Ruko di Atas Sungai Jompo Jember Akan Digusur
JEMBER, FaktualNews.co – Bangunan rumah dan toko (ruko) di Jalan Sultan Agung, Lingkungan Jompo, Kecamatan Kaliwates yang dibangun di atas sepadan sungai, terancam digusur.
Karena bangunan tersebut dinilai salah, dan secara aturan tidak boleh ada bangunan. Oleh karena itu, Dinas Pengairan Pemprov Jatim akan berkoordinasi dengan Pemkab Jember, untuk mencari solusi terkait bangunan tersebut. Diketahui juga, amblesnya Jalan nasional di wilayah tersebut, diduga akibat bangunan ruko yang ada di sana.
Kepala UPT Pengairan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember-Lumajang, Djoko Wahjono menjelaskan, jika dilihat dari posisinya bangunan tersebut, bukan hanya berada di sepadan sungai. “Tetapi bangunan ruko itu menggantung di atas Sungai Jompo. Sesuai aturan, tidak boleh ada bangunan di atasnya,” kata Djoko, Sabtu (30/3/2019).
Dengan kondisi tersebut, diduga menjadi penyebab amblesnya jalan jalur nasional di wilayah itu. “Bangunan ruko itu mengganggu aliran sungai, selain itu, di atasnya bangunan ruko juga sudsh banyak renovasi bertingkat, ada papan reklame besar juga. Jadi rawan itu,” ujarnya.
Menurut Djoko, hingga saat ini, belum pernah ada pengajuan mendirikan bangunan. “Infonya bangunan itu sudah tua. Berdiri sejak tahun 1970 an. Tapi hingga saat ini, belum pernah ada pengajuan izin mendirikan bangunan di atas sungai Jompo. Kepada kami, Dinas Pengairan Provinsi JawaTimur,” katanya.
Lebih jau Joko menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemkab Jember. “Karena ruko itu aset Pemkab, jadi perlu kita duduk bersama membahas persoalan ini,” tandasnya.
Sumber :
https://faktualnews.co/2019/03/30/ruko-di-atas-sungai-jompo-jember-akan-digusur/131843/
Jalan Ambles, Bupati Faida Minta Pertokoan Jompo Dikosongkan
JEMBER, Sabtu (30/3/2019) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten Jember mengaku telah meminta belasan pemilik toko di pertokoan Jompo untuk mengosongkan tokonya. Hal ini merupakan imbas dari amblas dan retaknya jalan Sultan Agung sepanjang 90 meter di depan pertokoan tersebut.
Bupati Jember Faida menyebut ada 15 toko yang telah diminta dikosongkan. “Dari titik panjang jalan 150 meter, ada 90 meter yang kritis. Dan ada 15 toko di dekatnya. Sejak tiga hari lalu, kami sudah minta mereka kosongkan toko. Kami fasilitasi kendaraan untuk percepatan. Ini merupakan langkah pertama penyelamatan jiwa,” ujar Bupati Faida kepada suaraindonesia-news.com, Jumat (29/3/2019).
Belasan toko itu berada di Pertokoan Jompo itu merupakan aset Pemkab Jember. Akibat amblas dan retaknya jalan tersebut, sudah ditutup sejak beberapa hari lalu.
Faida menambahkan, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya telah mendapatkan pengaduan warga tentang longsornya kawasan sungai di bawah Jalan Sultan Agung itu.
“Kami langsung melakukan penanganan darurat. Meskipun sungai itu wilayahnya Provinsi, kami lakukan langkah darurat memakai dana Pemkab Jember. Kami pasang bronjong sebagai langkah darurat. Karena itu kondisi emergensi dan masyarakat membutuhkan keselamatan,” kata Faida.
Namun hujan deras dan naiknya debit Sungai Jompo akhir pekan lalu membuat bronjong tersebut terbawa air. Debit sungai yang tinggi diduga turut menjadi salah satu faktor kondisi jalan semakin kritis. Jalan di titik tersebut amblas dan retak.
Tidak hanya jalan, bangunan di salah satu studio foto di kompleks pertokoan itu juga retak. Keretakan terlihat cukup lebar dan panjang di tembok lantai dua studi tersebut.
“Sekarang yang dibutuhkan bukan hanya duduk bersama, namun penanganan darurat karena menyangkut keselamatan warga Jember. Semua pihak sudah mengetahui tugasnya masing-masing,” tegas Faida.
Setelah penanganan darurat dilakukan, imbuhnya, bisa dilakukan langkah-langkah penanganan selanjutnya terkait amblas dan retaknya jalan tersebut.
Terkait aset Pemkab itu, Faida menambahkan lagi, pihaknya sudah menginstruksikan supaya pertokoan yang rawan untuk dikosongkan. Sementara analisa dan perbaikan jalan menjadi wewenang Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, karena status jalan itu merupakan jalan nasional.
Sementara itu dari pantauan suaraindonesia-news.com di Pertokoan Jompo, pelaku usaha yang mengosongkan tempat usahanya tidak hanya studi foto saja, namun ada juga sebuah salon. Salon itu berada di sisi paling timur di deretan pertokoan tersebut. Salon itu berada di atas sempadan sungai, dan bangunanya menjorok di atas sungai.
Sejumlah karyawan salon tersebut mulai mengosongkan isi salon dan toko kecantikan tersebut. “Ya dikosongkan mulai hari ini. Pindah ke sisi barat sana,” kata seorang karyawan toko dan salon tersebut.
Sementara itu, karyawan studi foto yang sudah mulai pindah sejak kemarin, masih terus mengemasi barang dan mencopoti perlengkapan di studio foto tersebut. Studio foto itu terpisah beberapa toko dari salon. Namun karena tembok studio foto itu retak, maka pemilik usaha memutuskan untuk pindah dari tempat tersebut.
Untuk diketahui, ruas Jalan Sultan Agung di depan Pertokoan Jompo turun dan retak. Jalan aspal berstatus jalan nasional itu turun sekitar 10 sentimeter.
Sumber :
https://suaraindonesia-news.com/jalan-ambles-bupati-faida-minta-pertokoan-jompo-dikosongkan/
Saturday, March 30, 2019
Sunday, February 10, 2019
Pendopo Ekspres
Launching Layanan Pendopo Ekspres, Upaya Pemkab Jember Distribusikan Ribuan Adminduk
Senin, 11-02-2019 - 11:00 WIB
Menumpuknya ribuan administrasi kependudukan (adminduk) milik warga Jember dan untuk mempercepat pendistribusian ke 31 kecamatan di Jember, Senin (11/2/2019) Bupati dr Hj Faida MMR secara resmi me-launching layanan Pendopo Ekspres.
