Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Thursday, September 12, 2024

Ivar Jenner Keturunan dari Jember

Mengenal Garis Keturunan Ivar Jenner, Neneknya Berasal dari Jember

Gelandang berdarah Belanda, Ivar Jenner, menjadi salah satu nama pemain yang diproyeksikan untuk memperkuat timnas Indonesia U-20. Jika melacak garis keturunannya, dia memiliki nenek yang berasal dari Jember.

Karena garis keturunan Indonesia dari neneknya yang lahir di Jember itulah, Ivar Jenner memiliki peluang besar untuk bisa mendapat status sebagai WNI demi memperkuat timnas Indonesia.

Selain Ivar Jenner, pemain berdarah Belanda lainnya yang juga tengah menjalani proses naturalisasi untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia ialah Justin Hubner.

Justin Hubner dan Ivar Jenner telah tiba di Indonesia untuk memulai proses alih kewarganegaraan. Pada Senin (24/10/2022), mereka menyambangi kantor [SSI di GBK Arena Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, dua pemain blasteran Belanda-Indonesia itu mengungkap alasannya mau bergabung dengan Timnas Indonesia. Baik Justin Hubner maupun Ivar Jenner mengaku ingin membanggakan keluarga mereka.

"Saya juga sama (ingin membanggakan Indonesia). Ayah saya dan nenek saya orang Indonesia, saya akan membuat mereka bangga. Bagi saya Indonesia negara yang indah, jadi saya tidak sabar untuk bermain (bersama timnas)," kata Ivar Jenner.

Setelah menyambangi kantor PSSI, mereka dijadwalkan menjalani wawancara dengan Badan Intelijen Negara (BIN), Selasa (25/10/2022).

Garis Keturunan Ivar Jenner: Nenek yang Berasal dari Jember

Ivar Jenner merupakan pesepak bola asal Belanda yang lahir pada 10 Januari 2004. Sebagai informasi, garis keturunan Indonesianya diperoleh dari ayahnya yang memiliki ibu dari Jember.

Dengan kata lain, neneknya tersebut berasal dari Jember. Dari sinilah, garis keturunan pemain berusia 18 tahun itu mengalir di darahnya.

“Jadi, ibunya ayahku, yakni nenekku, dia lahir di Jawa. Jadi ayahku setengah Indonesia dan aku seperempat Indonesia,” kata Ivar Jenner saat menjalani sesi wawancara di akun YouTube milik Yussa Nugraha.

“Jadi, (darah keturunan Indonesiaku diperoleh dari) ibunya ayahku yang berasal dari Indonesia,” Ivar Jenner melanjutkan.

Sebelumnya, penjajakan proses naturalisasi untuk Ivar Jenner sudah berlangsung cukup lama. Sebab, saat itu keluarganya pernah bertemu dengan salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Hasani Abdulgani.

Hasani sempat menyebut bahwa respons ayah Ivar Jenner sangat positif. Menurut Hasani, keluarga Ivar Jenner telah memberikan lampu hijau andai pemain FC Utrecht U-21 ini ingin memperkuat timnas Indonesia suatu saat nanti.


Pause



00:00

00:26

00:56

Mute


Powered by 

GliaStudio

Sebagai informasi, Justin Hubner kini berkarier dengan klub Liga Inggris, yakni Wolverhampton Wanderers U-21. Sedangkan Ivar Jenner bersama FC Utrecht U-21.


Sumber:

https://www.bolatimes.com/bolaindonesia/2022/10/25/143000/mengenal-garis-keturunan-ivar-jenner-neneknya-berasal-dari-jember

https://radarjember.jawapos.com/sport/794651296/berikut-ini-fakta-tentang-kelurga-ivar-jenner-neneknya-orang-jember

Saturday, March 9, 2024

Pemain Voli Asal Jember Bersinar di Korea Selatan

Sosok Megawati Hangestri, Pemain Voli Asal Jember yang Namanya Bersinar di Korea Selatan
07/11/2023, 09:00 WIB



Nama Megawati Hangestri Pertiwi melambung setelah atlet bola voli putri tersebut bermain memukau dalam liga Korea Selatan. Dia pun menjadi sorotan dan ramai diberitakan oleh media Korea Selatan. Megawati merupakan warga Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember, Jawa Timur. 

Di balik prestasi yang membuat namanya bersinar, Megawati melewati proses panjang untuk mencapai karirnya dalam dunia bola voli. 

“Dia mulai Latihan voli itu saat masih kelas 5 SD, ikut latihan sama saya di GOR PKPSO,” kata Pengurus Persatuan Bola Voli Indonesia (PBVI) Jember Prawoto pada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (7/11/2023). 

Prawoto yang pernah melatih Megawati mengklaim, sudah bisa melihat ada bakat besar di dalam diri Megawati saat bermain voli. Selain itu, Megawati disebutnya memiliki postur tubuh yang tinggi. “Seorang atlet kalau tidak ada bakat sulit untuk dikembangkan,” terang dia. 

Saat masih SD, Megawati sudah tampil bermain bola voli dalam pekan olahraga seni (Porseni) tingkat Jawa Timur di Ponorogo dan meraih juara 2 Kemudian ketika melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 Jember, Megawati terus mengembangkan bakatnya di bidang bola voli. 

“Waktu kelas satuSMP itu pernah saya ajak ikut kejuaraan provinsi remaja tingkat Jawa Timur di Jombang, ia juara tiga” tambah dia. Setelah itu, lanjut dia, pada waktu Megawati kelas dua, dia juga pernah mengikuti kejuaran tingkat junior Provinsi Jawa Timur di Mojokerto dan meraih juara dua. 

Bahkan, Prawoto juga mengajak kembali Megawati tampil dalam Kejuaraan Provinsi junior di Surabaya. Setelah itu, Megawati hendak naik kelas III SMP, lalu bakat Megawati ditemukan oleh Bank Jatim Surabaya. 

“Di Bank Jatim Surabaya ada pembinaan anak anak yang berprestasi, itu untuk seluruh Indonesia,” jelas dia. Saat pembinaan oleh Bank Jatim ini, Megawati terus meraih banyak prestasi. 

Prestasi Megawati pun terus melejit sampai ke tingkat internasional. Selanjutnya, Megawati diketahui melanjutkan pendidikannya di Surabaya, saat SMA hingga kuliah. Prawoto mengaku sudah mengetahui bakat Megawati itu sejak masih kecil. 

Ia pun tak heran Megawati sering meraih juara dalam perlombaan voli. Menurut dia, Megawati merupakan sosok yang pendiam, penurut, dan periang. Ia tidak tempramen dan pandai mengatur emosi. 

“Biasanya kan ada anak yang emosi, dia tidak,” aku dia. 

Selain itu, Prawoto menilai Megawati sosok yang lincah, punya power dan kecepatan. Prawoto menilai prestasi Megawati itu membangkitkan semangat para atlet voli lainya. “Atlet Jember semakin bergairah untuk latihan, klub semakin banyak di Jember,” jelas dia.


Sumber :
https://surabaya.kompas.com/read/2023/11/07/090014478/sosok-megawati-hangestri-pemain-voli-asal-jember-yang-namanya-bersinar-di?page=all.

Megawati Hangestri Pertiwi

Profil Megawati Hangestri, Alumnus UKK Jadi Bintang di Klub Voli Red Sparks Korea

Rabu, 28 Feb 2024 10:00 WIB

Nama Megawati Hangestri Pertiwi terus meramaikan dunia maya. Pasalnya, atlet bola voli asal Indonesia yang memperkuat klub Daejeon JungKwanJang Red Sparks ini senantiasa tampil prima dalam setiap pertandingan di Liga Voli Korea 2023-2024.

Alumnus Universitas Kahuripan Kediri (UKK) ini awalnya diragukan bisa bersaing di KOVO V-League. Namun, Megawati yang berposisi sebagai opposite ini bermain gemilang dengan smash yang tajam.

Poin demi poin berhasil disumbangkan pemain yang dijuluki Megatron ini untuk klubnya. Ia bahkan masuk 10 besar top skor Liga Voli Korea. Menjelang akhir Februari 2024, Megawati sudah mencetak hampir 700 poin untuk Red Sparks.


Megawati Hangestri Punya Gelar Sarjana Manajemen

Megawati Hangestri lahir di Jember, 20 September 1999. Mirip dengan pemain voli lainnya, Megawati memiliki tinggi badan di atas rata-rata yakni 185 cm.

Menekuni voli sejak usia 14 tahun, Megawati memulai karier volinya di klub Surabaya Bank Jatim pada 2015. Melansir dari arsip detik.com, barulah Megawati berganti tim ke Jakarta Pertamina Energi Putri pada 2015-2017, Jakarta BNI 46 Putri pada 2018-2019, dan Jakarta Pertamina Fastron pada 2022 dan 2023.

Megawati juga beberapa kali membela tim asal mancanegara, seperti klub Thailand Supreme Chonburi-E.Tech pada 2020-2021 dan Vietnam Ha Phu Thanh Hoa pada 2022. Pada 2023, barulah ia bertandang ke Korea Selatan untuk bermain dengan klub Daejeon CheongKwanJang Red Sparks hingga saat ini.

Meski sibuk bertanding sebagai atlet voli, Megawati tetap menunaikan kewajiban belajarnya. Menurut laman PDDikti, Megawati berhasil meraih gelar S1 Manajemen di Universitas Kahuripan Kediri pada tahun 2020.

Usai debutnya pada 2023, nama Megawati terus melejit. Kemampuan dan performanya membuat media Korea Selatan kagum.

Artikel media Korea Selatan, OSEN, memuji performa Megawati sebagai pemain baru Red Sparks. Klub Red Sparks yang sempat terpuruk pada musim lalu mulai bangkit kembali berkat Megawati dan pemain baru lainnya, Giovanna.

Tak hanya di Korea Selatan, Tanah Air Megawati juga memuji bintang voli itu. Performa Megawati Hangestri memukau para pecinta voli Indonesia.


Sumber :

https://www.detik.com/edu/edutainment/d-7215066/profil-megawati-hangestri-alumnus-ukk-jadi-bintang-di-klub-voli-red-sparks-korea.

