Erwinia Charita
Winny Charita (lahir di Jember, Indonesia, 31 Mei 1985; umur 30 tahun) merupakan seorang presenter dan pembaca berita televisi asal Indonesia. Saat ini ia bergabung di stasiun televisi tvOne sejak tahun 2010.
Winny, yang memiliki nama lengkap Erwinia Charita, merupakan alumni SMA 1 Jember dimana saat itu ia sempat dipercaya menjadi salah satu anggota tim Paskibraka Provinsi Jawa Timur. Ia kemudian kuliah di Universitas Airlangga di fakultas ekonomi.
Usai lulus, Winny kemudian memulai karier sebagai presenter di Jawa Pos Media TV. Ia lantas bergabung dengan KampusOne, sebuah pelatihan presenter televisi yang diadakan oleh tvOne, dan ia kemudian lulus pada awal 2010. Dari sinilah kemudian ia masuk ke tvOne sebagai salah satu presenter tetap sampai saat ini.
Presenter berita stasiun televisi kebanyakan memang memiliki paras yang cantik. Selain cantik mererka juga memiliki pengetahuan yang luas dan tentunya Smart alias pintar. Begitu juga dengan Winny Charita, ia merupakan salah satu presenter berita di stasiun televisi Tv One yang wajah cantiknya kerap muncul membawakan sejumlah acara berita seperti “Apa Kabar Indonesia”.
Winny Charita juga saat ini tengah menjalin hubungan asmara dengan seorang Kapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Agung Budi Maryoto. Bahkan keduanya baru saja usai melakukan foto Prawedding dan dalam waktu dekat akan segera melangsungkan pernikahan.
Bernama Lengkap Erwinia Charita, ia beragama Islam, lahir di Jember, 23 maret 1985. Selepas lulus dari SMA 1 Jember, Winny kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Airlangga masuk di fakultas Ekonomi.
Karir Presenter Winny Charita berawal saat dirinya lulus dari Universitas Airlangga, mantan anggota tim Paskibraka Provinsi Jawa Timur itu bekerja di Jawa Pos Media TV sebagai presenter.
Kemudian Winny mengikuti KampusOne (sebuah pelatihan presenter televisi yang diadakan oleh tvOne), ia lulus dari KampusOne pda tahun 2010. Dari sejak itulah Winny Charita menjadi presenter di TvOne hingga sekarang.
Untuk mengenal lebih dekat dengan Presenter cantik Tv One ini, Simak Ulasan Biodata Winny Charita Presenter Tv One di bawah ini.
Nama Lengkap : Erwinia Charita
Nama Keren : Winny Charita
Tempat Lahir : Jember, Jawa Timur, Indonesia
Tanggal Lahir : 23 maret 1985
Pekerjaan : Presenter Berita
Agama : Islam
Pasangan : Kapolda Kalsel Brigjen Pol Agung Budi Maryoto (Calon Suami)
Almamater : Universitas Airlangga Fakultas Ekonomi
Winny Charita kelahiran Jember, Jawa Timur, Indonesia, 31 Mei 1985, atau saat ini berumur 30 tahun.
Sebagaimana dikutip dari Wikipedia, Winny merupakan seorang presenter dan pembaca berita televisi. Saat ini Winny Charita bergabung di stasiun televisi tvOne sejak tahun 2010.
Winny, yang memiliki nama lengkap Erwinia Charita, merupakan alumni SMA 1 Jember.
Semasa SMA, Winny sempat dipercaya menjadi salah satu anggota tim Paskibraka Provinsi Jawa Timur.
Winny Charita kemudian kuliah di Universitas Airlangga di Fakultas Ekonomi.
Usai lulus, Winny kemudian memulai karier sebagai presenter di Jawa Pos Media TV.
Ia lantas bergabung dengan KampusOne, sebuah pelatihan presenter televisi yang diadakan oleh tvOne, dan ia kemudian lulus pada awal 2010.
Dari sinilah kemudian ia masuk ke tvOne sebagai salah satu presenter tetap sampai saat ini.. Saat ini ia bergabung di stasiun televisi tvOne sejak tahun 2010.