Acara launching Pendopo Ekspres yang dihadiri jajaran OPD dan ketua Pengadilan Negeri Jember ini bertujuan untuk mengantar 10 ribu adminduk yang sampai saat ini ada di kantor Dispendukcapil dan belum diambil pemiliknya.
“Hari ini kita launching kayanan Pendopo Ekspres. Layanan ini sebenarnya sudah kita lakukan tahun tahun sebelumnya. Namun launching hari ini dibuat lebih resmi, dengan petugas yang berseragam serta armada roda dua yang di branding khusus,” ujar bupati.
Faida menambahkan, layanan Pendopo Ekspres ini juga bagian dari tindak lanjut layanan on the spot yang selama ini sudah dilakukan Dispendukcapil dengan ngantor di desa, “Jadi, layanan Pendopo Ekspres ini lanjutan dari layanan sebelumnya,” tambah bupati.
Menurut Faida, banyak hal mungkin dokumen kependudukan tersebut tidak diambil oleh pemiliknya. Mungkin karena sakit, difabel, pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan dan mungkin juga undangan pengambilan tidak sampai ke tangan warga saat ada pendistribusian melalui kegiatan ngantor di desa.
"Ini tugas mulia manfaatkan dengan sebaik - baiknya. Kapan lagi kita bisa berbuat baik selagi diberi kesempatan di dunia ini," kata Bupati Faida.
Dia menambahkan, petugas Pendopo Ekspres ini merupakan kepanjangtanganan dari bupati dan wakil bupati Jember kepada masyarakat. Tidak mungkin bupati dan wakil bupati Jember) turun sendiri untuk mendistribilusikan ribuan dokumen kependudukan kepada masyarakat. Untuk itu, maka dirinya menerjunkan puluhan petugas Pendopo Ekspres untuk melakukan pendistribusiannya.
"Sampaikan salam kami kepada warga. Jangan sampai ada yang pungli. Karena kalian semua sudah ada gaji resmi yang anggarannya dari APBD Pemkab Jember," tegas bupati.
Tentu banyak kendala nantinya di lapangan dalam pendistribusiannya. Sebab, setiap kecamatan atau desa yang ada di Jember medannya berbeda - beda. "Memang itu tugas kalian semua dengan adanya kegiatan melalui Pendopo Ekspress ini," terang Faida.
Bupati menargetkan, pendistribusian sebanyak 9.416 dokumen kependudukan ini akan rampung dalam waktu 10 hingga 14 hari kerja. "Hati- hati di jalan. Kalian petugas resmi yang fasilitas kendaraannya juga sudah dibranding titel Pemkab Jember,"pungkasnya.
Senin, 11-02-2019 - 11:00 WIB
Menumpuknya ribuan administrasi kependudukan (adminduk) milik warga Jember dan untuk mempercepat pendistribusian ke 31 kecamatan di Jember, Senin (11/2/2019) Bupati dr Hj Faida MMR secara resmi me-launching layanan Pendopo Ekspres.
Acara launching Pendopo Ekspres yang dihadiri jajaran OPD dan ketua Pengadilan Negeri Jember ini bertujuan untuk mengantar 10 ribu adminduk yang sampai saat ini ada di kantor Dispendukcapil dan belum diambil pemiliknya.
“Hari ini kita launching kayanan Pendopo Ekspres. Layanan ini sebenarnya sudah kita lakukan tahun tahun sebelumnya. Namun launching hari ini dibuat lebih resmi, dengan petugas yang berseragam serta armada roda dua yang di branding khusus,” ujar bupati.
Faida menambahkan, layanan Pendopo Ekspres ini juga bagian dari tindak lanjut layanan on the spot yang selama ini sudah dilakukan Dispendukcapil dengan ngantor di desa, “Jadi, layanan Pendopo Ekspres ini lanjutan dari layanan sebelumnya,” tambah bupati.
Menurut Faida, banyak hal mungkin dokumen kependudukan tersebut tidak diambil oleh pemiliknya. Mungkin karena sakit, difabel, pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan dan mungkin juga undangan pengambilan tidak sampai ke tangan warga saat ada pendistribusian melalui kegiatan ngantor di desa.
"Ini tugas mulia manfaatkan dengan sebaik - baiknya. Kapan lagi kita bisa berbuat baik selagi diberi kesempatan di dunia ini," kata Bupati Faida.
Dia menambahkan, petugas Pendopo Ekspres ini merupakan kepanjangtanganan dari bupati dan wakil bupati Jember kepada masyarakat. Tidak mungkin bupati dan wakil bupati Jember) turun sendiri untuk mendistribilusikan ribuan dokumen kependudukan kepada masyarakat. Untuk itu, maka dirinya menerjunkan puluhan petugas Pendopo Ekspres untuk melakukan pendistribusiannya.
"Sampaikan salam kami kepada warga. Jangan sampai ada yang pungli. Karena kalian semua sudah ada gaji resmi yang anggarannya dari APBD Pemkab Jember," tegas bupati.
Tentu banyak kendala nantinya di lapangan dalam pendistribusiannya. Sebab, setiap kecamatan atau desa yang ada di Jember medannya berbeda - beda. "Memang itu tugas kalian semua dengan adanya kegiatan melalui Pendopo Ekspress ini," terang Faida.
Bupati menargetkan, pendistribusian sebanyak 9.416 dokumen kependudukan ini akan rampung dalam waktu 10 hingga 14 hari kerja. "Hati- hati di jalan. Kalian petugas resmi yang fasilitas kendaraannya juga sudah dibranding titel Pemkab Jember,"pungkasnya.
Sumber :
http://m.jatimtimes.com/baca/187758/20190211/110000/launching-layanan-pendopo-ekspres-upaya-pemkab-jember-distribusikan-ribuan-adminduk/
Tuesday, September 25, 2018
Batik Jember di Paris Fashion Week 2018
Ada Batik Jember di Paris Fashion Week 2018
Lia Afif, desainer muslim Indonesia, berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember akan memamerkan batik Jember ke kancah internasional melalui peragaan busana di Paris Fashion Week 2018 pada 25 September 2018.
"Kami mengangkat batik Jember yang merupakan bentuk dukungan untuk batik-batik di Jawa Timur go international," kata Lia Afif di sela-sela pemotretan model batik Jember di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) Jember, Jawa Timur, Sabtu (15/9/2018).