Friday, February 23, 2024

Syafiq Riza Basalamah

Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah, Lc., M.A. (lahir 15 Desember 1977) adalah seorang ustadz Salafi, dosen, dan penulis yang berasal dari Jember. Ia menjabat sebagai anggota Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad. Ia dikenal dari banyak video ceramah-ceramah di media sosialnya. Lulusan Universitas Islam Madinah ini meraih predikat cum laude sejak sarjana hingga doktoral.

Silsilah dan kehidupan awal

Bernama lengkap Syafiq Riza bin Hasan bin Abdul Qadir bin Salim bin Zaid Basalamah, ia dilahirkan di Jember pada 15 Desember 1977. Basalamah adalah salah satu marga Arab Hadramaut, Yaman. Ia mengaku bahwa kakek buyutnya, Salim bin Zaid Basalamah berhijrah dari Yaman menuju Hindia Belanda sebelum 1900-an. 

Kapal yang ditumpangi Salim berlabuh di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat. Di Padang, Salim menikahi seorang wanita Minangkabau serta sempat bekerja di pelabuhan dan menjadi guru mengaji. 

Salim bin Zaid Basalamah wafat dan dikuburkan di Padang, tetapi tidak diketahui lagi lokasinya. Sepeninggal Salim, anak-anaknya pindah ke Batavia (kini Jakarta). Menurut ayah Syafiq, kakek Syafiq dan saudara-saudara kakeknya masih bisa berbahasa Minang, diketahui dari panggilan ammi (Indonesia: paman) Padang.


Pendidikan

Syafiq mengenyam pendidikan di Pesantren Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bondowoso. Dia lulus dari madrasah tsanawiyah pada 1993 dan madrasah aliyah di pesantren itu pada 1996. Setelah lulus sekolah, ia mengambil program Diploma 1 (D1) di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan lulus pada 1998.

Sesudah lulus dari LIPIA, Syafiq diterima masuk Universitas Islam Madinah. Ia terlebih dahulu mengikuti Program Bahasa (Syu'batul Lughah) di universitas itu dan tamat 1999. Kemudian, ia lulus menempuh studi sarjana (S1) pada 2003, magister (S2) pada 2007, dan doktoral (S3) pada 2013 di Jurusan Dakwah Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah dengan semuanya meraih predikat cum laude. 

Disertasinya berjudul Peran Lembaga dan Organisasi Islam dalam Membendung Kristenisasi di Indonesia (Arab: Juhuudu Al Muassasaat wal Hai’aat Al Islaamiyyah Fi Indonesia Fi At Tashoddi Li At Tanshiir). Ia berhasil mempertahankan disertasi di depan tim penguji beranggotakan Syekh Prof. Dr. Ali bin Ibrahim An-Namlah, Syekh Prof. Dr. Ghozi bin Ghozi Al-Mutthoiri, dan Syekh Dr. Fuad Abduh al-Ba'daani.


Karier akademisi

Menurut data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (PDDikti Kemdikbudristek), Syafiq tercatat aktif sebagai dosen tetap pada program studi Ahwal Al-Syakhshiyyah di Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember sejak 2016. Ia mengampu beberapa mata kuliah di antaranya metode dakwah, akhlak islamiyah, sirah nabawiyah, dan lain-lain.[6][8


Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Syafiq_Riza_Basalamah

Sunday, April 9, 2023

Buah Jember Tembus Pasar Eropa

Buah Organik Jember Tembus Pasar Eropa

Minggu, 9 April 2023

Asroful Uswatun Ketua Asosiasi Petani Organik Mitra Tani Unggul Jember bersama Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim saat mengunjungi kebun buah organik di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember, Minggu (9/4/2023). Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim

Sejumlah komoditas buah organik yang dikelola Asosiasi Mitra Tani Unggul di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menembus pasar Eropa di antaranya Belanda, Jerman, Italia, Prancis, dan Rusia.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengunjungi kebun buah organik, pembibitan, dan wisata edukasi yang dikelola Asosiasi Mitra Tani Unggul di Dusun Rowotengu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember, Minggu (9/4/2023).

Asroful Uswatun Ketua Asosiasi Petani Organik Mitra Tani Unggul Jember di sela kunjungan Gubernur Jatim mengatakan pihaknya memiliki luas lahan 103,85 hektare dengan usaha berupa budi daya tanaman buah-buahan, penjualan bibit tanaman dan buah segar, serta pembinaan dan konsultasi budi daya tanaman buah.

“Lahan seluas 103,85 ha itu terdapat varietas atau komoditas unggulan di antaranya buah naga merah, putih, oranye, kuning colombia dan yellow giant, alpukat miki, dan alpukat aligator,” katanya seperti dilansir Antara.

Selain itu, terdapat varietas nanas madu jumbo, srikaya aligator atau jumbo, lalu durian duri hitam, musang king, kanjau, hingga durian bawor. Terdapat pula, varietas mangga garifta merah dan oranye, manggis, serta jambu kristal putih dan merah.

Menurutnya, komoditas yang menjadi primadona adalah buah naga merah, alpukat miki, dan jambu dengan pendapatan per tahun antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar per tahun tergantung kondisi cuaca dan permintaan pasar.

“Kontribusi paling besar yakni buah naga merah, alpukat miki hingga jambu. Untuk buah naga merah saja ketika panen raya bisa menghasilkan 120-200 ton,” katanya.

Sedangkan, alpukat miki satu bulan bisa mencapai 25 ton dan alpukat aligator sekitar 10 ton, sementara jambu kristal putih 50 ton dan merah 2 ton. “Kesemuanya jika ditotal dalam satu tahun mendapatkan kurang lebih Rp1-2 miliar,” ujarnya.

Ia mengatakan seluruh komoditas yang ada di Mitra Tani Unggul itu memiliki pasar favorit baik dalam maupun luar negeri.

“Pasar Eropa meliputi Belanda, Jerman, Italia, Rusia, Prancis dan Inggris. Juga terdapat banyak permintaan di Dubai, Singapura, hingga Malaysia. Saat ini, terus memperluas ekspor hingga Jepang, China, Amerika, dan Australia,” katanya.

Asroful menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang terus memberikan bantuan seperti cold storage, fasilitas pameran hingga pemberian bimbingan teknis dan sertifikasi.

Asosiasi itu beranggotakan 61 petani organik dari Jember, Situbondo, Malang, Probolinggo dan Bondowoso.

Kapasitas produksi per tahunnya untuk buah naga jenis merah 120 ton, putih 5 ton, oranye 500 kg, kuning colombia 1 ton, dan yellow giant 500 kg. Lalu, jambu kristal putih 50 ton dan merah 2 ton, serta alpukat jenis miki 25 ton dan aligator 10 ton.

Kemudian, durian jenis duri hitam 1 ton, musang king 500 kg, kanjau 500 kg, dan bawor 1 ton, mangga jenis garifta merah 10 ton dan oranye 10 ton, srikaya jumbo 500 kg, manggis 50 ton, dan nanas madu jumbo 2,5 ton.


Sumber :

https://www.suarasurabaya.net/ekonomibisnis/2023/buah-organik-jember-tembus-pasar-eropa/

Sunday, June 5, 2022

Mahasiswa Asal Jember Sukses Kerja di Perusahaan Elon Musk

Mahasiswa Asal Jember Ini Sukses Kerja di Perusahaan Elon Musk, Apa Rahasianya?

Sabtu, 04 Jun 2022 11:00 WIB


Kevin, mahasiswa asal Jember yang bekerja di Tesla. 

Kevin Nizam Nabila, mahasiswa asal Jember tersebut berhasil kerja di perusahaan mobil milik Elon Musk yaitu Tesla. Saat ini Kevin bekerja di pabrik Gigafactory Tesla di Berlin, Jerman. Pabrik ini baru resmi beroperasi pada Maret 2022. Pabrik tersebut terletak di kota kecil Grunheide yang memproduksi Tesla Model Y dan baterai.

Menurut keterangan yang diterima detikEdu, Kevin juga adalah orang Indonesia pertama yang bekerja di pabrik Tesla Herman.

"Bangga bisa menjadi pegawai Tesla apalagi baru Kevin orang Indonesia pertama di sini. Hal lain yang membanggakan karena perusahaan Tesla ini mendukung keramahan lingkungan dan bangga lah kita bisa ikut serta menjaga kehijauan bumi," ujar Kevin.

Kevin mengaku sangat bangga karena dapat menjadi perwakilan Indonesia di tengah ekspansi Tesla di seluruh dunia dan persaingan karier di era globalisasi. Saat ini Kevin menduduki posisi sebagai junior production engineer yang bertanggungjawab dalam manufaktur serta pengoperasian robot produksi dan menjaga kualitas produksi Mobil Tesla model Y.


Rahasia Kevin Dapat Bekerja di Tesla

Kevin merupakan lulusan dari Technical University Brandenburg, Jerman dan telah lulus sejak tahun 2021. Ia mengambil jurusan Wirtschaftsingenieurwesen Vertiefung im Elektrotechnik atau spesialisasi teknik elektro dan manajemen.

Setelah merampungkan S1-nya, ia mengambil studi master di University of Applied Science Brandenburg, Jerman dengan spesialisasi Energi Efisiensi Teknik. Ia mengambil pendidikan masternya sambil bekerja di pabrik perakitan mobil Tesla.

Bekerja di Tesla bukanlah perkara mudah. Awalnya pada bulan Agustus 2021, ia mengirimkan CV dan esai ke Tesla. Bulan September, ia mendapatkan panggilan wawancara via telepon.

"Beruntung saya kemudian terpilih untuk mengikuti interview kedua yang dilakukan pada bulan September," terang Mahasiswa kelahiran 7 April 1997 ini.

Kevin memaparkan, pada tahap kedua, ia diuji pengetahuannya mengenai dasar elektro dan produksi mobil. "Saya dapat melaluinya dengan baik karena memiliki pengalaman magang sebelum masuk kuliah di Mercedes Benz di kota Rastaat, Jerman," cerita Kevin.

"Saya dikabarin lulus tapi masih nunggu kontrak kerja yang lama tidak kunjung datang sampai sebelum puasa awal April 2022 Alhamdulillah kontrak datang. Alhamdulillah saya mulai bekerja sejak 16 Mei 2022 lalu," lanjut Kevin.

Kevin berharap, ke depannya dapat menjadi seorang ahli teknik dan membangun perkembangan otomotif di Indonesia.