Ada cerita unik Winny Charita saat meliput berita yang sampai harus memakai helm, yang diulas disalah satu blog pada tanggal 30 MARET 2012
RISIKO profesi jurnalis ada segudang. Apalagi mereka yang berjuang menyampaikan informasi di wilayah konflik. Nyawa jadi taruhannya. Meliput di wilayah konflik ada triknya. Berita diraih, keselamatan utuh. Termasuk saat meliput aksi unjuk rasa yang dibumbui kekisruhan.
Saya percaya, lantaran itu pula, Winny Charita, reporter TVOne memakai helm saat reportase langsung aksi unjuk rasa di Makassar. Sang reporter wanita memakai helm open fase berwarna merah muda. Dalam laporan langsung Kamis (29/3/2012) sekitar pukul 22.30 WIB, sang reporter mengabarkan situasi unjuk rasa yang berlangsung hingga tengah malam. Asap masih keluar dari ban yang dibakar demonstran. Polisi berjaga-jaga dan menegosiasi agar aksi diselesaikan mengingat waktu sudah larut malam.
Lewat siaran televisi kita lihat bagaimana mahasiswa yang berunjuk rasa di Makassar kerap berbuntut aksi pelemparan batu. Tak hanya diarahkan ke petugas, lemparan batu juga mengarah ke bangunan, seperti show room mobil. Tak heran jika para jurnalis mesti melengkapi alat perlindungan diri.
Gigihnya jurnalis menjembatani hak masyrakat memperoleh informasi sudah ada sejak lama. Trik-trik meliput di wilayah konflikpun sudah difahami. Bagaimana kita lihat reporter yang meliput perang Irak harus memakai helm baja dan rompi anti peluru. Kini, kita lihat reporter tv memakai helm dan pasti gigi di wajah. Helm untuk melindungi kepala dari lemparan batu yang tak memiliki mata. Pasta gigi untuk meredam pedihnya mata ketika gas air mata mengeluarkan asap. Trik lainnya, meliput di belakang barisan aparat. Walau, kadang tak sepenuhnya manjur.
Kesadaran melindungi kepala dari lemparan batu sesuatu yang lumrah. Kepala adalah organ tubuh yang vital. Bagaimana bisa bekerja jika kepala terluka.
Saya jadi kepikiran, kalau menghindari lemparan batu saja mesti pakai helm, bagaimana kalau menghadapi risiko membentur aspal saat bersepeda motor. Benturan di kepala bisa-bisa membuat luka fatal. Maklum, obyek yang sedang bergerak cepat bisa membuat tumbukan yang keras. Terimakasih mbak Winny, sudah mengingatkan pentingnya memakai helm.
https://twitter.com/winnycharita
https://www.instagram.com/winnycharita/
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Winny_Charita
http://ketemulagi.com/profil-lengkap-winny-charita-presenter-tv-one/
http://banjarmasin.tribunnews.com/2015/11/19/inilah-profil-winny-charita-presenter-tvone-yang-dipersunting-kapolda-kalsel-itu
https://edorusyanto.wordpress.com/2012/03/30/winny-charita-pun-memakai-helm/
Sunday, November 22, 2015
Friday, November 13, 2015
Terminal Kargo
Tahun Depan Jember Bangun Terminal Kargo
Kabupaten Jember sudah selayaknya memiliki terminal Kargo. Pasalnya, ketiadaan fasilitas ini membuat aktifitas bongkar muat barang dilakukan di ruas-ruas jalan perkotaan, sehingga terjadi kemacetan lalu lintas. Wacana pembangunan Terminal Kargo itu sebenarnya telah muncul sejak tahun 1986 silam.
Karena sebagai salah satu Kabupaten terbesar nomor tiga di Jawa Timur, perekonomian Kabupaten Jember diprediksi bertumbuh pesat. Namun, nyatanya hingga saat ini wacana itu belum juga direalisasikan dalam program yang nyata.Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Jember, Isman hari selasa siang kepada sejumlah wartawan menjelaskan, pembangunan Terminal Kargo ini akan diusulkannya pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2016 mendatang.
Dishub bersama Komisi C DPRD Kabupaten Jember telah melakukan maping lokasi yang tepat untuk pembangunan Terminal Kargo. Berdasarkan hasil maping tadi, ada dua lokasi yang diusulkan, yakni di Kecamatan Rambi puji dan Kranjingan.