Pada kegiatan "Paris Fashion Week 2018", desainer asal Surabaya itu akan membawa 20 koleksi batik khas Kabupaten Jember karena warisan budaya Indonesia menjadi tema koleksi para desainer Indonesia pada kegiatan parade busana bergengsi tersebut.
"Batik Jember sangat bagus dan menarik, bahkan sebelum pemotretan yang berlangsung di Pantai Papuma, batik-batik tersebut sudah terpajang dan mendapat daya tarik dari peminat batik," tuturnya.
Ia mengatakan pihaknya membawa semangat dari Jember dengan membawa karya batik khas Jember yang menggunakan batik warna alam.
"Motif batik Jember yang berbeda menjadi daya tarik bagi desainer dengan mengangkat motif dari hasil bumi Kabupaten Jember, seperti coklat, kopi, dan tembakau karena setiap daerah harus punya karakter, dan batik Jember berkarakter," katanya.
Dalam momentum itu, lanjut dia, pihaknya ingin menunjukkan koleksi dari Indonesia dengan kain-kain nusantara seperti kain batik yang menggunakan warna dari bahan alam bisa mengikuti ajang peragaan busana di Paris Fashion Week 2018.
"Banyaknya pengalaman dalam kegiatan peragaan busana akan menjadi pelajaran dan evaluasi dalam mengikuti Paris Fashion Week 2018," ujarnya.
Lia Afif ingin menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion batik model muslim dunia dengan mengenalkan batik-batik yang memiliki karakter yang kuat seperti batik Solo, sehingga diharapkan jadi tren pakaian muslim di dunia.
Sementara Dedi Winarno pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Jember menyambut baik rencana desainer Lia Afif yang mempromosikan batik Jember dalam peragaan busana di Paris Fashion Week, sehingga batik Jember bisa go international.
"Digunakan batik Jember dalam peragaan busana di Prancis akan berdampak positif bagi Kabupaten Jember," katanya.
Sumber :
http://senggang.suarasurabaya.net/news/2018/209673-Ada-Batik-Jember-di-Paris-Fashion-Week-2018
Sumber foto :
https://jemberkab.go.id/wp-content/uploads/2018/09/
Sunday, April 22, 2018
Batik Meru Betiri
Ini Dia Yang Baru dari Jember, Batik Meru Betiri
Kabupaten Jember Jember mempunyai batik tulis khas yakni batik Meru Betiri. Batik tulis itu diproduksi oleh ibu-ibu di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember yang merupakan desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri (TNMB).
Perkenalan dan peluncuran batik Meru Betiri dilaksanakan Selasa sore, 20 Maret 2018, di balai Desa Wonoasri. Terdapat 13 motif batik yang semuanya bersumber dari kekayaan hayati TNMB. Semua batik tulis Meru Betiri karya ibu-ibu Desa Wonoasri adalah batik tulis yang menggunakan pewarna alami.
Supmini Wardhani, desainer kelompk itu, mengatakan ada 13 motif batik Meru Betiri yang telah dibuat. Misalnya: motif bunga raflesia, cabe jawa, dan blarak atau daun kelapa. Sementara motif elang Jawa, sisik trenggiling, dan macan tutul mengambil dari fauna yang menghuni TNMB.
“Ada juga motif perpaduan antara flora dengan fauna, yakni tawon raflesia,” ujar Supmini Wardhani Pembentukan kelompok pembatik ini difasilitasi para peneliti Universitas Jember.
Kelompok Kehati Meru Betiri beranggotakan 46 anggota yang telah mendapatkan pelatihan membatik selama 14 hari. Mereka mendapat bimbingan dari Soediono (Sanggar batik Godhong Mbako, Jember).
Semua batik diproses dengan pewarnaan alami tanpa bahan kimia. Untuk mendapatkan warna hitam mereka menggunakan akar dan batang tanaman mangrove. “Lalu warna merah dari daun jati, warna krem dari daun tumbuhan Putri Malu, serta pewarna alami lainnya yang tersedia di lingkungan sekitar kami,” tutur Aris Rudiarso yang bertugas memberikan warna setelah kain batik selesai di canting.
Untuk mendapatkan pewarnaan yang maksimal, selembar kain harus melewati proses pewarnaan minimal enam kali pencelupan. Dan setiap kali proses pewarnaan membutuhkan waktu sekitar 36 jam.
Itu hanya untuk satu warna saja. Jadi prosesnya makin lama jika dalam selembar kain batik ada dua warna atau lebih. “Penggunaan pewarna alami inilah yang membuat batik produksi kami umumnya bernuansa warna pastel, tidak ada warna yang mencolok,” kata Aris Rudiarso lagi.
Solikin, staf di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember mengatakan batik tulis dengan pewarnaan alami memiliki peluang pasar menjanjikan, terutama di pasar luar negeri. “Batik tulis seperti ini jika sudah masuk butik di Surabaya atau Jakarta harganya minimal Rp 750 ribu hingga 1 juta rupiah,” kata dia.
Ketua Program Mitigasi Berbasis Lahan Universitas Jember, Wachju Subchan mengatakan pemberian pelatihan membatik kepada ibu-ibu di Desa Wonoasri ITU bertujuan memberikan ketrampilan untuk mencari tambahan pemasukan. “Program Mitigasi Bencana Berbasis Lahan tidak hanya melakukan rehabilitasi hutan saja, tetapi juga memberikan berbagai keterampilan yang berbasis pada potensi desa seperti pembuatan jamu, budidaya semut rang-rang dan batik tulis ini," kata dia.
Sumber :
https://www.msn.com/id-id/travel/other/ini-dia-yang-baru-dari-jember-batik-meru-betiri/ar-BBKxtpI
Perkenalkan: Inilah Batik Tulis Meru Betiri
Para perempuan Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur memproduksi 13 motif batik tulis khas Meru Betiri. Desa tersebut merupakan desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri.
Batik tulis ini merupakan bagian dari sub program Mitigasi Bencana Berbasis Lahan yang diselenggarakan Universitas Jember dengan dukungan Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan USAID.
Motif-motif tersebut didesain Kehati Meru Betiri, kelompok pembatik yang pembentukannya difasilitasi para peneliti Universitas Jember.
Kelompok ini beranggotakan 46 anggota dan telah mendapatkan pelatihan membatik selama 14 hari oleh Soediono dari sanggar batik Godhong Mbako, Jember.