"Harapan saya kedepan setelah nantinya menjadi ahli di Tesla, saya ingin pulang ke tanah air untuk membantu membangun Indonesia. Saya akan mencoba untuk mengambil program lanjutan dari perusahaan untuk menjadi tenaga ahli di bidang baterai mobil listrik," ujar Kevin.

Agar dunia teknik terus berkembang, Kevin menyarankan agar Indonesia perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak luar negeri dan menambahkan anggaran riset.

"Perlu kolaborasi perusahaan luar negeri dan tenaga ahli untuk mengintegrasikannya dalam mengembangkan modernisasi industri di Indonesia, serta menambahkan anggaran lebih untuk melakukan riset di bidang teknologi," ujar pegawai Tesla tersebut.


Sumber :

https://www.detik.com/edu/edutainment/d-6109862/mahasiswa-asal-jember-ini-sukses-kerja-di-perusahaan-elon-musk-apa-rahasianya.

Tuesday, September 21, 2021

Youtuber Asal Jember

Enggan Jadi Karyawan Abadi, Pria Jember ini Nekat

22 September 2021 1:48 PM

KEMAJUAN teknologi telah membawa banyak perubahan dalam dunia usaha. Mereka menjual kreativitas dan pengalaman berselancar di dunia maya untuk dimanfaatkan sebagai ladang rezeki. Hal itu yang dilakukan oleh Dodi Sefriadi. Dia rela mundur dari tempat kerjanya dan banting setir sebagai kreator konten alias youtuber.

Dodi mengisahkan perjalanan menjadi penggiat media sosial itu. Tepatnya pada 2018 lalu. Saat itu, pemuda 26 tahun ini bekerja sebagai karyawan di salah satu rumah kecantikan di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari. Di tempat kerjanya itu, Dodi awalnya diterima di bagian digital marketing. Berselang tiga bulan kemudian, dia diangkat sebagai bagian administrasi kantor. “Sekitar tiga tahun saya kerja sebagai admin. Dan memasuki tahun ketiga, saya menolak untuk memperpanjang kontrak,” aku Dodi.

Rupanya, keputusan tidak memperpanjang kontrak itu sudah dipikirkan matang-matang. Di saat bersamaan, saat itu Dodi mengaku masih kuliah di semester akhir, menyisakan tugas akhir skripsi dan sidang. Namun, keputusan bukan karena masa kuliahnya yang sudah memasuki semester senja, namun karena mulai mengembangkan kreativitas dan bakatnya di dunia maya. “Kebetulan sebelum kerja, saya sempat mengikuti semacam pelatihan digital desain grafis dan aplikasi perkantoran. Jadi, punya basic dan modal berkreativitas di dunia digital,” kata alumnus Fakultas Pertanian Universitas Islam Jember (UIJ) ini.

Tepat pada 2019 kemarin, Dodi mulai merambah menjadi youtuber. Dia juga aktif membuat konten edukasi di kanal YouTube miliknya. Biasanya, konten yang disajikan itu mengisahkan seputar hal-hal unik, menarik, lalu diselipkan dengan muatan-muatan edukasi dan nilai-nilai agama.

Dari sekitar 300 video yang sudah diunggah hingga hari ini, kanal YouTube-nya sudah memiliki sekitar 350 ribu subscribers. Cukup tinggi untuk sebuah akun YouTube perorangan. Dari total subscribe dan viewers itu, dia bisa meraup keuntungan dari Google AdSense mencapai Rp 10 jutaan lebih per bulan. Nominal itu jauh lebih besar jika dibandingkan saat dia masih menjadi karyawan. “Kalau jumlah subscriber memang tidak seberapa, karena bisa monetisasi itu juga melihat total viewer atau durasi tayang,” tambahnya.

Dodi menambahkan, biasanya dia aktif membuat konten saat malam hari. Sementara, waktu siangnya dia gunakan untuk mencari bahan dan materi. Bahkan, dia juga memperkerjakan seorang rekan untuk membantunya dalam editing video. “Biasanya saya bikin konten di rumah saja, di sekitar Perumahan Rengganis Blok M 35, Kaliurang,” terangnya.

Meski dia kelahiran Jakarta, namun masa kecilnya dihabiskan di Riau, ikut orang tuanya. Dodi juga mantap ingin menetap di Jember sejak dia kuliah dan lulus pada 2019 lalu. Prinsip dalam berkreativitas yang dijalankannya itu sangat sederhana. Baginya, setiap usaha yang dilakukan sendiri dengan penuh kerja keras dan kreativitas, hasilnya akan berbeda dengan usaha yang itu dilakukan untuk orang lain. “Kalau ikut orang, penghasilan segitu saja. Kalau usaha sendiri dengan giat, bisa lebih besar,” pungkasnya.


Sumber :

https://radarjember.jawapos.com/ekonomi-bisnis/22/09/2021/enggan-jadi-karyawan-abadi-pria-jember-ini-nekat/

Wednesday, April 14, 2021

Bubah Alfian

Dari Jember Mengejar Amerika

Coba ketik nama Bubah Alfian(31) dalam mesin pencarian Google, hasilnya adalah deretan nama artis-artis papan atas yang menjadi ‘pelanggannya’. Ada Marsha Timothy, Raisa, Anggun, Sophia Latjuba, Nadya Hutagalung, Agnez Mo, dan masih banyak lagi. 

Nama-nama besar yang menjadi milestone Bubah hingga menempatkannya sebagai make up artist (MUA) tanah air paling dicari saat ini. 

Tak hanya deretan nama artis tanah air, kemampuan pria kelahiran 31 Mei 1987  ini untuk ‘bermain’ di kanvas wajah juga membuat ia dipercaya mendandani selebritas internasional, seperti Pia Wurtzbach (Miss Universe 2016) dan Demi-Leigh Nel-Peters (Miss Universe 2017), hingga supermodel internasional Tyra Banks. 

Tapi, siapa sangka, sebelum menjejakkan langkahnya menjadi salah satu MUA ternama Indonesia, Bubah harus menghadapi banyak kerikil dalam hidupnya. Setelah lulus SMA di Jember, sekitar tahun 2006, tante yang membesarkannya, Hanik Nurdiana, yang ia panggil Mama, mendorongnya belajar tata rias rambut kursus Rudi Hadisuwarno di kotanya, ia seperti menemukan bakat terpendam yang tidak pernah ia sadari sebelumnya. 

Bubah lalu magang di salon kecil di kampung  halamannya demi mengejar pengalaman dan membuka jasa memasang hair extension, yang saat itu sedang nge-trend. 

“Saya dibayar Rp5.000, padahal harga rambutnya saja Rp6.000. Mungkin rugi, tapi pengalaman ini bukan hal yang bisa dibeli dengan uang,” kenangnya.

Sejak tahun 2007, Bubah juga aktif di organisasi Jember Fashion Carnival, tempat ia belajar tentang tata rias wajah, rambut, hingga membuat kostum aneka ragam dalam bentuk yang meriah. 

Setelah cukup pengalaman, Bubah membuka salon kecil di Jember tahun 2009. Sayang, keseriusannya untuk menggeluti bisnis di bidang kecantikan ini menuai komentar pedas dari banyak orang, bahkan keluarganya sendiri.

Bubah mengakui, pria yang bekerja di salon kecantikan masih sering distigma kecewek-cewekan. Masih hangat diingatan Bubah, orang-orang yang memandangnya sebelah mata dan mencibirnya. Namun, cibiran dari keluarga sendiri, terasa lebih menyakitkannya. 

“Terkadang membuat saya menangis,” ungkap anak tunggal dari Ely Nur Amalia ini. 

Tekad besar untuk menjadi seorang MUA profesional membuat Bubah tak mau mengalah pada tatapan sinis orang lain. 

“Saya anggap cibiran atau tawa mereka adalah pecutan motivasi agar saya bisa berkarya lebih baik lagi,” katanya, optimistis. 

Hingga ia akhirnya lebih bersemangat untuk mengembangkan kariernya di luar kota kelahirannya. Ia lalu mencoba peruntungan di battlefield yang lebih luas, pergi ke Jakarta dengan mengikuti kompetisi Gading Beauty Awards 2011. 

“Saat itu, buat modal ke Jakarta saya jual laptop dan dapat uang Rp2,5 juta yang saya pakai untuk ongkos. Mama saat itu sebenarnya tidak setuju dengan rencana saya,” katanya. 

Tak memiliki banyak kenalan di Jakarta, beruntung Bubah mendapat tumpangan tinggal di rumah Adi Mulyadi, seorang desainer kebaya. 

“Kak Adi juga meminjamkan saya alat make-up untuk mengikuti berbagai kompetisi kecantikan di Jakarta,” cerita Bubah. 

Sebutan ‘kerasnya hidup di Jakarta’ benar-benar dirasakan Bubah. Demi menyambung hidup, ia harus kerja ekstra keras. Dalam sehari ia bekerja 20 jam, dengan libur hanya 4 hari selama setahun penuh. Dengan sepeda motor, Bubah menghampiri klien yang akan ia dandani.

Tas-tas make-up besar memenuhi bangku belakang dan depan motornya. 

“Terkadang, jika sedang merias model untuk pemotretan majalah, saya malu. Takut modelnya mencium 'bau matahari'. Karena, ke sana kemari saya naik motor,” kata pria yang di awal kariernya kerap menjadi MUA untuk pemotretan di Femina Group hingga 3 kali sehari.

Mendapatkan kesempatan bekerja di majalah gaya hidup dan rekomendasi dari teman sesama MUA yang sudah lebih senior, mengantarkan Bubah bertemu dengan banyak artis yang kini menjadi pelanggan setianya. Mulai dari model, selebritas papan atas, hingga tawaran make-upuntuk acara internasional seperti America’s Next Top Model musim ke-20 (2013).

“Profesi ini memungkinkan saya bertemu banyak orang hebat dalam pekerjaan saya. Dari sinilah jalan mulai terbuka lebar,” ungkap Bubah, yang bersyukur, setelah menjadi MUA hidupnya berubah membaik, hingga bisa memiliki tempat tinggal di bilangan Kuningan, Jakarta.