Hanya saja, kalau dilihat efektifitasnya, pembangunan Terminal kargo di kranjingan menurut Isman dinilai lebih efektif dibandingkan dengan Rambi Puji. Sebab, Rambi puji dinilainya terlalu jauh dalam mendistribusikan barang ke perkotaan. Apalagi, di kranjingan telah ada lahan milik Pemkab Jember.
Sehingga pihaknya tidak perlu melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Terminal Kargo tadi.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Siswono menuturkan, pihaknya sangat mendukung adanya terminal kargo. Mengingat intensitas kendaraan di Kabupaten Jember sudah mulai padat. Sehingga, jika Terminal Kargo tadi tidak segera direalisasikan maka kemacetan arus lalu lintas di perkotaan tidak bisa dihindarkan.
Sumber :
http://www.jemberpost.com/ekonomi-bisnis/tahun-depan-jember-bangun-terminal-kargo/
Kabupaten Jember sudah selayaknya memiliki terminal Kargo. Pasalnya, ketiadaan fasilitas ini membuat aktifitas bongkar muat barang dilakukan di ruas-ruas jalan perkotaan, sehingga terjadi kemacetan lalu lintas. Wacana pembangunan Terminal Kargo itu sebenarnya telah muncul sejak tahun 1986 silam.
Karena sebagai salah satu Kabupaten terbesar nomor tiga di Jawa Timur, perekonomian Kabupaten Jember diprediksi bertumbuh pesat. Namun, nyatanya hingga saat ini wacana itu belum juga direalisasikan dalam program yang nyata.Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Jember, Isman hari selasa siang kepada sejumlah wartawan menjelaskan, pembangunan Terminal Kargo ini akan diusulkannya pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2016 mendatang.
Dishub bersama Komisi C DPRD Kabupaten Jember telah melakukan maping lokasi yang tepat untuk pembangunan Terminal Kargo. Berdasarkan hasil maping tadi, ada dua lokasi yang diusulkan, yakni di Kecamatan Rambi puji dan Kranjingan.
Hanya saja, kalau dilihat efektifitasnya, pembangunan Terminal kargo di kranjingan menurut Isman dinilai lebih efektif dibandingkan dengan Rambi Puji. Sebab, Rambi puji dinilainya terlalu jauh dalam mendistribusikan barang ke perkotaan. Apalagi, di kranjingan telah ada lahan milik Pemkab Jember.
Sehingga pihaknya tidak perlu melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Terminal Kargo tadi.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Siswono menuturkan, pihaknya sangat mendukung adanya terminal kargo. Mengingat intensitas kendaraan di Kabupaten Jember sudah mulai padat. Sehingga, jika Terminal Kargo tadi tidak segera direalisasikan maka kemacetan arus lalu lintas di perkotaan tidak bisa dihindarkan.
Sumber :
http://www.jemberpost.com/ekonomi-bisnis/tahun-depan-jember-bangun-terminal-kargo/
Monday, September 14, 2015
Siloam Tower
Jember Icon
Lippo Group berharap gedung yang disebutnya Jember Icon akan menjadi landmark atau tengara baru bagi kota Jember. Kelompok bisnis raksasa itu sedang membangun Jember Icon di atas tanah eks Brigif Jember di Jalan Gajah Mada.
Jember Icon merupakan bangunan besar di pinggir jalan poros masuk pusat kota Jember dari arah barat.Bangunan itu berada dalam kompleks Siloam Tower. Siloam merupakan rumah sakit yang menjadi salah satu lini bisnis Lippo Group.
Siloam Tower itu nantinya menjadi bangunan terintegrasi yang terdiri dari rumah sakit, hotel, sekolah, dan pusat perbelanjaan. Rumah Sakit Siloam akan menempati areal paling luas. Siloam Tower itu berlantai 19. Kompleks bangunan itu terdiri dari tiga bangunan utama yang nantinya akan menjadi lokasi rumah sakit, hotel, dan pusat perbelanjaan.
RS Siloam akan menempati Siloam Tower mulai lantai 5-10. Bangunan jumbo tersebut mencolok mata bagi warga yang melintas Jalan Gajah Mada. Karenanya, Pemkab menyebutnya sebagai Jember Icon. Jika selesai 100 persen, bangunan itu akan menjadi gedung jangkung tertinggi di Jember.