Supmini Wardhani, desainer kelompok mengatakan, 13 motif batik bersumber dari kekayaan flora TNMB, seperti motif bunga raflesia, cabe jawa, dan blarak atau daun kelapa. "Sementara motif elang Jawa, sisik trenggiling, dan macan tutul mengambil dari fauna yang menghuni TNMB, ada juga motif perpaduan antara flora dengan fauna, yakni tawon raflesia," katanya, sebagaimana dilansir Humas dan Protokoler Universitas Jember.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha TNMB Khairunnisa mengatakan, motif batik tersebut mengangkat potensi taman nasional. TNMB berrencana mengembangkan program wana wisata dengan objek flora dan fauna, pantaim hingga air terjun.
"Dengan adanya produk batik khas Meru Betiri, harapan kamipara wisatawan bakal lebih tertarik untuk datang. Apalagi Desa Wonoasri ini adalah gerbang menuju TNMB,"kata Khairunnisa.
Khairunnisa mengusulkan agar para pembatik memperhatikan detail motif flora dan fauna penghuni TNMB. "jadi benar-benar khas dan berbeda dengan batik tulis lainnya," katanya.
sumber :
http://beritajatim.com/gaya_hidup/324240/perkenalkan:_inilah_batik_tulis_meru_betiri.html
Batik Meru Betiri dan Budidaya Semut Rangrang Cita-cita Warga Wonoasri Jember
Inisiatif mulia yang diprakarsai oleh The Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) Universitas Jember dan Taman Nasional Meru Betiri, patut diberi apresiasi tinggi.
Pelatihan yang diberikan kepada masyarakat melalui produksi Batik Meru Betiri dan Budidaya Semut Rangrang menjadi sebuah representasi untuk mewujudkan cita-cita memberdayakan masyarakat Desa Wonoasri,Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember untuk menjadi lebih lebih baik.
Dikenal sebagai batik baru di Kabupaten Jember, produksi Batik Meru Betiri yang diproduksi sanggar Batik Warna Alam Kehati Meru Betiri ini terus menunjukkan tren perkembangan. Selaras dengan tingginya antusias dari para ibu rumah tangga di Desa Wonoasri.
Sukmini Wardani selaku anggota sanggar sekaligus designer batik Meru Betiri, merasa mengaku sangat bangga dengan pencapaian hasil karya menunjukkan gairah produksi yang tinggi.
"Produksi batik ini sangat membantu finansial ibu-ibu. Paling tidak ada masukan untuk mereka," ujar Sukmini saat ditemui di Rumah Produksi Batik di Jalan Majapahit Gg 8 RT 8 RW 4 Kraton Wonoasri, Jember, (1/4/2018).
Batik Meru Betiri memiliki nilai seni tinggi dan dari segi bahan baku terbuat dari bahan-bahan alami yang ramah lingkungan, maka dari itu batik ini memiliki nilai jual tinggi mulai Rp 150.000 sampai dengan Rp 450.000.
"Tidak pernah menyangka sebelumnya goresan saya bisa terjual. Intinya saling melengkapi, karena goresan saya tidak ada artinya tanpa tangan ibu-ibu dan tim pewarna," katanya riang.
Tak hanya batik Meru Betiri,Budidaya Semut Rangrang atau Angrang menjelma menjadi profesi sampingan yang cukup prospektif secara ekonomi bagi masyarakat Desa Wonoasri, Kabupaten Jember.
Budidaya tersebut menghasilkan kroto sebagai pakan burung berkicau.
Baca: Ditemukan Cacing dalam Produk Ikan Makarel Kaleng, MUI Tak akan Cabut Label Halal
Perawatan dalam budidaya ini relatif mudah dan sederhana. Untuk pakan, cukup dengan memberikan belalang, jangkrik, tulang ayam, ikan dan air gula. Sehingga mudah dibudidayakan.
Wachju Subchan selaku ketua ICCTF Universitas Jember turut terjun ke lapangan dengan menanyakan perkembangan budidaya semut rangrang kepada peternak (1/4/2018).
Pihaknya juga memberikan evaluasi mengenai perawatan dan memberikan dukungan terhadap warga agar supaya telaten dalam merawat budidaya semut rangrang tersebut.
"Kata kuncinya telaten, harapannya kedepan masyarakat bisa melihat kisah sukses salah satu budidaya dan masyarakat lain mengikuti" terang Wachju.
Hasil dari budidaya semut rangrang ini cukup bernilai, Wachju mengatakan harga per kilogram kroto dihargai
Rp 120.000 di pasaran, dengan panen yang lebih cepat.
Baca: Syifa Adik Ayu Ting Ting Pamer Foto Kondangan Bareng Pacar, Sepatu Sang Kekasih Malah Bikin Ngakak!
"Harga kroto per kilogramnya lebih tinggi dari harga ikan ayam. Panennya pun lebih cepat," kata Wachju saat mengunjungi Desa Wonoasri, Jember.
The Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) Universitas Jember dan Taman Nasional Meru Betiri terus berinovasi dalam memajukan masyarakat sekitar Taman Nasional sebagai langkah maju memandirikan perekonomian masyarakat.
Sumber :
http://jatim.tribunnews.com/2018/04/02/batik-meru-betiri-dan-budidaya-semut-rangrang-cita-cita-warga-wonoasri-jember?page=all.
Sumber foto :
http://pojokpitu.com/baca.php?idurut=61931&&top=1&ktg=J
Friday, February 2, 2018
Banjir genangi 23 desa di Kabupaten Jember
Jumat, 2 Februari 2018 09:15 WIB
Banjir menggenangi sedikitnya 23 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (1/2) malam, akibat hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di kabupaten setempat selama beberapa jam.
"Kami sudah melakukan pendataan terhadap sejumlah lokasi yang direndam banjir dengan ketinggian yang bervariasi dan banjir menerjang 23 desa di 11 kecamatan di Jember," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo di Jember, Jumat.
Wilayah yang terdampak banjir, yakni Desa Harjomulyo di Kecamatan Silo; Desa Wonoasri dan Desa Sanenrejo di Kecamatan Tempurejo; Desa Glundengan di Kecamatan Wuluhan; kemudian Desa Yosorati, Desa Sumberagung, Desa Jatiroto, dan Desa Gelang di Kecamatan Sumberbaru; Desa Curahlele dan Desa Karangsemanding di Kecamatan Balung.