Mimpinya besar! Ketika banyak orang menyemangatinya untuk mulai melebarkan sayap, Bubah pun bercita-cita untuk bisa masuk ke panggung internasional. 

“Tahun ini target saya bisa masuk sebuah agensi make-up artist di New York atau Los Angeles. Karena, jika sudah bisa masuk agensi, akan lebih mudah mendapatkan kesempatan mendandani bintang-bintang internasional. Doakan, ya.


Sumber :

https://www.femina.co.id/profile/bubah-alfian-dari-jember-mengejar-amerika

Sunday, March 14, 2021

Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto

Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto, S.Sos. (lahir di Jember, Jawa Timur, 26 Februari 1964; umur 57 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 13 Juli 2018 mengemban amanat sebagai Komandan Kodiklat TNI-AD.

Anto, lulusan Akmil 1987 ini berpengalaman dalam Infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya. Ia juga telah mengikuti Pendidikan Dasar Kecabangan Infanteri, Pendidikan Lanjutan Perwira Infanteri, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat maupun Sekolah Staf dan Komando TNI.

Pada tahun 2000, ia dipercaya menjadi Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 433/Julu Siri di Makassar, selanjutnya ia sempat menjabat Komandan Kodim sebanyak dua kali, yaitu di Maros dan Makassar. Selanjutnya, ia terpilih menjadi Komandan Kontingen Garuda XXIII-B untuk Batalyon Mekanis TNI yang akan bertugas pada misi UNIFIL di Lebanon pada tahun 2007 - 2008. 

Setelah sukses bertugas sebagai Komandan Batalyon Mekanis di Lebanon, ia dipercaya menjadi Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 18/Divisi II Kostrad di Malang, Jawa Timur. Kepercayaan yang diembannya selanjutnya adalah sebagai Komandan Resimen Taruna Akademi Militer di Magelang dan kemudian menjadi Komandan Korem 061/Suryakencana, Bogor pada tahun 2012. 

Seiring keberhasilan dalam menjalankan tugas dan kepercayaan yang dibebankan ke pundaknya, pada tahun 2013 ia dipromosikan menjadi Komandan PMPP TNI dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI. dan saat ini Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/463/VI/2016 tanggal 9 Juni 2016, ia mendapat promosi bintang dua dengan jabatan Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad.

Penugasan maupun latihan luar negeri yang pernak dilaksanakan oleh ia adalah kunjungan ke Joint Readdiness Training Center ( JRTC ) - Fort Folk/ Louissiana - USA pada tahun 1997, Peace Keeping Command Post Exercise " COBRA GOLD 07" di Thailand pada 2007 dan Operasi perdamaian PBB di Lebanon pada tahun 2007-2008.

Letjen TNI Anto Mukti Putranto menjadi sorotan setelah perwira tinggi TNI ini dicalonkan oleh Ketua IMI Jawa Barat, Fachrul Sarman. Bahkan, KSAD Jenderal Andika Perkasa merestui keinginan IMI untuk mencalonkan Letjen TNI Anto Mukti Putranto memimpin sebuah organisasi besar.

Riwayat Pendidikan Militer:

  • - Akabri (1987)
  • - Sussarcab Infanteri (1987)
  • - Lat Sar Para (1988)
  • - Jump Master (1990)
  • - Suslapa I/Inf (1993)
  • - Diklapa II/Inf (1997)
  • - Seskoad (2000)
  • - Susdanyonif (2000)
  • - Susdandim (2004)
  • - Sesko TNI (2011)
  • - Lemhannas


Riwayat Jabatan:

Letnan Dua s/d Letnan Satu

  • - Danton-3/B Yonif Linud 612/ Modang (1987)
  • - Dankima Yonif Linud 612/Modang (1990)
  • - Dankipan A Yonif Linud 612/Modang (1992)

Kapten

  • - Kasi 4/Log Yonif Linud 612/Modang (1994)
  • - Kasi 3/Pers Yonif Linud 612/Modang (1995)
  • - Pasi Ops Kodim 0905/Bpp (1996)
  • - Gumil Gol VI/Septik Pusdikif (1997)

Mayor

  • - Kasi Dok/Turjuk Linud Pussenif (1998)
  • - Pamen Pussenif (Dik Seskoad) (1997)
  • - Ps. Danyonif Linud 433/Julu Siri (2000)
  • - Dansatgas Yonif Mekanis TNI Kongo (2000)
  • - Danyonif Linud 433/Julu Siri (2001)

Letnan Kolonel

  • - Pabandya Ops Sops Kostrad (2002)
  • - Dandim 1422/Maros (2004)
  • - Dandim 1408/BS Makassar (2005)
  • - Kasbrigif Linud 3/ Tri Budi Sakti (2006)
  • - Waaster Kaskostrad (2008)

Kolonel

  • - Danbrigif Linud 18/Trisula (2009)
  • - Danmentar Akmil (2011)
  • - Danrem 061/Surya Kencana (2012)
  • - Paban VI/Binorg Srenad (2012)

Brigadir Jenderal

  • - Dan PMPP TNI (2013—2016)

Mayor Jenderal

  • - Pangdivif 1/Kostrad (2016—2017)
  • - Pangdam II/Sriwijaya (2017—2018)

Letnan Jenderal

  • - Dankodiklat AD (2018—)


Diketahui, KSAD Jenderal Andika Perkasa menerima Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat, Fachrul Sarman, untuk meminta dukungan dan izin mencalonkan salah satu perwira tinggi TNI AD yang akan menjadi ketua pengurus pusat IMI.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Seperti dilansir dari tayangan di channel youtube TNI AD, Senin (12/10/2020).

Perwira yang dicalonkan ialah Letjen TNI Anto Mukti Putranto, yang sekarang menjabat sebagai Dankodiklat TNI AD.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

“Sore hari ini saya datang menghadap bapak Kasad dalam rangka untuk menjelaskan dan meminta restu kepada beliau agar sudi kiranya salah satu prajuritnya, menjadi salah satu calon ketua IMI pusat priode 2020-2024,” ujar Fachrul.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Fachrul juga menambahkan bahwa hal yang dilakukan ini adalah prosedur standar harus dilakukan mengingat Letjen TNI Anto Mukti Putranto masih menjadi prajurit aktif dimana masih dalam pembinaan Jenderal Andika Perkasa.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Jenderal Andika Perkasa merespon baik keinginan IMI untuk mencalonkan salah satu prajuritnya untuk memimpin sebuah organisasi besar.⁣⁣⁣⁣⁣⁣

“ya setuju dan memang kita juga terbuka saya juga tidak mau membatasi aspirasi prajurit kami sendiri,” ujar Jenderal Andika Perkasa.


Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Anto_Mukti_Putranto

https://inilahonline.com/am-putranto-jenderal-segudang-prestasi-berjiwa-sosial/

https://surabaya.tribunnews.com/2020/10/13/biodata-letjen-tni-anto-mukti-putranto-calon-ketua-pengurus-imi-jenderal-andika-perkasa-merestui?page=all.

Monday, January 18, 2021

Nora Alexandra Berdarah Swiss Kelahiran Jember

10 Fakta Nora Alexandra Pacar Jerinx SID, Model Berdarah Swiss Kelahiran Jember

Rabu, 20 Maret 2019


Sosok selebgram cantik Nora Alexandra belakangan ini kembali ramai jadi perbincangan. Seperti yang diketahui, perempuan cantik tersebut belakangan ini memang nampak dekat dengan Jerinx SID.

Sempat ramai rumor soal hubungan settingan, Jerinx sendiri telah memberikan bantahan dan menjelaskan kalau keduanya memang merupakan sepasang kekasih.

Nah, berikut ini ada deretan foto cantik dan fakta menarik dari Nora. Mulai dari darah keturunan Swiss yang mengalir di tubuhnya sampai lahir di kota Jember, Jawa Timur. Kira-kira apa lagi ya?


1. Keturunan

Memiliki nama lengkap Nora Alexandra Philips, perempuan cantik ini memang berdarah campuran. Sang ayah berkewarganegaraan Swiss, sedangkan ibunya orang asli Indonesia.


2. Profesi

Perempuan muda cantik berusia 24 tahun ini memiliki keahlian dalam berpose di hadapan kamera. Karena itu pula tak heran kalau dirinya memilih pekerjaan sebagai seorang model dan merupakan sosok selebgram.


3. Wajah Blasteran

Memiliki orangtua yang lahir di negara berbeda, Nora memiliki paras blasteran yang begitu mempesona. Hal tersebut pun sering memberinya tawaran untuk bermain film, namun Nora nampaknya tak tertarik dan menolak.


4. Kelahiran

Mungkin banyak yang tahu, kalau ternyata Nora Alexandra ternyata lahir di Indonesia. Perempuan cantik tersebut merupakan kelahiran kota Jember, Jawa Timur.


5. Tumbuh Besar

Meski lahir di Jember, nampaknya Nora tumbuh besar di tempat yang berbeda. Yup, kekasih dari Jerinx SID tersebut menghabiskan sebagai masa hidunya di Pulau Dewata Bali.


6. Bibir Tebal

Memiliki paras yang begitu cantik, Nora juga mempunya bibir tebal bak bintang Hollywood. Namun sedikit berbeda dari artis kebanyakan, bibir Nora merupakan asli bukan dari hasil operasi.


7. Followers

Sebagai seorang selebgram dan model, tentunya Nora mempunyai banyak pengikut di sosial media. Akun Instagram pribadi-nya kini memiliki 278 ribu followers!


8. Olahraga

Selain wajah cantik, Nora juga dikenal memiliki bentuk tubuh yang ideal. Tentunya hal tersebut dijaganya dengan rajin lakukan olahraga mulai dari rajin ke gym hingga melakukan boxing.


9. Mantan Istri Aliff Alli

Mungkin tak banyak yang tahu, rupa-rupanya Nora pernah menjalin hubungan rumah tangga dengan Aliff Alli yang merupakan adik dari Miller Khan. Namun sayangnya, pada 2017 hubungan mereka kandas lewat perceraian.


10. Pacar Baru

Namun kini, Nora nampaknya memang sudah memiliki gandengan baru. Yup, dirinya dan sang kekasih yakni Jerinx SID tampak begitu serasi dan sering menunjukkan kemesraan mereka.