Sedangkan pusat perbelanjaan akan beroperasi Juni 2016. Siloam Tower yang menjadi lokasi RS Siloam nantinya dilengkapi helipad, selain gedung berlantai 19. Bangunan itu dilengkapi enam unit lift. RS Siloam yang dirancang berstandar internasional itu memiliki 350 bed, terdiri dari 200 bed kelas III untuk pasien BPJS Kesehatan, sisanya dibagi untuk kelas II, I, VIP, dan kamar suit.
Menara RS Siloam di Jember terdiri dari 19 lantai, yakni tiga lantai dasar, lantai bawah, 13 lantai untuk rumah sakit, ditambah dengan atap dan satu lagi untuk helipad di puncak menara.
Rumah sakit ini menempati tanah seluas 1,2 hektare dan bangunan seluas 13,9 hektare dengan investasinya mencapai 25 juta dolar.
Istri Mochtar Riady adalah Warga Jember
Rumah Sakit Siloam milik Lippo Group akan beroperasi Maret 2016 di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 200 dari 350 tempat tidur dikhususkan pasien pengguna asuransi kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Siloam adalah bagian dari Lippo Group milik Mochtar Riady. Konglomerat ini beristrikan orang Jember dan memulai bisnis dari kota ini. Selain rumah sakit, di kawasan bisnis tersebut akan ada hotel dan pusat belanja.
Siloam Beroperasi Maret 2016
Rencananya Siloam Hospital akan beroperasi Maret 2016. RS Siloam di Jember tersebut merupakan yang kedua di Jawa Timur dan satunya berada di Malang, namun di sana masih berupa tanah kosong. Dari 20 RS Siloam di Indonesia, 12 RS di antaranya sudah menerima BPJS Kesehatan karena hal itu sesuai dengan komitmen Pak Mochtar yang ingin keberadaan rumah sakit ini berfungsi sosial.
Dengan keberadaan rumah sakit itu diharapkan membuat masyarakat Jember tidak perlu jauh-jauh untuk berobat ke Surabaya, bahkan masyarakat di kabupaten tetangga seperti Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang dan Probolinggo dapat berobat di RS Siloam.
Bertaraf Internasional tapi Tetap Melayani BPJS
Rumah sakit Siloam ini merupakan ke-21 di Indonesia. Meskipun bertaraf internasional, RS Siloam menyiapkan sebanyak 200 tempat tidur dari 350 tempat tidur yang tersedia untuk pengguna asuransi kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Sebanyak 200 tempat tidur rawat inap untuk pengguna asuransi kesehatan BPJS kelas III. Sebanyak 12 RS Siloam seluruh Indonesia sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Sumber :
http://www.tribunnews.com/regional/2015/09/15/lippo-group-bangun-gedung-tertinggi-di-jember
http://m.beritajatim.com/pendidikan_kesehatan/247666/rumah_sakit_siloam_beroperasi_maret_2016_di_jember.html#.VfdM0xGqqko
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/164409/rs-siloam-di-jember-beroperasi-maret-2016
http://surabaya.bisnis.com/read/20150914/11/83382/rs-siloam-jember-beroperasi-2016
http://www.jembertimes.com/baca/101760/20150914/170028/bupati-jember-resmikan-gedung-rumah-sakit-bertaraf-internasional/
Wednesday, September 2, 2015
Jember Sport Garden Resmi Dibuka
Peresmian Internasional Jember Sport Garden
Akhirnya stadion bertaraf Internasional, Jember Sport Garden (JSG) di resmikan Bupati Mza Djalal, pada tanggal 2 September. Peresmian stadion seharga 200 miliar rupiah tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi olah raga Kabupaten Jember.
Stadion bertaraf internasional yang berada di Kecamatan Ajung Jember ini, dibangun selama beberapa tahun dan menghabiskan dana APBD lebih dari 200 miliar rupiah.
Pada tanggal 2 September, stadion ini akan dibuka secara resmi .Uniknya peresmiana stadion ini akan di kemas layaknya piala dunia dengan trofi yang diperebutkan di desain khusus mirip worldcup,dengan menyuguhkan pertandingan dari tim istimewa yakni muspida FC versus dewan FC.
Pada pertandingan tersebut bupati MZA Djalal akan menjadi kapten kesebelasan muspida FC, sedangkan ketua DPRD Jember Muhammad Thoif Zamroni sebagai kapten dewan FC. Opening JSG juga akan di meriahkan pentas budaya berupa tarian kolosal dan melibatkan 300 penari.