Banjir juga melanda Desa Bagorejo dan Desa Kepanjen di Kecamatan Gumukmas; Desa Sukorejo, Desa Bangsalsari, dan Desa Karangsono di Kecamatan Bangsalsari; Desa Kraton dan Desa Paseban di Kecamatan Kencong; Desa Pondokjoyo, Desa Sidomekar, dan Desa Semboro Lor di Kecamatan Semboro; Desa Tanggul Wetan dan Desa Klatakan di Kecamatan Tanggul; serta Desa Kaliwining di Kecamatan Rambipuji.
"Hujan dengan intensitas sedang dan deras mengguyur sebagian besar wilayah Jember, terutama di wilayah lereng selatan Pegunungan Argopuro dan bagian barat, sehingga air meluap ke jalan dan permukiman warga di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru," katanya.
Pihak BPBD Jember, lanjut dia, sudah berkoordinasi dengan penjaga pintu air DAM Pondok Waluh untuk mengantisipasi genangan di hilir di antaranya Desa Paseban dan Desa Cakru di Kecamatan Kencong, beberapa desa di Balung.
Heru menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir yang menerjang belasan kecamatan di Jember dan rumah warga yang terdampak banjir masih didata oleh petugas dan sukarelawan BPBD Jember.
Sementara itu, banjir yang menggenangi Sumberbaru juga menyebabkan halaman Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Yosorati terendam dan masuk di sejumlah kamar santri, sehingga ratusan santri terpaksa dievakuasi ke tempat yang aman pada Kamis (1/2) malam.
"Di pesantren setempat terdapat sekitar 300 santri, sehingga kami evakuasi dulu anak-anak dan orang tua dengan menggunakan perahu karet untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir di Sumberbaru," kata Kapolsek Sumberbaru AKP Subagio.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018
Sumber :
https://www.antaranews.com/berita/682582/banjir-genangi-23-desa-di-kabupaten-jember
Banjir menggenangi sedikitnya 23 desa yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Kamis (1/2) malam, akibat hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di kabupaten setempat selama beberapa jam.
"Kami sudah melakukan pendataan terhadap sejumlah lokasi yang direndam banjir dengan ketinggian yang bervariasi dan banjir menerjang 23 desa di 11 kecamatan di Jember," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo di Jember, Jumat.
Wilayah yang terdampak banjir, yakni Desa Harjomulyo di Kecamatan Silo; Desa Wonoasri dan Desa Sanenrejo di Kecamatan Tempurejo; Desa Glundengan di Kecamatan Wuluhan; kemudian Desa Yosorati, Desa Sumberagung, Desa Jatiroto, dan Desa Gelang di Kecamatan Sumberbaru; Desa Curahlele dan Desa Karangsemanding di Kecamatan Balung.
Banjir juga melanda Desa Bagorejo dan Desa Kepanjen di Kecamatan Gumukmas; Desa Sukorejo, Desa Bangsalsari, dan Desa Karangsono di Kecamatan Bangsalsari; Desa Kraton dan Desa Paseban di Kecamatan Kencong; Desa Pondokjoyo, Desa Sidomekar, dan Desa Semboro Lor di Kecamatan Semboro; Desa Tanggul Wetan dan Desa Klatakan di Kecamatan Tanggul; serta Desa Kaliwining di Kecamatan Rambipuji.
"Hujan dengan intensitas sedang dan deras mengguyur sebagian besar wilayah Jember, terutama di wilayah lereng selatan Pegunungan Argopuro dan bagian barat, sehingga air meluap ke jalan dan permukiman warga di Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru," katanya.
Pihak BPBD Jember, lanjut dia, sudah berkoordinasi dengan penjaga pintu air DAM Pondok Waluh untuk mengantisipasi genangan di hilir di antaranya Desa Paseban dan Desa Cakru di Kecamatan Kencong, beberapa desa di Balung.
Heru menegaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir yang menerjang belasan kecamatan di Jember dan rumah warga yang terdampak banjir masih didata oleh petugas dan sukarelawan BPBD Jember.
Sementara itu, banjir yang menggenangi Sumberbaru juga menyebabkan halaman Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Yosorati terendam dan masuk di sejumlah kamar santri, sehingga ratusan santri terpaksa dievakuasi ke tempat yang aman pada Kamis (1/2) malam.
"Di pesantren setempat terdapat sekitar 300 santri, sehingga kami evakuasi dulu anak-anak dan orang tua dengan menggunakan perahu karet untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir di Sumberbaru," kata Kapolsek Sumberbaru AKP Subagio.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018
Sumber :
https://www.antaranews.com/berita/682582/banjir-genangi-23-desa-di-kabupaten-jember
Tuesday, December 5, 2017
Kode Pos Jember
DAFTAR NAMA KECAMATAN KELURAHAN/DESA & KODEPOS DI KOTA/KABUPATEN JEMBER JAWA TIMUR (JATIM)
Berikut ini adalah daftar nama-nama Kelurahan / Desa dan Kecamatan beserta nomor kode pos (postcode / zip code) pada Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Republik Indonesia.