Sumber :

https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/10-fakta-nora-alexandra-pacar-jerinx-sid-model-berdarah-swiss-kelahiran-jember-9b6615.html

Thursday, November 26, 2020

Tiara Andini Raih AMI Awards 2020

Menang AMI Awards 2020, Tiara Andini Dapat Nasihat Yovie Widianto dan Vidi Aldiano 

04/12/2020

Penyanyi jebolan Indonesia Idol Tiara Andini berhasil meraih penghargaan sebagai "Pendatang Baru Terbaik Terbaik" dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Usai mendapat penghargaan tersebut, Tiara pun membawa pialanya ke belakang panggung. 

Kemenangan Tiara ini pun dipuji oleh penyanyi lainnya. Bahkan, beberapa penyanyi lainnya pun turut memberi nasihat kepada Tiara. 

Salah satunya pianis Yovie Widianto yang kala itu juga mendapatkan nominasi terbanyak pada Aungerah Musik Award. Pasalnya, dia mengantongi tujuh nominasi melalui karya-karyanya bersama band Yovie and Nuno. 

"Semoga ini membuka jalan karier kamu untuk lebih baik lagi, lebih hebat lagi," ujar Yovie kepada Tiara melalui akun YouTube pribadinya seperti yang dikutip Kompas.com pada Jumat (4/12/2020). Tidak hanya Yovie, penyanyi Vidi Aldiano juga turut dalam memberikan nasihat terhadap Tiara. 

Menurut Vidi, Tiara punya penggemar banyak karena dia bisa menjadi dirinya sendiri apa adanya tanpa perlu pencitraan. Sebab sebagai publik figur, sangat penting apa adanya dibanding pencitraan hanya di depan layar kaca. 

"Kayaknya you have a great start, kayaknya yang bikin banyak orang dukung kamu itu adalah you are who you are, tidak ada fake dan itu penting. Sebab orang kayaknya bisa related sama kamu juga," kata Vidi. 

Vidi berharap Tiara mempertahankan attitude-nya yang baik meski kariernya kini sudah melonjak. Dia menasihati untuk tetap rendah meski saat ini Tiara sudah menjadi bintang dan dikenal publik. 

"Jadi stay you, penting untuk jaga attitude juga. Karena tiara meski achievement-nya banyak, bisa tetap terus membumi. Jangan sampai semakin ngerasa diva," tutur dia.

https://www.kompas.com/hype/read/2020/12/04/201923366/menang-ami-awards-2020-tiara-andini-dapat-nasihat-yovie-widianto-dan-vidi.


Raih Penghargaan Pendatang Baru Terbaik

27 Nov 2020

Nama Tiara Andini tentunya sudah tak asing di telinga masyarakat Indonesia. Runner Up Indonesia Idol 2020 ini sudah sukses menyita perhatian masyarakat Indonesia sejak audisi. Setelah dinobatkan menjadi runner up Indonesia Idol 2020, penyanyi dengan nama lengkap Tiara Anugrah Eko Setya Andini ini semakin memikat perhatian penikmat musik Indonesia.

Mengawali karier sebagai peserta Indonesian Idol musim kesepuluh, kini Tiara Andini semakin sukses di industri hiburan Tanah Air. Sepanjang tahun 2020, penyanyi berusia 21 tahun ini sudah merilsi 3 singel lagu. Lagunya pun sukses di pasaran dan membuatnya semakin dicintai oleh para penggemarnya. 

Pada 26 November 2020, Tiara Andini menyabet penghargaan pendatang baru terbaik di Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Tiara mendapatkan penghargaan tersebut melalui lagu andalannya yakni Gemintang Hatiku.

Selain sukses meraih penghargaan pendatang baru terbaik AMI Awards 2020, Tiara Andini juga ikut memeriahkan malam puncak AMI Awards ke-23 bareng Lyodra Ginting dan Ziva Magnolya. Peserta tiga besar Indonesian Idol 2019 ini memang selalu menyita perhatian masyarakat Indonesia.

https://hot.liputan6.com/read/4419664/raih-penghargaan-pendatang-baru-terbaik-ini-6-potret-tiara-andini-di-ami-awards-2020

Thursday, February 6, 2020

Arsitek RS Darurat di Wuhan Lulusan Chung Hua School Jember

Arsitek Huang Xiqiu pernah sekolah Chung Hua School, Jember, Jawa Timur.


REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER --  Arsitek RS Huoshenshan yakni rumah sakit khusus untuk menangani wabah virus Corona di Wuhan, China adalah Huang Xiqiu yang merupakan salah satu alumnus Chung Hua School di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Orang tua Huang juga sempat tinggal di Jember sebelum meninggal dunia.

"Memang benar Huang Xiqiu pernah sekolah Chung Hua School atau disebut Chung Hua Xie Xiao sebelum saya menjadi guru di sana," kata salah satu guru Chung Hua School, Iwan Natawidjaja saat ditemui di Kabupaten Jember, Kamis (6/2).

Pemerintah China membangun RS Houshenshan yang merupakan rumah sakit darurat untuk menangani wabah virus Corona di Wuhan. RS itu dikerjakan selama 10 hari dengan sejumlah fasilitas medis yang lengkap dengan 1.000 tempat tidur itu diresmikan pada 3 Februari 2020.

Desainnya rumah sakit itu dibuat oleh Wuhan CITIC Design Institute and Constructed yang merupakan bagian dari perusahaan konstruksi Tiongkok, China Construction Third Engineeing Bureau Co.Ltd. Namun, di balik kesuksesan pembangunan rumah sakit khusus virus Corona itu, ada tangan dingin arsitek yang mendesainnya yakni Huang Xiqiu yang lahir di Indonesia dan sempat mengenyam pendidikan SD dan SMP di Chung Hua School Jember.

"Saya mengajar di Chung Hua School Jember pada 1958, namun saat itu Huang Xiqiu sudah melanjutkan studinya ke SMA di Surabaya karena saat itu tidak ada SMA di Jember," tutur pria kelahiran tahun 1939 tersebut.

Iwan mengatakan kedua adik Huang Xiqiu, satu perempuan dan satu laki-laki pernah menjadi siswanya di Chung Hua School Jember. Bahkan, orang tua Huang Xiqiu menjadi pengurus di sekolah Tionghoa tersebut.

"Adik-adiknya juga sangat pandai, dan mereka setelah lulus di Chung Hua School mengikuti jejak kakaknya sekolah di Tiongkok juga. Huang Xiqiu dulu juga pernah menjadi ketua organisasi sekolah, mungkin kalau sekarang namanya OSIS," ujarnya.

Chung Hua School merupakan sekolah Tionghoa yang terbesar yang didirikan di Jember. Sekolah tersebut merupakan sekolah yang berada di bawah naungan Tionghoa Hwee Koan.

Sekolah itu menggunakan kurikulum tersendiri yang berbeda dengan sekolah yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda karena mengacu pada kurikulum sekolah China. Chung Hua School menyediakan pendidikan taman kanak-kanak (yu er yen), pendidikan sekolah rendah (siao xie) hingga sekolah menengah pertama (chung xie). Namun, sekolah tersebut ditutup pada 1966 akibat situasi politik Indonesia.


Sumber :
https://www.republika.co.id/berita/q5afm6409/arsitek-rs-darurat-di-wuhan-lulusan-chung-hua-school-jember


Arsitek di balik pembangunan rumah sakit khusus pasien virus Corona di China terungkap. Pria yang berperan dalam pembangunan rumah sakit khusus virus Corona ini disebut-sebut pernah tinggal dan bersekolah di Indonesia.

Gerak cepat mengatasi merebaknya virus Corona, China membangun sebuah rumah sakit khusus. Rumah sakit khusus virus Corona bahkan dikerjakan dalam 10 hari.
Seorang arsitek yang mendesain pembangunan rumah sakit khusus pasien virus Corona di Wuhan, China, disebut-sebut berasal dari Indonesia.

Arsitek bernama Prof Huang Xiqiu adalah warga negara China, namun pernah tinggal di Indonesia, tepatnya di Kabupaten Jember.
Awalnya informasi tersebut beredar di media sosial, terutama di aplikasi percakapan WhatsApp.

Disebutkan juga nama arsitek tersebut yakni Prof Huang Xi Mou, seorang kelahiran Jember yang pernah belajar di SD dan SMP Zhong Hua Xue Xiao.

Sekolah itu sudah tutup sejak tahun 1966.
Letak sekolah itu kini sudah menjadi kompleks Pertokoan Mutiara di Jl Diponegoro, Jember.

Iwan Natawidjaja sendiri adalah salah satu guru di Sekolah Chung Hua.
"Saya mengajar di situ sejak tahun 1959 sampai ditutup tahun 1966," ujar Iwan Natawidjaja.


Sumber :
https://www.facebook.com/infojember/

Monday, January 27, 2020

Tiara Anugrah Indonesian Idol asal Jember

Tiara Anugrah Eka Setyoandini adalah kontestan Indonesian Idol asal Jember yang mempunyai suara emas dan didukung penampilan menarik menjadi daya tarik sendiri. Tiara adalah gadis berusia 17 tahun tersebut berhasil menarik perhatian kelima juri adalah putri cantik dari pasangan Deddy Nugroho dan Yoshida Setyoastri.

Saat mengikuti audisi Indonesian Idol, Tiara mendapat titanium tiket dari Judika.

Suaranya mirip dengan Raisa Andriana, merdu dan lembut. Tak hanya bersuara merdu, gadis asal Jember ini juga memiliki paras yang cantik. Selain bersuara emas, gadis asal Jember ini juga memiliki paras cantik dan imut.

Penampilan Tiara saat Indonesian Idol 2020 dalam babak Spektakuler Show Top 8 sempat meng-ambyarkan panggung hingga menjadi Trending. Yaitu saat menyanyikan lagu Pamer Bojo yang dipopulerkan Didi Kempot.

Terlebih saat menyanyikan lirik yang fenomenal yakni cendol dawet.

Anang Hermansyah, juri Indonesian Idol yang juga berasal dari Jember mengakui Tiara sebagai penyanyi bibit unggul dari kota suwar-suwir. Ari Lasso bahkan tak segan memuji Tiara memiliki kekuatan yang selalu bisa masuk ke dalam mood lagu yang dibawakan.