Semoga dengan di buka dan diresmikannya JSG akan menjadi awal kebangkitan olahraga Kabupaten Jember.sehingga dapat memacu prestasi olahraga Kabupaten Jember dikancah regional dan nasional.
Sumber :
http://birojember.com/?p=7286
Akhirnya stadion bertaraf Internasional, Jember Sport Garden (JSG) di resmikan Bupati Mza Djalal, pada tanggal 2 September. Peresmian stadion seharga 200 miliar rupiah tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi olah raga Kabupaten Jember.
Stadion bertaraf internasional yang berada di Kecamatan Ajung Jember ini, dibangun selama beberapa tahun dan menghabiskan dana APBD lebih dari 200 miliar rupiah.
Pada tanggal 2 September, stadion ini akan dibuka secara resmi .Uniknya peresmiana stadion ini akan di kemas layaknya piala dunia dengan trofi yang diperebutkan di desain khusus mirip worldcup,dengan menyuguhkan pertandingan dari tim istimewa yakni muspida FC versus dewan FC.
Pada pertandingan tersebut bupati MZA Djalal akan menjadi kapten kesebelasan muspida FC, sedangkan ketua DPRD Jember Muhammad Thoif Zamroni sebagai kapten dewan FC. Opening JSG juga akan di meriahkan pentas budaya berupa tarian kolosal dan melibatkan 300 penari.
Semoga dengan di buka dan diresmikannya JSG akan menjadi awal kebangkitan olahraga Kabupaten Jember.sehingga dapat memacu prestasi olahraga Kabupaten Jember dikancah regional dan nasional.
Sumber :
http://birojember.com/?p=7286
Sunday, August 30, 2015
Defile Reog dalam Jember Fashion Carnaval 2015
Puteri Indonesia 2015 Terpukau Defile Reog di JFC
Defile karnaval JFC ke-14 adalah Majapahit, Ikebana, Fossil, Melanesia, Circle, Pegasus, Lionfish, Egypt, Parrot, dan Reog.
Defile Majapahit menjadi defile termegah dalam puncak karnaval (grand carnival) Jember Fashion Carnaval (JFC) International Event ke-14, Minggu (30/8/2015). Kemegahan itu tergambar dari pilihan warna yang dipakai defile ini.
Ditambah lagi, tiga segmen yang mewarnai defile pembuka puncak karnaval ini. Ketiga segmen itu adalah segmen pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Patih Gajah Mada, kemudian diikuti oleh kelompok Raja Majapahit Hayam Wuruk, dan terakhir penampilan talent JFC yang tergabung dalam keluarga kerajaan alias the royal family.
Tema Majapahit menjadi pembuka grand carnival itu mewakili peradaban nusantara. Berbeda dengan JFC sebelumnya, yang hanya mengambil satu defile dari Indonesia, kini JFC menempatkan dua defile.
Jika Majapahit menjadi pembuka, maka Reog menjadi defile penutup atau defile ke-10. Penampilan Reog tidak kalah 'wah' dari Majapahit. Jika Majapahit bergerak anggun, maka Reog bergerak dinamis.
Penampilan talent dalam defile Reog itu memukai Putri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri. "Saya suka Reog, bagus sekali, menampilkan kesenian tradisional Indonesia," ujarnya usai melihat grand carnival JFC.
Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2015/08/30/puteri-indonesia-2015-terpukau-defile-reog-di-karnaval-busana-jember
Defile karnaval JFC ke-14 adalah Majapahit, Ikebana, Fossil, Melanesia, Circle, Pegasus, Lionfish, Egypt, Parrot, dan Reog.
Ditambah lagi, tiga segmen yang mewarnai defile pembuka puncak karnaval ini. Ketiga segmen itu adalah segmen pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Patih Gajah Mada, kemudian diikuti oleh kelompok Raja Majapahit Hayam Wuruk, dan terakhir penampilan talent JFC yang tergabung dalam keluarga kerajaan alias the royal family.
Tema Majapahit menjadi pembuka grand carnival itu mewakili peradaban nusantara. Berbeda dengan JFC sebelumnya, yang hanya mengambil satu defile dari Indonesia, kini JFC menempatkan dua defile.