Negara : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Provinsi : Jawa Timur (Jatim)
Kota/Kabupaten : Jember
1. Kecamatan Ajung
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ajung di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Ajung (Kodepos : 68175)
- Kelurahan/Desa Klompangan (Kodepos : 68175)
- Kelurahan/Desa Mangaran (Kodepos : 68175)
- Kelurahan/Desa Pancakarya (Kodepos : 68175)
- Kelurahan/Desa Rowo Indah (Kodepos : 68175)
- Kelurahan/Desa Sukamakmur (Kodepos : 68175)
- Kelurahan/Desa Wirowongso (Kodepos : 68175)
2. Kecamatan Ambulu
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ambulu di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Karang Anyar (Kodepos : 68132)
- Kelurahan/Desa Ambulu (Kodepos : 68172)
- Kelurahan/Desa Andongsari (Kodepos : 68172)
- Kelurahan/Desa Pontang (Kodepos : 68172)
- Kelurahan/Desa Sabrang (Kodepos : 68172)
- Kelurahan/Desa Sumberrejo (Kodepos : 68172)
- Kelurahan/Desa Tegalsari (Kodepos : 68172)
3. Kecamatan Arjasa
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Arjasa di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Arjasa (Kodepos : 68191)
- Kelurahan/Desa Biting (Kodepos : 68191)
- Kelurahan/Desa Candijati (Kodepos : 68191)
- Kelurahan/Desa Darsono (Kodepos : 68191)
- Kelurahan/Desa Kamal (Kodepos : 68191)
- Kelurahan/Desa Kemuningllor (Kodepos : 68191)
4. Kecamatan Balung
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Balung di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Balung Kidul (Kodepos : 68161)
- Kelurahan/Desa Balung Kulon (Kodepos : 68161)
- Kelurahan/Desa Balung Lor (Kodepos : 68161)
- Kelurahan/Desa Curahlele (Kodepos : 68161)
- Kelurahan/Desa Gumelar (Kodepos : 68161)
- Kelurahan/Desa Karang Duren (Kodepos : 68161)
- Kelurahan/Desa Karang Semanding (Kodepos : 68161)
- Kelurahan/Desa Tutul (Kodepos : 68161)
5. Kecamatan Bangsalsari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Bangsalsari di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Badean (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Bangsalsari (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Banjarsari (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Curah Kalong (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Gambirono (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Karangsono (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Langkap (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Petung (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Sukorejo (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Tisnogambar (Kodepos : 68154)
- Kelurahan/Desa Tugusari (Kodepos : 68154)
6. Kecamatan Gumuk Mas
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Gumuk Mas di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Bagorejo (Kodepos : 68165)
- Kelurahan/Desa Gumukmas (Kodepos : 68165)
- Kelurahan/Desa Karang Rejo (Kodepos : 68165)
- Kelurahan/Desa Kepanjen (Kodepos : 68165)
- Kelurahan/Desa Mayangan (Kodepos : 68165)
- Kelurahan/Desa Menampu (Kodepos : 68165)
- Kelurahan/Desa Purwoasri (Kodepos : 68165)
- Kelurahan/Desa Tembokrejo (Kodepos : 68165)
7. Kecamatan Jelbuk
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jelbuk di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Jelbuk (Kodepos : 68192)
- Kelurahan/Desa Panduman (Kodepos : 68192)
- Kelurahan/Desa Suco Pangepok (Kodepos : 68192)
- Kelurahan/Desa Suger Kidul (Kodepos : 68192)
- Kelurahan/Desa Suko Jember (Kodepos : 68192)
- Kelurahan/Desa Sukowiryo (Kodepos : 68192)
8. Kecamatan Jenggawah
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jenggawah di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Cangkring (Kodepos : 68171)
- Kelurahan/Desa Jatimulyo (Kodepos : 68171)
- Kelurahan/Desa Jatisari (Kodepos : 68171)
- Kelurahan/Desa Jenggawah (Kodepos : 68171)
- Kelurahan/Desa Kemuning Sari Kidul (Kodepos : 68171)
- Kelurahan/Desa Kertonegoro (Kodepos : 68171)
- Kelurahan/Desa Seruni (Kodepos : 68171)
- Kelurahan/Desa Wonojati (Kodepos : 68171)
9. Kecamatan Jombang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Jombang di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Jombang (Kodepos : 68168)
- Kelurahan/Desa Keting (Kodepos : 68168)
- Kelurahan/Desa Ngampelrejo (Kodepos : 68168)
- Kelurahan/Desa Padomasan (Kodepos : 68168)
- Kelurahan/Desa Wringin Agung (Kodepos : 68168)
10. Kecamatan Kalisat
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kalisat di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Plalangan (Kodepos : 68113)
- Kelurahan/Desa Ajung (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Gambiran (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Glagahwero (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Gumuksari (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Kalisat (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Patempuran (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Sebanen (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Sukoreno (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Sumber Jeruk (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Sumber Kalong (Kodepos : 68193)
- Kelurahan/Desa Sumber Ketempah (Kodepos : 68193)
11. Kecamatan Kaliwates
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kaliwates di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Jember Kidul (Kodepos : 68131)
- Kelurahan/Desa Tegal Besar (Kodepos : 68132)
- Kelurahan/Desa Kaliwates (Kodepos : 68133)
- Kelurahan/Desa Sempusari (Kodepos : 68135)
- Kelurahan/Desa Mangli (Kodepos : 68136)
- Kelurahan/Desa Kebon Agung (Kodepos : 68137)
- Kelurahan/Desa Kepatihan (Kodepos : 68137)
12. Kecamatan Kencong
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kencong di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Cakru (Kodepos : 68167)
- Kelurahan/Desa Kencong (Kodepos : 68167)
- Kelurahan/Desa Kraton (Kodepos : 68167)
- Kelurahan/Desa Paseban (Kodepos : 68167)
- Kelurahan/Desa Wonorejo (Kodepos : 68167)
13. Kecamatan Ledokombo
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Ledokombo di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Karang Paiton (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Ledokombo (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Lembengan (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Slateng (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Sukogidri (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Sumber Anget (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Sumber Bulus (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Sumber Lesung (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Sumber Salak (Kodepos : 68196)
- Kelurahan/Desa Suren (Kodepos : 68196)
14. Kecamatan Mayang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Mayang di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Tegalrejo (Kodepos : 68118)
- Kelurahan/Desa Mayang (Kodepos : 68182)
- Kelurahan/Desa Mrawan (Kodepos : 68182)
- Kelurahan/Desa Seputih (Kodepos : 68182)
- Kelurahan/Desa Sidomukti (Kodepos : 68182)
- Kelurahan/Desa Sumber Kejayan (Kodepos : 68182)
- Kelurahan/Desa Tegal Waru (Kodepos : 68182)
15. Kecamatan Mumbulsari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Mumbulsari di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Karangkedawung (Kodepos : 68174)
- Kelurahan/Desa Kawangrejo (Kodepos : 68174)
- Kelurahan/Desa Lampeji (Kodepos : 68174)
- Kelurahan/Desa Lengkong (Kodepos : 68174)
- Kelurahan/Desa Mumbulsari (Kodepos : 68174)
- Kelurahan/Desa Suco (Kodepos : 68174)
- Kelurahan/Desa Tamansari (Kodepos : 68174)
16. Kecamatan Pakusari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Pakusari di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Bedadung (Kodepos : 68181)
- Kelurahan/Desa Jatian (Kodepos : 68181)
- Kelurahan/Desa Kertosari (Kodepos : 68181)
- Kelurahan/Desa Pakusari (Kodepos : 68181)
- Kelurahan/Desa Patemon (Kodepos : 68181)
- Kelurahan/Desa Subo (Kodepos : 68181)
- Kelurahan/Desa Sumber Pinang (Kodepos : 68181)
17. Kecamatan Panti
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Panti di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Glagahwero (Kodepos : 68153)
- Kelurahan/Desa Kemiri (Kodepos : 68153)
- Kelurahan/Desa Kemuningsari Lor (Kodepos : 68153)
- Kelurahan/Desa Pakis (Kodepos : 68153)
- Kelurahan/Desa Panti (Kodepos : 68153)
