasti Utami, pendiri TBK.

Salah satu pengasap ikan adalah Ny Manise (50). Perempuan dua anak itu sudah 30an tahun menjadi pengasap ikan. Setiap hari dia mengasapi ikan di rumahnya, dan menjualnya ke pasar desa dan pasar kecamatan.

"Semenjak ada wisatawan, saya mengasapi di pinggir jalan ini supaya wisatawan bisa melihat langsung. Kehadiran wisatawan juga menambah penghasilan saya," kata Manise.

Satu kali rombongan datang, seperti rombongan TBK itu, Manise bisa mendapatkan tambahan pemasukan antara Rp 200.000 sampai Rp 300.000. Ikan asapnya juga selalu laris manis diborong wisatawan.

"Yang paling laris adalah ikan pari. Ikan asap kami juga segar karena memang berrasal dari ikan segar yang baru mendarat dari laut. Saya mengasapinya juga dengan bonggol jagung supaya lebih harum," imbuhnya.

Setelah memborong ikan asap di ibu-ibu Payangan, wisatawan diajak ke dermaga Payangan oleh guide rute Payangan, Haryadi.

Haryadi menceritakan kisah tentang asal usul Payangan dan Watu Ulo. Haryadi juga mengisahkan tentang kehidupan nelayan, seperti perahu, aneka alat tangkap yang dipakai, juga kapan waktu nelayan pergi dan datang melaut.

Dari dermaga Payangan, wisatawan diajak menikmati Pantai Payangan. Di pantai itu, wisatawan disuguhi keindahan pantai selatan, karang, dan bukit-bukit pemecah ombak alami di kawasan tersebut.

Pantai Tengah

Menikmati makan dan suasana Pantai Tengah Jember
Menikmati makan dan suasana Pantai Tengah Jember (surya/sri wahyunik)
Setelah puas bermain air, wisatawan diangkut kembali memakai bus kota, kali ini menuju Pantai Tengah.

Pantai Tengah berada di antara Pantai Payangan dan Pantai Watu Ulo.

Wisatawan menikmati makan siang di pantai tersebut. Kedai makan Cak Sukri sudah menyiapkan aneka olahan hasil laut, seperti lobster, sate gurita, sup rumput laut, juga ikan bakar.

Wisatawan bisa makan sambil menikmati ombak laut selatan. Tidak ada pembatas pemandangan itu. Makan di Pantai Tengah seakan makan di tepi Pantai Jimbaran Bali.

"Di tempat ini pula, rute Sunset Dinner. Wisatawan berangkat siang dari kota, dan menikmati sunset dan makan di tempat ini. Pemandangan matahari tenggelamnya sangat indah," terang Hasti Utami, pendiri TBK.

Hasti menuturkan, TBK merupakan kegiatan social tourism di Jember. TBK melakukan tiga hal sekaligus yakni pariwisata, edukasi, dan pemberdayaan.

"Kami mengenalkan pariwisata Jember yang sangat luar biasa jika dikemas baik. Juga edukasi kepada masyarakat, dan warga pelaku wisata, juga pemberdayaan kepada warga yang kami kunjungi," terang Hasti.

Dan khusus satu tahun usia TBK, kata Hasti, TBK menghadiahkan TBK Ramah Lansia kepada senior citizens atau Lansia. Para Lansia bisa ikut berpiknik di tengah usia Lansia mereka.

"Karena kami menghadirkan wisata yang ramah bagi Lansia. Ini juga bentuk penghormatan kepada senior citizens yang berjasa kepada kami anak-anak mereka," pungkas Hasti.


Sumber :
https://www.prosalinaradio.com/2017/12/11/anak-anak-muda-penggagas-tamasya-bus-kota-kebanjiran-wisatawan/
https://surabaya.tribunnews.com/2018/12/02/keliling-pantai-bersama-tamasya-bus-kota-jember?page=all.

Sunday, June 30, 2019

Kampung Londo

Kampung Londo, Destinasi Wisata Peninggalan Zaman Belanda di Jember


Bagi Anda yang suka sejarah atau sekadar ingin bersantai, bisa mampir ke Kampung Londo yang ada di Jember. Pada zaman kolonial Belanda, tempat tersebut merupakan perumahan para pekerja pabrik gula.

Kampung Londo berada di Kecamatan Kencong Kabupaten Jember. Itu merupakan tempat liburan keluarga yang ingin merasakan suasana atau melihat bangunan zaman kolonial. Tempatnya berada di tepi jalur utama jalan raya Jember-Lumajang.