Jika Majapahit menjadi pembuka, maka Reog menjadi defile penutup atau defile ke-10. Penampilan Reog tidak kalah 'wah' dari Majapahit. Jika Majapahit bergerak anggun, maka Reog bergerak dinamis.
Penampilan talent dalam defile Reog itu memukai Putri Indonesia 2015 Anindya Kusuma Putri. "Saya suka Reog, bagus sekali, menampilkan kesenian tradisional Indonesia," ujarnya usai melihat grand carnival JFC.
Sumber :
http://surabaya.tribunnews.com/2015/08/30/puteri-indonesia-2015-terpukau-defile-reog-di-karnaval-busana-jember
Thursday, August 27, 2015
Dafam Hotels Jember
Dafam Hotels Hadir di Jember
Perkembangan bisnis perhotelan di Kabupaten Jember sejak beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan pesat. Hal ini juga menarik minat jaringan hotel Dafam Hotels untuk melebarkan sayapnya dengan melakukan “take over” manajemen Cempaka Hill Hotel Jember, sebuah hotel berbintang tiga dengan konsep bisnis dan leisure.
Cempaka Hill Hotel menempati lahan 3 hektar dengan tiga lantai. Hotel ini berlokasi di Jalan Cempaka Nomor 15, Jember. Tersedia 54 kamar dengan luas kamar mulai dari 27 meter persegi sampai dengan 195 meter persegi.
Fasilitas hotel antara lain restoran, kolam renang, pusat kebugaran, balltoom dengan kapasitas 2000 orang, kedai kopi, dan spa. Selain itu terdapat juga fasilitas pendukung lainnya seperti gratis WiFi, pelayanan “in-room dining” dan “in-room massage”, serta area parkir.
Cempaka Hill Hotel Jember Managed by Dafam Hotels resmi melakukan “re-branding” sekaligus acara syukuran pada hari Rabu (1/4/2015) yang lalu. Hotel ini akan menjadi hotel ke-16 yang resmi beroperasional di bawah manajemen Dafam Hotels.
Jember adalah Kota Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur, Jember memiliki luas 3.293,34 Km2 dengan ketinggian antara 0 - 3.330 mdpl dengan mayoritas penduduk Kabupaten Jember terdiri atas suku jawa dan suku Madura . Bahasa Jawa dan Madura digunakan di banyak tempat, sehingga umum bagi masyarakat di Jember menguasai dua bahasa daerah tersebut dan juga saling pengaruh tersebut memunculkan beberapa ungkapan khas Jember.Percampuran kedua kebudayaan Jawa dan Madura di Kabupaten Jember melahirkan satu kebudayaan baru yang bernama budaya Pendalungan. Masyarakat Pendalungan di Jember mempunyai karakteristik yang unik sebagai hasil dari penetrasi kedua budaya tersebut. Kesenian” cak Macanan kaduk” merupakan satu hasil budaya masyarakat Pendalungan yang masih bertahan sampai sekarang di kabupaten Jember.
Jember sendiri memiliki banyak atraksi yang menarik dan popular, seperti wisata pantai yang sangat indah dan terkenal di Jawa Timur. Ada beberapa pantai indah di Jember yang bisa menjadi destinasi liburan Anda ketika mengunjungi Jember. Pantai Tanjung Papuma (Pasir Putih Malikan) adalah daerah pantai pasir putih yang indah dikombinasikan dengan hutan lindung yang relatif masih terjaga keasliannya.
Selain wisata alam dan pantai yang indah, Jember juga memiliki acara wisata tahunan yang dikenal berbagai belahan dunia, Jember Fashion Carnaval merupakan acara karnaval yang melambangkan kreativitas anak muda Jember. Acara ini digagas Dynand Fariz, perancang busana kelahiran Jember.
Pariwisata Makin Bergairah, Dafam Hadir di Jember
Kabupaten Jember di Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata yang menarik dan populer, seperti pantai yang sangat indah dan mulai dikenal di kalangan para pelancong. Pantai Tanjung Papuma (Pasir Putih Malikan) merupakan daerah pantai pasir putih dikombinasikan dengan hutan lindung yang relatif masih terjaga keasliannya.
Di pantai para pelancong bisa melihat matahari terbit dan matahari terbenam pada saat yang sama di sebuah tempat bernama Siti Inggil, salah satu pantai yang menghadap Samudera Indonesia dengan pemandangan alam yang memesona.