- Kelurahan/Desa Serut (Kodepos : 68153)
- Kelurahan/Desa Suci (Kodepos : 68153)
18. Kecamatan Patrang
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Patrang di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Patrang (Kodepos : 68111)
- Kelurahan/Desa Baratan (Kodepos : 68112)
- Kelurahan/Desa Bintoro (Kodepos : 68113)
- Kelurahan/Desa Jumerto (Kodepos : 68114)
- Kelurahan/Desa Slawu (Kodepos : 68116)
- Kelurahan/Desa Gebang (Kodepos : 68117)
- Kelurahan/Desa Banjar Sengon (Kodepos : 68118)
- Kelurahan/Desa Jember Lor (Kodepos : 68118)
19. Kecamatan Puger
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Puger di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Bagon (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Grenden (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Jambearum (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Kasiyan (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Kasiyan Timur (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Mlokorejo (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Mojomulyo (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Mojosari (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Puger Kulon (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Puger Wetan (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Wonosari (Kodepos : 68164)
- Kelurahan/Desa Wringin Telu (Kodepos : 68164)
20. Kecamatan Rambipuji
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Rambipuji di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Curahmalang (Kodepos : 68152)
- Kelurahan/Desa Gugut (Kodepos : 68152)
- Kelurahan/Desa Kaliwining (Kodepos : 68152)
- Kelurahan/Desa Nogosari (Kodepos : 68152)
- Kelurahan/Desa Pecoro (Kodepos : 68152)
- Kelurahan/Desa Rambigundam (Kodepos : 68152)
- Kelurahan/Desa Rambipuji (Kodepos : 68152)
- Kelurahan/Desa Rowotamtu (Kodepos : 68152)
21. Kecamatan Semboro
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Semboro di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Pondok Dalem (Kodepos : 68157)
- Kelurahan/Desa Pondok Joyo (Kodepos : 68157)
- Kelurahan/Desa Rejo Agung (Kodepos : 68157)
- Kelurahan/Desa Semboro (Kodepos : 68157)
- Kelurahan/Desa Sidomekar (Kodepos : 68157)
- Kelurahan/Desa Sidomulyo (Kodepos : 68157)
22. Kecamatan Silo
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Silo di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Garahan (Kodepos : 68184)
- Kelurahan/Desa Harjomolyo (Kodepos : 68184)
- Kelurahan/Desa Karangharjo (Kodepos : 68184)
- Kelurahan/Desa Mulyorejo (Kodepos : 68184)
- Kelurahan/Desa Pace (Kodepos : 68184)
- Kelurahan/Desa Sempolan (Kodepos : 68184)
- Kelurahan/Desa Sidomulyo (Kodepos : 68184)
- Kelurahan/Desa Silo (Kodepos : 68184)
- Kelurahan/Desa Sumberjati (Kodepos : 68184)
23. Kecamatan Sukorambi
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sukorambi di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Dukuh Mencek (Kodepos : 68151)
- Kelurahan/Desa Jubung (Kodepos : 68151)
- Kelurahan/Desa Karangpring (Kodepos : 68151)
- Kelurahan/Desa Kelungkung (Kodepos : 68151)
- Kelurahan/Desa Sukorambi (Kodepos : 68151)
24. Kecamatan Sukowono
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sukowono di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Arjasa (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Balet Baru (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Dawuhan Mangli (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Mojogeni (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Pocangan (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Sukokerto (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Sukorejo (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Sukosari (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Sukowono (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Sumber Wringin (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Sumberdanti (Kodepos : 68194)
- Kelurahan/Desa Sumberwaru (Kodepos : 68194)
25. Kecamatan Sumber Baru
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sumber Baru di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Gelang (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Jambesari (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Jamintoro (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Jatiroto (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Kaliglagah (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Karang Bayat (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Pringgowirawan (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Rowo Tengah (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Sumber Agung (Kodepos : 68156)
- Kelurahan/Desa Yosorati (Kodepos : 68156)
26. Kecamatan Sumber Jambe
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sumber Jambe di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Cumedak (Kodepos : 68195)
- Kelurahan/Desa Gunung Malang (Kodepos : 68195)
- Kelurahan/Desa Jambe Arum (Kodepos : 68195)
- Kelurahan/Desa Plereyan (Kodepos : 68195)
- Kelurahan/Desa Pringgondani (Kodepos : 68195)
- Kelurahan/Desa Randu Agung (Kodepos : 68195)
- Kelurahan/Desa Rowosari (Kodepos : 68195)
- Kelurahan/Desa Sumber Pakem (Kodepos : 68195)
- Kelurahan/Desa Sumberjambe (Kodepos : 68195)
27. Kecamatan Sumber Sari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Sumber Sari di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Sumbersari (Kodepos : 68121)
- Kelurahan/Desa Kebonsari (Kodepos : 68122)
- Kelurahan/Desa Karangrejo (Kodepos : 68124)
- Kelurahan/Desa Tegal Gede (Kodepos : 68124)
- Kelurahan/Desa Wirolegi (Kodepos : 68124)
- Kelurahan/Desa Antirogo (Kodepos : 68125)
- Kelurahan/Desa Keranjingan (Kodepos : 68126)
28. Kecamatan Tanggul
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tanggul di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Darungan (Kodepos : 68155)
- Kelurahan/Desa Klatakan (Kodepos : 68155)
- Kelurahan/Desa Kramat Sukoharjo (Kodepos : 68155)
- Kelurahan/Desa Manggisan (Kodepos : 68155)
- Kelurahan/Desa Patemon (Kodepos : 68155)
- Kelurahan/Desa Selodakon (Kodepos : 68155)
- Kelurahan/Desa Tanggul Kulon (Kodepos : 68155)
- Kelurahan/Desa Tanggul Wetan (Kodepos : 68155)
29. Kecamatan Tempurejo
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Tempurejo di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Andongrejo (Kodepos : 68173)
- Kelurahan/Desa Curahnongko (Kodepos : 68173)
- Kelurahan/Desa Curahtakir (Kodepos : 68173)
- Kelurahan/Desa Pondokrejo (Kodepos : 68173)
- Kelurahan/Desa Sanenrejo (Kodepos : 68173)
- Kelurahan/Desa Sidodadi (Kodepos : 68173)
- Kelurahan/Desa Tempurejo (Kodepos : 68173)
- Kelurahan/Desa Wonoasri (Kodepos : 68173)
30. Kecamatan Umbulsari
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Umbulsari di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Gadingrejo (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Gunungsari (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Mundurejo (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Paleran (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Sidorejo (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Sukoreno (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Tanjungsari (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Tegal Wangi (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Umbulrejo (Kodepos : 68166)
- Kelurahan/Desa Umbulsari (Kodepos : 68166)
31. Kecamatan Wuluhan
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Wuluhan di Kota/Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim) :
- Kelurahan/Desa Ampel (Kodepos : 68162)
- Kelurahan/Desa Dukuh Dempok (Kodepos : 68162)
- Kelurahan/Desa Glundengan (Kodepos : 68162)
- Kelurahan/Desa Kesilir (Kodepos : 68162)
- Kelurahan/Desa Lojejer (Kodepos : 68162)
- Kelurahan/Desa Tamansari (Kodepos : 68162)
- Kelurahan/Desa Tanjung Rejo (Kodepos : 68162)
Sumber :
http://www.organisasi.org/1970/01/daftar-nama-kecamatan-kelurahan-desa-kodepos-di-kota-kabupaten-jember-jawa-timur-jatim.html#.Wid8WUqWbIU
Sunday, November 5, 2017
Tato Band
Tato merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Jember. Grup musik ini dibentuk pada tahun 1996. Anggotanya berjumlah 5 orang yaitu Dikdik (vokal), Toto (gitar), Za-q (bass), Edwin (keyboard), dan Lhoz't (drum).