Dengan penampilan Tiara yang begitu memukau, sehingga tidak heran jika dirinya termasuk dalam deretan kontestan yang mendapatkan vote tertinggi. Berawal dari hobi di bidang tarik suara sejak duduk di bangku taman kanak-kanak (TK), kini Tiara berhasil tampil di Indonesian Idol.

Tiara saat ini masih berusia 18 tahun dan bersekolah di sebuah SMA di Jember. Tiara pernah sekolah di SD Al Furqan Jember. Tiara juga merupakan pelajar alumni SMP Negeri 3 Jember Jawa Timur.


Tiara Anugrah juga kerap mengikuti beberapa ajang kompetisi menyanyi. Tiara juga kerap mencover lagu-lagu favoritnya melalui youtube channelnya. Sebagai warga Jember tentunya tidak heran jika Tiara juga sempat meramaikan ajang Jember Fashion Carnival.


Sumber :
https://surabaya.liputan6.com/read/4108088/7-pesona-tiara-anugrah-kontestan-indonesian-idol-asal-jember-yang-curi-perhatian
https://www.matamata.com/life/2020/01/15/213000/ambyarkan-indonesian-idol-sampai-trending-5-pesona-tiara-anugrah-idol-2020
https://surabaya.tribunnews.com/2019/12/16/biodata-tiara-anugrah-kontestan-indonesian-idol-2020-dari-jember-yang-disebut-ari-lasso-memikat-hati?page=all.
https://akurat.co/hiburan/id-959094-read-hobi-nyanyi-sejak-tk-hingga-dipuji-juri-5-fakta-menarik-tiara-anugerah-indonesian-idol

Sunday, November 5, 2017

Tato Band


Tato merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Jember. Grup musik ini dibentuk pada tahun 1996. Anggotanya berjumlah 5 orang yaitu Dikdik (vokal), Toto (gitar), Za-q (bass), Edwin (keyboard), dan Lhoz't (drum).

Album pertamanya ialah Satu Senyum Saja dirilis pada tahun 1996. Band ini umumnya bergenre rock. Album 1 Tato (Satu senyum saja) beranggotakan Toto (guitar) Tatang (drummer)Didi (vocal) Wahyu (bas) Otong (kyb) album ke 2 Tato yg Ber tajuk nyanyian kita dng lgu andalan Cintai aku.dng anggota yg masih yg msh tetap Dan pada 2008 Tato meluncurkan album ke 3 yg bertajuk karena sahabat dengan beranggotakan Toto (guitar) lhozt(Drum) zaki (bas). Kyb Dan vocal addtional

Tato demikianlah nama ini dipilih untuk nama band mereka, sekumpulan anak – anak muda dari Jember, Jawa Timur. Yang mencoba keberuntungan untuk menjadi band terkemuka dijajaran musil tanah air pada saat itu.

Terinspirasi pada perjalanan menuju ibukota, disepanjang pantai utara pulau Jawa, banyak sekali supir – supir truck dengan tattoo menghiasi tubuhnya. Mereka beranggapan bahwa tatoo memiliki nilai keabadian. Dan secara filosofis mereka pun ingin mempunyai sebuah band yang abadi, yang akan selalu di kenang, maka dipilihlah nama band mereka dengan nama TATO.

Secara resmi TATO berdiri pada tahun 1994, embrio awalnya di kota Jember, sempat bergabung dengan Anang ( Suami dari KD ) dalam group Morganster. Setelah ditinggal Anang ke jakarta, mereka berevolusi dari JRS ( Jember Rock Section ) dan kemudian menjadi TATO.


Jajaran televisi nasional dan radio – radio di seluruh Nusantara pada saat itu, semuanya memutar lagu yang konon sangat fenomenal, karena dari kalangan anak – anak, remaja, maupun dewasa hafal dengan lagu dari TATO yang berjudul ” Satu Senyum Saja ” yang terjadi pada tahun 1996.

Angka 350.000 copy adalah sangat fantastis bagi band baru apalagi dari daerah, untuk penjualan album pertama. Dan TATO telah membuktikannya.

Tahun berikutnya TATO kembali sukses dengan album keduanya, lagu ” Cintailah Aku ” juga merajai tangga – tangga lagu nasional, bersaing dengan munculnya Dewa 19 yang pada saat itu muncul dengan lagu hits nya ” Kangen “.

Setelah terjadi krisis ekonomi global, dan krisis politik pada tahum 1998, rencana TATO merilis album ketiganya berantakan. Masing – masing personel kembali ke kampung halaman di kota Jember.

Setelah berselang satu decade, kemauan dan motivasi yang sangat tinggi dari segenap personil TATO yang masih bertahan, munculkan upaya untuk mulai kembali berkiprahkembali dijajaran musik nasional.

Dengan bergabungnya tiga personil baru yaitu, Okkie ( vocal ),  Zakie ( bass ), dan Lhoz’t  ( drum ), serta Toto ( gitar ) yang merupakan satu – satunya personil TATO yang masih bertahan. TATO mencoba menawarkan konsep musik yang sedikit berbeda.

Dan pada saat ini dibawah naungan Mi2 Music Production, TATO berganti menjadi TATOO, dan bersiap kembali meluncurkan album ketiga yang bertajuk ” Karena Sahabat “.

” Karena Sahabat “lah TATOO mampu bangkit kembali setelah sekian lama vakum,   ” Karena Sahabat “lah TATOO termotivasi untuk kembali melaju di papan atas jajaran musik Indonesia.
” Karena Sahabat “lah TATOO tetap pada pendirian untuk tetap menjadi yang terbaik.


Sumber :
https://www.facebook.com/notes/komunitas-gitaris-jember/5-musisi-dan-seniman-asal-jember/505771796158405/
http://id.wikipedia.org/wiki/Tato_(grup_musik)
http://infotatoo.wordpress.com/

Monday, May 9, 2016

Dody Isnaini

Dody KAHITNA


Nama: Dody Isnaini
Ttl: Jember, 21 Oktober
Posisi: bass

Dody Is dikenal sebagai Ilustrator musik sinetron. Selain itu Dody juga merupakan basis dari band terkenal, Kahitna. Kahitna berdiri pada taggal 24 Juni 1986 di kota Kembang Bandung. Awalnya Yovie membentuk KAHITNA dengan vocalis Trie Utami, pada perkembangannnya berganti-ganti personil sampai formasi saat ini.

Banyak nama besar yang telah bergabung dengan KAHITNA, dari mulai kesuksesan seorang Yovie Widianto, Rita Effendy, Ruth Sahanaya, Trie Utami, Hedi Yunus.

Selain ilustrator dan pemain bas band Kahitna, Dody juga merupakan Voice Hunter

The Voice Indonesia (www.thevoiceindonesia.co.id) Beragam reaksi penonton televisi muncul ketika ajang ini tayang di Indosiar. Dari banyak reaksi dan tanggapan tersebut, banyak penikmat musik Indonesia terkejut ketika pertama kali melihat The Voice Indonesia (TVI). Format audisi yang unik dan berbeda dengan ajang-ajang serupa membuat orang semakin tertarik dan terhibur.

Banyak orang yang surprise melihat suara-suara emas yang ditampilkan oleh hampir seluruh peserta audisi. Beberapa bahkan menilai babak audisi ini sudah seperti panggung pertunjukkan musik yang sebenarnya. Banyak yang  berpendapat jika para peserta The Voice Indonesia seluruhnya memiliki suara yang enak, beberapa bahkan seperti “penyanyi yang sudah jadi”, banyak di antaranya bahkan dianggap lebih bagus daripada segelintir penyanyi yang lebih dulu mapan di panggung musik Indonesia saat ini.

Blind audition TVI membuka mata banyak penonton bahwa ada banyak penyanyi berbakat yang dimiliki oleh Indonesia. Mereka yang selama ini tak disorot secara megah oleh panggung showbiz tanah air. Penyanyi yang selama ini berkarya secara senyap di panggung-panggung tanpa sorotan kamera televisi tapi kualitas dan potensi mereka ternyata luar biasa. Maka tak heran di antara banyak perhatian penonton terhadap The Voice Indonesia, hampir seluruhnya tertuju pada penampilan dan suara emas peserta blind audition.

Aksi dan respon keempat coach dengan gayanya masing-masing yang menarik juga tak kalah menghibur. Tapi di luar semua perhatian penonton terhadap para peserta dan coach, ada nama penting dari The Voice Indonesia yang tidak diketahui banyak orang yakni pemburu bakat. Jika kita terpesona dan menganggap suara para peserta The Voice Indonesia ini luar biasa, sebenarnya bukanlah Glenn Fredly, Sherina, Armand atau Giring yang menemukan mereka.

Keempat coach tersebut memang yang memilih siapa saja dari seluruh peserta blind audition yang layak masuk ke dalam tim mereka masing-masing.  Para coach juga yang akan mengemas lebih matang para peserta The Voice nantinya. Tapi yang membawa mereka ke panggung The Voice yang setiap Minggu kita saksikan itu adalah orang berjuluk Voice Hunter. Voice Hunter atau pemburu bakat The Voice Indonesia melakukan audisi terhadap ribuan peserta di beberapa kota seperti Jakarta, Surabaya hingga Yogyakarta.

Sekitar 150 peserta yang tampil di TV mengikuti babak blind audition The Voice Indonesia adalah bakat-bakat pilihan yang dihasilkan dari kejelian, naluri dan obyektifitas Voice Hunter. Kerja perburuan Voice Hunter lah yang membuat blind audition diisi banyak talenta mengagumkan seperti Gilbert Pohan, Billy Simpson, Yunita Rachman, Leona, Monica dan sebagainya.

Lalu siapa Voice Hunter The Voice Indonesia?.

Salah satunya adalah Dody Isnaini. Boleh jadi belum banyak penonton televisi yang familiar dengan nama itu. Tapi jika menyebut Dody KAHITNA, penikmat musik Indonesia pasti akan mengetahuinya. Dody Isnaini atau dikenal dengan Dody Is dan akrab disapa MD adalah pemain bass dari grup band KAHITNA.

Meski seorang bassist, Dody adalah seorang produser sekaligus instruktur vokal. Maka tidak heran jika di atas panggung KAHITNA, ia adalah orang yang mulutnya selalu ikut bergerak selain ketiga vokalis KAHITNA.