Kampung Londo merupakan konsep wisata yang dikembangkan pemerintah kecamatan setempat bersama masyarakat, yang merupakan bagian dari Jargon Kencong Kota Tua. Destinasi yang cocok untuk wisata keluarga itu berada di lahan milik PG Gunung Sari yang kini dikelola oleh PG Semboro PTPN 11.

Lokasi Kampung Londo merupakan lahan lapang yang dikelilingi pepohonan rindang dan dulu merupakan komplek perumahan bagi para pekerja pabrik gula zaman penjajahan Belanda. Dulu dibangun tahun 1925-1927, kemudian diresmikan satu tahun kemudian.

"Beroperasinya pabrik gula ini tahun 1930. Kemudian digunakan untuk tempat hunian sinder dan pegawainya," kata Penggiat Sejarah Bumi Puger Persada Jember, Setyo Hadi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (30/6/2019) sore.

Kampung Londo memiliki luas sekitar 4,7 hektare. "Untuk lokasi yang disebut sebagai Kampung Londo ini, sekarang kami kelola lagi bersama pemerintah setempat untuk wisata keluarga yang ingin bersantai merasakan suasana santai di hari libur," imbuhnya.

Menurutnya dengan konsep wisata sejarah, pengunjung atau wisatawan serasa berada di zaman jadul. "Karena jajanannya adalah kue-kue pasar. Bangunan rumah berbentuk zaman dulu dan tidak dirubah bentuknya. Tetap aslinya khas kolonial Belanda. Jadi cocok buat berswafoto dan juga ada fasilitas sepeda ontel untuk berkeliling," ungkapnya.

"Jadi jika ingin merasakan suasana saat bersantai di zaman Belanda, bisa datang ke sini (Kampung Londo). Apalagi sore hari, suasananya semakin dingin dan nyaman," tamabahnya.

Lokasi wisata sejarah Kampung Londo juga menawarkan fasilitas permainan jadul. Seperti gobak sodor, balap karung dan lainnya. Juga ada pelaku UMKM kerajinan lampu dari batang bambu.

"Juga bonsai kelapa unik yang hidup. Jadi tidak hanya hiasan biasa," kata Camat Kencong, Susmiadi.

Destinasi wisata berbau sejarah itu, katanya, juga dikelola secara swadaya bersama masyarakat sekitar. "Sehingga wisata ini ada dari masyarakat dan untuk masyarakat sendiri. Jadi kita berupaya tidak hanya menunggu anggaran, tapi bagaimana caranya kita mengembangkan konsep secara kreatif untuk mendapatkan anggaran itu," katanya.

Susmiadi menyampaikan, segala fasilitas dari Kampung Londo akan dikembangkan. "Nanti akan ada bioskop misbar (gerimis bubar) yang dulu pernah tren, dengan menampilkan video film sejarah dari zaman perjuangan dan juga sejarah Kota Tua Kencong. Menciptakan rasa nasionalis dan cinta tanah air tentunya," ujarnya.

"Selain itu, untuk paket wisatanya kita juga berkoordinasi dengan Tamasya Bus Kota dan Angkot Lin itu. Di Kencong juga kan ada Dira Funtastic Night yang berkonsep modern. Nah Kampung Londo konsep sejarah. Jadi saling mendukung," pungkasnya.


Sumber :
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4606502/kampung-londo-destinasi-wisata-peninggalan-zaman-belanda-di-jember?tag_from=news_newsfeed_8

Sumber foto :
http://www.instapuma.com/kjtvjember

Thursday, August 27, 2015

Dafam Hotels Jember

Dafam Hotels Hadir di Jember

Perkembangan bisnis perhotelan di Kabupaten Jember sejak beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan pesat. Hal ini juga menarik minat jaringan hotel Dafam Hotels untuk melebarkan sayapnya dengan melakukan “take over” manajemen Cempaka Hill Hotel Jember, sebuah hotel berbintang tiga dengan konsep bisnis dan leisure.

Cempaka Hill Hotel menempati lahan 3 hektar dengan tiga lantai. Hotel ini berlokasi di Jalan Cempaka Nomor 15, Jember. Tersedia 54 kamar dengan luas kamar mulai dari 27 meter persegi sampai dengan 195 meter persegi.

Fasilitas hotel antara lain restoran, kolam renang, pusat kebugaran, balltoom dengan kapasitas 2000 orang, kedai kopi, dan spa. Selain itu terdapat juga fasilitas pendukung lainnya seperti gratis WiFi, pelayanan “in-room dining” dan “in-room massage”, serta area parkir.

Cempaka Hill Hotel Jember Managed by Dafam Hotels resmi melakukan “re-branding” sekaligus acara syukuran pada hari Rabu (1/4/2015) yang lalu. Hotel ini akan menjadi hotel ke-16 yang resmi beroperasional di bawah manajemen Dafam Hotels.