Album pertamanya ialah Satu Senyum Saja dirilis pada tahun 1996. Band ini umumnya bergenre rock. Album 1 Tato (Satu senyum saja) beranggotakan Toto (guitar) Tatang (drummer)Didi (vocal) Wahyu (bas) Otong (kyb) album ke 2 Tato yg Ber tajuk nyanyian kita dng lgu andalan Cintai aku.dng anggota yg masih yg msh tetap Dan pada 2008 Tato meluncurkan album ke 3 yg bertajuk karena sahabat dengan beranggotakan Toto (guitar) lhozt(Drum) zaki (bas). Kyb Dan vocal addtional
Tato demikianlah nama ini dipilih untuk nama band mereka, sekumpulan anak – anak muda dari Jember, Jawa Timur. Yang mencoba keberuntungan untuk menjadi band terkemuka dijajaran musil tanah air pada saat itu.
Terinspirasi pada perjalanan menuju ibukota, disepanjang pantai utara pulau Jawa, banyak sekali supir – supir truck dengan tattoo menghiasi tubuhnya. Mereka beranggapan bahwa tatoo memiliki nilai keabadian. Dan secara filosofis mereka pun ingin mempunyai sebuah band yang abadi, yang akan selalu di kenang, maka dipilihlah nama band mereka dengan nama TATO.
Secara resmi TATO berdiri pada tahun 1994, embrio awalnya di kota Jember, sempat bergabung dengan Anang ( Suami dari KD ) dalam group Morganster. Setelah ditinggal Anang ke jakarta, mereka berevolusi dari JRS ( Jember Rock Section ) dan kemudian menjadi TATO.
Jajaran televisi nasional dan radio – radio di seluruh Nusantara pada saat itu, semuanya memutar lagu yang konon sangat fenomenal, karena dari kalangan anak – anak, remaja, maupun dewasa hafal dengan lagu dari TATO yang berjudul ” Satu Senyum Saja ” yang terjadi pada tahun 1996.
Angka 350.000 copy adalah sangat fantastis bagi band baru apalagi dari daerah, untuk penjualan album pertama. Dan TATO telah membuktikannya.
Tahun berikutnya TATO kembali sukses dengan album keduanya, lagu ” Cintailah Aku ” juga merajai tangga – tangga lagu nasional, bersaing dengan munculnya Dewa 19 yang pada saat itu muncul dengan lagu hits nya ” Kangen “.
Setelah terjadi krisis ekonomi global, dan krisis politik pada tahum 1998, rencana TATO merilis album ketiganya berantakan. Masing – masing personel kembali ke kampung halaman di kota Jember.
Setelah berselang satu decade, kemauan dan motivasi yang sangat tinggi dari segenap personil TATO yang masih bertahan, munculkan upaya untuk mulai kembali berkiprahkembali dijajaran musik nasional.
Dengan bergabungnya tiga personil baru yaitu, Okkie ( vocal ), Zakie ( bass ), dan Lhoz’t ( drum ), serta Toto ( gitar ) yang merupakan satu – satunya personil TATO yang masih bertahan. TATO mencoba menawarkan konsep musik yang sedikit berbeda.
Dan pada saat ini dibawah naungan Mi2 Music Production, TATO berganti menjadi TATOO, dan bersiap kembali meluncurkan album ketiga yang bertajuk ” Karena Sahabat “.
” Karena Sahabat “lah TATOO mampu bangkit kembali setelah sekian lama vakum, ” Karena Sahabat “lah TATOO termotivasi untuk kembali melaju di papan atas jajaran musik Indonesia.
” Karena Sahabat “lah TATOO tetap pada pendirian untuk tetap menjadi yang terbaik.
Sumber :
https://www.facebook.com/notes/komunitas-gitaris-jember/5-musisi-dan-seniman-asal-jember/505771796158405/
http://id.wikipedia.org/wiki/Tato_(grup_musik)
http://infotatoo.wordpress.com/
Subscribe to:
Posts (Atom)
Related Posts
-
Dody KAHITNA Nama: Dody Isnaini Ttl: Jember, 21 Oktober Posisi: bass Dody Is dikenal sebagai Ilustrator musik sinetron. Selain itu ...
-
10 Pantai Terbaik di Indonesia INDONESIA memiliki banyak pantai indah tak kalah dengan pantai lain di dunia. Bahkan, ada beberapa panta...
-
DAFTAR NAMA KECAMATAN KELURAHAN/DESA & KODEPOS DI KOTA/KABUPATEN JEMBER JAWA TIMUR (JATIM) Berikut ini adalah daftar nama-nama Kelu...
-
Sosok Megawati Hangestri, Pemain Voli Asal Jember yang Namanya Bersinar di Korea Selatan 07/11/2023, 09:00 WIB Nama Megawati Hangestri Perti...
-
Antrean kendaraan di SPBU 54.681.11 Kebonsari pagi ini mencapai sekitar 400 meter. Warga mengantre sejak Subuh, bahkan malam sebelumnya. Ter...