20 tahun lebih bergabung bersama KAHITNA hingga kini, Dody telah lama dikenal sebagai pengarah vokal dan produser dari banyak penyanyi dan grup. Perjalanan musikal dan jejak kreativitasnya pun sudah panjang.

Banyak nama yang sudah ia tangani mulai dari Lingua, RSD, Base Jam hingga sejumlah nama pendatang baru di panggung musik Indonesia saat ini. Ia juga terlibat dalam beberapa ajang pencarian bakat seperti Mamamia dan SuperSoulmate.

Dody adalah produser pertama grup band Kotak sekaligus orang yang bertanggung jawab atas lahirnya grup tersebut. Hadirnya nama-nama profesional seperti Dody Is di balik panggung sebagai Voice Hunter TVI patut menjadi jaminan sekaligus harapan akan sebuah kompetisi menyanyi yang benar-benar bernyanyi.

Meski saat ini baru menayangkan babak blind audition, The Voice Indonesia sebenarnya telah menyelesaikan babak battle show di mana para peserta yang lolos dari blind audition dieliminasi hingga terpilih konstestan utama untuk bertarung di live show yang akan digelar mulai bulan April mendatang.


Sumber :
https://stiffrolic.wordpress.com/biografi-band-kahitna/
http://risingprabandharii.blogspot.co.id/2011/09/kahitna.html
http://www.kompasiana.com/wardhanahendra/inilah-sosok-pemburu-bakat-the-voice-indonesia_55295d11f17e6173658b45b0

Tuesday, March 1, 2016

Ayu Sutarto

Profil Prof. Dr. Ayu Sutarto, M.A.


Ayu Sutarto, Prof .Dr. MA., lahir di Pacitan pada tanggal 21 September 1949, adalah dosen Fakultas Sastra Universitas Jember. SD, SMP, dan SMA Negeri diselesaikan di kota kelahirannya. Tahun 1993 memperoleh beasiswa ILDEP untuk belajar riset di Universitas Leiden, Belanda, sambil mengajar bahasa Jawa di Universitas tersebut.

Tahun 1997 berhasil menyelesaikan program doktornya di Universitas Indonesia, Jakarta, dengan predikat cum laude. Pada tahun ini pula hasil penelitiannya tentang orang Tengger menyabet Juara Pertama Pemilihan Naskah Bidang Humaniora 1997 yang diselanggarakan oleh PT. Balai Pustaka Jakarta.

Karya-karya tulisnya yang telah diterbitkan antara lain:
The Legends of Madura (1985),
Queen Kilisuci,
the Story of Reog (1986),
Memperkaya Kosa Kata Bahasa Inggris Bisnis (Sebuah Adaptasi dari Build Your Business Vocabulary by John Flower) (1994),
Efektif dan Efesien dalam Rapat Berbahasa Inggris (Sebuah adaptasi dari Language of Meeting by Malcolm Goodale) (1995).
Legenda Ksada dan Karo Orang Tengger Lumajang (1997),
Di Balik Mitos Gunung Bromo (2001),
Menjinakkan Globlalisasi (2002),
Menguak Pergumulan antara Seni, Politik, Islam, dan Indonesia (2004),
Menjadi NU Menjadi Indonesia (2006),
Saya Orang Tengger Saya Punya Agama (2007),
Pemetaan Kebudayaan di Provinsi Jawa Timur: Sebuah Upaya Pencarian Nilai-Nilai Positif (editor)(2008),
Kamus Budaya dan Religi Tengger (2008),
Mulut Bersambut: Sastra Lisan dan Folklor Lisan Sebagai Instrument Politik pada Era Soekarno dan Soeharto (2009),
Adinda, Kulihat Beribu-ribu Cahaya di Matamu (2009),
Perjalanan Hati Seorang Lelaki (2009),
Kamus Budaya dan Religi Using (2010), dan Indonesia di Mata Seorang Kiai NU (2010).

Ia bergiat di berbagai organisasi profesi dan LSM. Tugas-tugas ke luar negeri yang pernah di emban antara lain,
delegasi Indonesia dalam Sidang ASEAN COCI on Publication on ASEAN Traditional Festivals di Hanoi, Vietnam (1998 dan 2000),
delegasi Indonesia dalam Sidang Mastera dan Seminar Antarabangsa Kesustraan Asia Tenggara di Kuala Lumpur, Malaysia (2001, 2007, dan 2009),
delegasi Indonesia dalam Prepatory Meeting the ASEAN Cultural Heritage Documentaries (Phase III) Water: A Unifying Force in ASEAN di Manila, Philippines (2007),
delegasi Indonesia dalam Sidang ke-13 dan Seminar Majlis Sastera Asia Tenggara (Mastera) di Jakarta (2008),
delegasi Indonesia dalam The Third ASEM Culture Ministers Meeting di Kuala Lumpur, Malaysia (2008),
delegasi Indonesia dalam Sidang Mastera ke-14 di Brunei Darussalam (2008),
delegasi Indonesia dalam “Humour in ASEAN” International Conference di Thailand (2010),
delegasi Indonesia dalam Seminar, Bengkel, dan Festival Pantun MASTERA di Brunei Darussalam (2010). Ia juga pernah aktif sebagai pembicara seminar baik di dalam maupun luar negeri.


Budayawan Jember Ayu Sutarto Wafat

Budayawan yang juga guru besar Universitas Jember, Jawa Timur, Prof Ayu Sutarto wafat dalam usia 66 tahun di Rumah Sakit Jember Klinik karena sakit stroke, Selasa (1/3) sekitar pukul 07.00 WIB.
Anggota Majelis Sastra Asia Tenggara dan penulis buku Kamus Budaya-Religi Tengger tersebut akan dimakamkan pada pukul 15.00 WIB di pemakaman umum dekat rumah duka, Jalan Sumatra, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Ayu Sutarto menghembuskan napas terakhir setelah dirawat dalam kondisi koma karena serangan stroke di Rumah Sakit Jember Klinik sejak 14 Desember 2015. Ayu Sutarto lahir di Pacitan, 21 September 1949. Ia adalah dosen di Fakultas Sastra Universitas Jember dan menjadi peneliti folklore.

Program doktornya diselesaikan di Universitas Indonesia pada 1997. Tahun itu pula, penelitiannya tentang orang Suku Tengger menjadi juara pemilihan naskah bidang humaniora yang digelar PT Balai Pustaka Jakarta.

Sutarto beberapa kali menjadi delegasi Indonesia dalam konferensi sastra internasional. Di akhir hayatnya, ia mendirikan kelompok belajar dan bermain Untukmu Si Kecil di tepi Sungai Bedadung. Di sana, ia mengajarkan hal-hal yang dilupakan banyak orang, termasuk permainan anak tradisional.


Budayawan dan Guru Besar Universitas Jember Prof DR Ayu Sutarto Meninggal Dunia

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un...Budayawan Prof DR Ayu Sutarto MA Meninggal dunia karena sakit stroke, Selasa (1/3/2016). Guru besar Universitas Jember itu meninggal dunia dalam usia 66 tahun di RS Jember Klinik pukul 07.00 wib.

Prof. DR. Ayu Sutarto lebih dari sebulan terakhir dirawat di rumah sakit. Pertengahan Januari lalu, stroke menyerangnya ketika shalat subuh. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit itu sampai meninggal dunia pagi tadi. Jenazah penulis sejumlah buku itu akan dimakamkan pukul 15.00 wib di pemakaman dekat rumah duka Jalan Sumatra Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur.


Merintis Guru Besar dari Bantaran Kali Bedadung

Ayu Sutarto dikenal sebagai pakar cultural studies yang acap mengisi berbagai forum kebudayaan dan wisata di seantero Indonesia dan luar negeri. Selasa (29/4) lalu dirinya dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Jember (Unej). Gelar guru besar itu diretasnya dari bantaran Kali Bedadung.

Dengan kepakarannya di bidang studi kebudayaan, Ayu telah keliling Indonesia dan 12 negara untuk menjadi delegasi atau pembicara dalam forum-forum kebudayaan. Sejumlah negara Eropa juga telah disinggahinya.

Di tengah kesibukannya mengajar dan menjadi pembicara dalam berbagai forum budaya di Indonesia dan mancanegara, Ayu tak lupa dengan tanggung jawab sosialnya. Sejak 10 tahun lalu, dia mendirikan Yayasan Untukmu Si Kecil.

Nama yayasannya yang terdengar unik itu, ternyata memiliki makna mendalam. Ayu sempat berkata bahwa dirinya menjadi guru besar seteloah menjadi guru kecil. Yakni, menjadi guru kecil bagi orang kecil, orang bermasa depan kecil, berpenghasilan kecil, berharapan kecil, dan berezeki kecil.

Gedung yayasan yang terletak persis di bibir bantaran Kali Bedadung itu memang menjadi arena bermain dan taman baca bagi anak-anak. Di dalamnya banyak meja panjang kecil dan sebuah white board. Buku-buku juga terhampar di beberapa rak.

Untuk operasional yayasannya, Ayu mengaku membiayainya dengan menyisihkan 2,5 persen honor yang diterima ketika diundang ke berbagai forum kebudayaan.

Dengan segala kelebihan dan kepeduliannya, Ayu tetaplah orang yang bersahaja. Kemana-mana selalu naik motor yang tak lagi baru. Tak jarang pula Ayu pergi ke kampus dengan ngonthel sepeda. “Bukan kampanye hemat energi, tapi karena saya memang benar-benar tak punya mobil. Dan saya tak malu ngonthel sepeda,” tuturnya sembari terkekeh.


sumber :
http://ayusutarto.com/
http://sastra.unej.ac.id/profil-prof-dr-sutarto-m-a/
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/03/01/o3cgzs384-budayawan-jember-ayu-sutarto-wafat
http://surabaya.tribunnews.com/2016/03/01/budayawan-dan-guru-besar-universitas-jember-prof-dr-ayu-sutarto-meninggal-dunia
http://setajampena.blogspot.co.id/2008/05/merintis-guru-besar-dari-bantaran-kali.html

Thursday, December 3, 2015

Pak Cik Power

Kala Andik Vermansah Menyamar Jadi Kakek


link Youtube : https://youtu.be/CHLgGI8pSKE

Pemain yang pernah memperkuat Persebaya 1927 ini memiliki kecepatan dan kemampuan luar biasa. Kebanyakan, aksi Andik tersebut hanya terlihat di dalam lapangan. Lalu, bagaimana bila Andik beraksi di luar lapangan?