Jember adalah Kota Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur, Jember memiliki luas 3.293,34 Km2 dengan ketinggian antara 0 - 3.330 mdpl dengan mayoritas penduduk Kabupaten Jember terdiri atas suku jawa dan suku Madura .  Bahasa Jawa dan Madura digunakan di banyak tempat, sehingga umum bagi masyarakat di Jember menguasai dua bahasa daerah tersebut dan juga saling pengaruh tersebut memunculkan beberapa ungkapan khas Jember.Percampuran kedua kebudayaan Jawa dan Madura di Kabupaten Jember melahirkan satu kebudayaan baru yang bernama budaya Pendalungan. Masyarakat Pendalungan di Jember mempunyai karakteristik yang unik sebagai hasil dari penetrasi kedua budaya tersebut. Kesenian” cak Macanan kaduk” merupakan satu hasil budaya masyarakat Pendalungan yang masih bertahan sampai sekarang di kabupaten Jember.

Jember sendiri memiliki banyak atraksi yang menarik dan popular, seperti wisata pantai yang sangat indah dan terkenal di Jawa Timur. Ada beberapa pantai indah di Jember yang bisa menjadi destinasi liburan Anda ketika mengunjungi Jember. Pantai Tanjung Papuma (Pasir Putih Malikan) adalah daerah pantai pasir putih yang indah dikombinasikan dengan hutan lindung yang relatif masih terjaga keasliannya.

Selain wisata alam dan pantai yang indah, Jember juga memiliki acara wisata tahunan yang dikenal berbagai belahan dunia, Jember Fashion Carnaval merupakan acara karnaval yang melambangkan kreativitas anak muda Jember. Acara ini digagas Dynand Fariz, perancang busana kelahiran Jember.


Pariwisata Makin Bergairah, Dafam Hadir di Jember

Kabupaten Jember di Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata yang menarik dan populer, seperti pantai yang sangat indah dan mulai dikenal di kalangan para pelancong. Pantai Tanjung Papuma (Pasir Putih Malikan) merupakan daerah pantai pasir putih dikombinasikan dengan hutan lindung yang relatif masih terjaga keasliannya.
Di pantai para pelancong bisa melihat matahari terbit dan matahari terbenam pada saat yang sama di sebuah tempat bernama Siti Inggil, salah satu pantai yang menghadap Samudera Indonesia dengan pemandangan alam yang memesona.

Selain wisata alam dan pantai yang indah, Jember juga memiliki Jember Fashion Carnaval (JFC), sebuah acara wisata tahunan yang digemari pelancong dalam dan luar negeri.

Melihat perkembangan bisnis perhotelan, bergairahnya pariwisata dan transaksi bisnis di Kota Jember beberapa tahun belakangan ini membuat Dafam Hotels melebarkan sayapnya dengan mengambil alih manajemen Hotel Cempaka Hill Jember.

Hotel berbintang 3 dengan konsep bisnis dan leisure ini menempati lahan 3 hektar dengan gedung 3 lantai yang berlokasi di Jalan Cempaka No 15 Jember, memiliki  54 kamar terdiri dari 10 kamar Standard, 30 Superior, 12 Deluxe dan 2 kamar Suite.

Dalam siaran persnya kepada KompasTravel, Rabu (1/4/2015), Ninik Haryanti selaku Corporate PR Manager Dafam Hotels menyampaikan setiap kamar hotel didesain sedemikian rupa untuk menambah kenyaman tamu. "Luas kamar mulai dari 27 meter persegi sampai dengan 195 meter persegi ditambah fasilitas restoran, kolam renang, coffee shop, spa & massage, fitness centre, dan ballroom berkapasitas 2.000 orang," katanya.

Menurut Ninik, Hotel Cempaka Hill Jember yang dikelola Dafam Hotels resmi melakukan re-branding sekaligus acara syukuran pada Rabu (1/4/2015). "Hotel ini akan menjadi hotel ke-16 yang resmi beroperasi di bawah manajemen Dafam Hotels," katanya.

Selain dihadiri para undangan, acara syukuran Hotel Cempaka Hill Jember diawali pemotongan tumpeng oleh Subagio selaku pemilik yang diserahkan kepada Andhy Irawan, Managing Director Dafam Hotels yang didampingi Mastur, Manager Hotel Cempaka Hill Jember. Selanjutnya dilakukan pelepasan balon ke udara disaksikan para undangan. (*)


Sumber :
http://travel.kompas.com/read/2015/04/11/170900627/Dafam.Hotels.Hadir.di.Jember
http://travel.kompas.com/read/2015/04/02/180600727/Pariwisata.Makin.Bergairah.Dafam.Hadir.di.Jember

Related Posts