Andik membuat heboh dengan didandani seperti seorang kakek. Dengan memakai kacamata dan membawa jinjingan, Andik memainkan bola di pinggir jalan. Bahkan, ia mengajak salah satu pejalan kaki bermain bola.

Andik kemudian melanjutkan perjalanannya ke sebuah mal. Tibalah ia di lapangan futsal yang sudah dipenuhi beberapa orang. Di lapangan tersebut, Andik mengundang decak kagum dengan kemampuannya mengolah bola.

Video ini merupakan teaser mengenai TM Piala Malaysia 2015. Video ini sudah ditonton 122.000 kali dan di-like sebanyak 4.699 orang.


Sumber :
http://bola.kompas.com/read/2015/12/03/14335008/Kala.Andik.Vermansah.Menyamar.Jadi.Kakek?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Ktswp

Sunday, November 22, 2015

Winny Charita

Erwinia Charita


Winny Charita (lahir di Jember, Indonesia, 31 Mei 1985; umur 30 tahun) merupakan seorang presenter dan pembaca berita televisi asal Indonesia. Saat ini ia bergabung di stasiun televisi tvOne sejak tahun 2010.

Winny, yang memiliki nama lengkap Erwinia Charita, merupakan alumni SMA 1 Jember dimana saat itu ia sempat dipercaya menjadi salah satu anggota tim Paskibraka Provinsi Jawa Timur. Ia kemudian kuliah di Universitas Airlangga di fakultas ekonomi.

Usai lulus, Winny kemudian memulai karier sebagai presenter di Jawa Pos Media TV. Ia lantas bergabung dengan KampusOne, sebuah pelatihan presenter televisi yang diadakan oleh tvOne, dan ia kemudian lulus pada awal 2010. Dari sinilah kemudian ia masuk ke tvOne sebagai salah satu presenter tetap sampai saat ini.

Presenter berita stasiun televisi kebanyakan memang memiliki paras yang cantik. Selain cantik mererka juga memiliki pengetahuan yang luas dan tentunya Smart alias pintar. Begitu juga dengan Winny Charita, ia merupakan salah satu presenter berita di stasiun televisi Tv One yang wajah cantiknya kerap muncul membawakan sejumlah acara berita seperti “Apa Kabar Indonesia”.

Winny Charita juga saat ini tengah menjalin hubungan asmara dengan seorang Kapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Agung Budi Maryoto. Bahkan keduanya baru saja usai melakukan foto Prawedding dan dalam waktu dekat akan segera melangsungkan pernikahan.

Bernama Lengkap Erwinia Charita, ia beragama Islam, lahir di Jember, 23 maret 1985. Selepas lulus dari SMA 1 Jember, Winny kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Airlangga masuk di fakultas Ekonomi.

Karir Presenter Winny Charita berawal saat dirinya lulus dari Universitas Airlangga, mantan anggota tim Paskibraka Provinsi Jawa Timur itu bekerja di Jawa Pos Media TV sebagai presenter.

Kemudian Winny mengikuti KampusOne (sebuah pelatihan presenter televisi yang diadakan oleh tvOne), ia lulus dari KampusOne pda tahun 2010. Dari sejak itulah Winny Charita menjadi presenter di TvOne hingga sekarang.

Untuk mengenal lebih dekat dengan Presenter cantik Tv One ini, Simak Ulasan Biodata Winny Charita Presenter Tv One di bawah ini.

Nama Lengkap : Erwinia Charita
Nama Keren : Winny Charita
Tempat Lahir : Jember, Jawa Timur, Indonesia
Tanggal Lahir : 23 maret 1985
Pekerjaan : Presenter Berita
Agama : Islam
Pasangan : Kapolda Kalsel Brigjen Pol Agung Budi Maryoto (Calon Suami)
Almamater : Universitas Airlangga Fakultas Ekonomi

Winny Charita kelahiran Jember, Jawa Timur, Indonesia, 31 Mei 1985, atau saat ini berumur 30 tahun.
Sebagaimana dikutip dari Wikipedia, Winny merupakan seorang presenter dan pembaca berita televisi. Saat ini Winny Charita bergabung di stasiun televisi tvOne sejak tahun 2010.

Winny, yang memiliki nama lengkap Erwinia Charita, merupakan alumni SMA 1 Jember.
Semasa SMA, Winny sempat dipercaya menjadi salah satu anggota tim Paskibraka Provinsi Jawa Timur.
Winny Charita kemudian kuliah di Universitas Airlangga di Fakultas Ekonomi.

Usai lulus, Winny kemudian memulai karier sebagai presenter di Jawa Pos Media TV.
Ia lantas bergabung dengan KampusOne, sebuah pelatihan presenter televisi yang diadakan oleh tvOne, dan ia kemudian lulus pada awal 2010.

Dari sinilah kemudian ia masuk ke tvOne sebagai salah satu presenter tetap sampai saat ini.. Saat ini ia bergabung di stasiun televisi tvOne sejak tahun 2010.


Ada cerita unik Winny Charita saat meliput berita yang sampai harus memakai helm, yang diulas disalah satu blog pada tanggal 30 MARET 2012

RISIKO profesi jurnalis ada segudang. Apalagi mereka yang berjuang menyampaikan informasi di wilayah konflik. Nyawa jadi taruhannya. Meliput di wilayah konflik ada triknya. Berita diraih, keselamatan utuh. Termasuk saat meliput aksi unjuk rasa yang dibumbui kekisruhan.

Saya percaya, lantaran itu pula, Winny Charita, reporter TVOne memakai helm saat reportase langsung aksi unjuk rasa di Makassar. Sang reporter wanita memakai helm open fase berwarna merah muda. Dalam laporan langsung Kamis (29/3/2012) sekitar pukul 22.30 WIB, sang reporter mengabarkan situasi unjuk rasa yang berlangsung hingga tengah malam. Asap masih keluar dari ban yang dibakar demonstran. Polisi berjaga-jaga dan menegosiasi agar aksi diselesaikan mengingat waktu sudah larut malam.

Lewat siaran televisi kita lihat bagaimana mahasiswa yang berunjuk rasa di Makassar kerap berbuntut aksi pelemparan batu. Tak hanya diarahkan ke petugas, lemparan batu juga mengarah ke bangunan, seperti show room mobil. Tak heran jika para jurnalis mesti melengkapi alat perlindungan diri.

Gigihnya jurnalis menjembatani hak masyrakat memperoleh informasi sudah ada sejak lama. Trik-trik meliput di wilayah konflikpun sudah difahami. Bagaimana kita lihat reporter yang meliput perang Irak harus memakai helm baja dan rompi anti peluru. Kini, kita lihat reporter tv memakai helm dan pasti gigi di wajah. Helm untuk melindungi kepala dari lemparan batu yang tak memiliki mata. Pasta gigi untuk meredam pedihnya mata ketika gas air mata mengeluarkan asap. Trik lainnya, meliput di belakang barisan aparat. Walau, kadang tak sepenuhnya manjur.

Kesadaran melindungi kepala dari lemparan batu sesuatu yang lumrah. Kepala adalah organ tubuh yang vital. Bagaimana bisa bekerja jika kepala terluka.

Saya jadi kepikiran, kalau menghindari lemparan batu saja mesti pakai helm, bagaimana kalau menghadapi risiko membentur aspal saat bersepeda motor. Benturan di kepala bisa-bisa membuat luka fatal. Maklum, obyek yang sedang bergerak cepat bisa membuat tumbukan yang keras. Terimakasih mbak Winny, sudah mengingatkan pentingnya memakai helm. 


https://twitter.com/winnycharita
https://www.instagram.com/winnycharita/


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Winny_Charita
http://ketemulagi.com/profil-lengkap-winny-charita-presenter-tv-one/
http://banjarmasin.tribunnews.com/2015/11/19/inilah-profil-winny-charita-presenter-tvone-yang-dipersunting-kapolda-kalsel-itu
https://edorusyanto.wordpress.com/2012/03/30/winny-charita-pun-memakai-helm/

Thursday, July 9, 2015

Dari Jember menjadi Permata



Andik Vermansyah, dari Jember kini diangkat Selangor sebagai permata

Namanya diangkat ramai sebagai bintang muda yang paling bersinar di Asia Tenggara sehingga membawanya terbang untuk berlatih ke Amerika Serikat bersama DC United dan ke Jepang bersama Venforet Kofu.

Kini bintang dari klub Selangor menjadi bintang yang terbaik di Liga Malaysia beberapa musim.

Tuesday, May 19, 2015

Jalan Sudarman Jalan Terpendek

BUPATI JEMBER YANG BERNAMA SUDARMAN


Jalan Sudarman di Alun-alun Kota Jember merupakan jalan terpendek di Jember dengan hanya memiliki satu nomor rumah, yaitu Nomor 1 Pemerintah Kabupaten Jember. Nama Sudarman yang diambil dari nama Bupati Jember yang disahkan oleh Pemerintah RI di awal Proklamasi Kemerdekaan.

Masa jabatan M Sudarman menjabat Bupati Jember juga sependek jalan yang menggunakan namanya. Saat Agresi Militer I dilakukan pihak Belanda, pada tanggal 14 Oktober 1947, M. Soedarman ditangkap oleh tentara Belanda bersama KNIL di rumahnya.

Rumah M. Soedarman dikepung oleh tentara Belanda yang kemudia Soedarman dipaksa untuk ditahan. Sebelum meninggalkan rumahnya, berbagai perabotan rumah tangga diantaranya berupa funiture diangkut oleh empat truk tentara.

Soedarman bersama keluarganya kemudian dinaikkan dalam mobil yang kemudian dikawal dua mobil lapis baja menuju Surabaya. Soedarman beserta keluarganya menjadi tahanan kota di Surabaya.

(Kisah ditangkapnya Bupati Jember M. Soedarman dikisahkan dalam surat kabar Belanda "Dagblad Amigo De Curacao" halaman 2, Donderdag (Kamis) 13 November 1947) - ditulis ulang oleh Y. Setiyo Hadi

Sumber :
https://www.facebook.com/100.KOber?fref=nf

Related Posts