Selain wisata alam dan pantai yang indah, Jember juga memiliki Jember Fashion Carnaval (JFC), sebuah acara wisata tahunan yang digemari pelancong dalam dan luar negeri.
Melihat perkembangan bisnis perhotelan, bergairahnya pariwisata dan transaksi bisnis di Kota Jember beberapa tahun belakangan ini membuat Dafam Hotels melebarkan sayapnya dengan mengambil alih manajemen Hotel Cempaka Hill Jember.
Hotel berbintang 3 dengan konsep bisnis dan leisure ini menempati lahan 3 hektar dengan gedung 3 lantai yang berlokasi di Jalan Cempaka No 15 Jember, memiliki 54 kamar terdiri dari 10 kamar Standard, 30 Superior, 12 Deluxe dan 2 kamar Suite.
Dalam siaran persnya kepada KompasTravel, Rabu (1/4/2015), Ninik Haryanti selaku Corporate PR Manager Dafam Hotels menyampaikan setiap kamar hotel didesain sedemikian rupa untuk menambah kenyaman tamu. "Luas kamar mulai dari 27 meter persegi sampai dengan 195 meter persegi ditambah fasilitas restoran, kolam renang, coffee shop, spa & massage, fitness centre, dan ballroom berkapasitas 2.000 orang," katanya.
Menurut Ninik, Hotel Cempaka Hill Jember yang dikelola Dafam Hotels resmi melakukan re-branding sekaligus acara syukuran pada Rabu (1/4/2015). "Hotel ini akan menjadi hotel ke-16 yang resmi beroperasi di bawah manajemen Dafam Hotels," katanya.
Selain dihadiri para undangan, acara syukuran Hotel Cempaka Hill Jember diawali pemotongan tumpeng oleh Subagio selaku pemilik yang diserahkan kepada Andhy Irawan, Managing Director Dafam Hotels yang didampingi Mastur, Manager Hotel Cempaka Hill Jember. Selanjutnya dilakukan pelepasan balon ke udara disaksikan para undangan. (*)
Sumber :
http://travel.kompas.com/read/2015/04/11/170900627/Dafam.Hotels.Hadir.di.Jember
http://travel.kompas.com/read/2015/04/02/180600727/Pariwisata.Makin.Bergairah.Dafam.Hadir.di.Jember
Perkembangan bisnis perhotelan di Kabupaten Jember sejak beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan pesat. Hal ini juga menarik minat jaringan hotel Dafam Hotels untuk melebarkan sayapnya dengan melakukan “take over” manajemen Cempaka Hill Hotel Jember, sebuah hotel berbintang tiga dengan konsep bisnis dan leisure.
Cempaka Hill Hotel menempati lahan 3 hektar dengan tiga lantai. Hotel ini berlokasi di Jalan Cempaka Nomor 15, Jember. Tersedia 54 kamar dengan luas kamar mulai dari 27 meter persegi sampai dengan 195 meter persegi.
Fasilitas hotel antara lain restoran, kolam renang, pusat kebugaran, balltoom dengan kapasitas 2000 orang, kedai kopi, dan spa. Selain itu terdapat juga fasilitas pendukung lainnya seperti gratis WiFi, pelayanan “in-room dining” dan “in-room massage”, serta area parkir.
Cempaka Hill Hotel Jember Managed by Dafam Hotels resmi melakukan “re-branding” sekaligus acara syukuran pada hari Rabu (1/4/2015) yang lalu. Hotel ini akan menjadi hotel ke-16 yang resmi beroperasional di bawah manajemen Dafam Hotels.
Jember adalah Kota Kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Timur, Jember memiliki luas 3.293,34 Km2 dengan ketinggian antara 0 - 3.330 mdpl dengan mayoritas penduduk Kabupaten Jember terdiri atas suku jawa dan suku Madura . Bahasa Jawa dan Madura digunakan di banyak tempat, sehingga umum bagi masyarakat di Jember menguasai dua bahasa daerah tersebut dan juga saling pengaruh tersebut memunculkan beberapa ungkapan khas Jember.Percampuran kedua kebudayaan Jawa dan Madura di Kabupaten Jember melahirkan satu kebudayaan baru yang bernama budaya Pendalungan. Masyarakat Pendalungan di Jember mempunyai karakteristik yang unik sebagai hasil dari penetrasi kedua budaya tersebut. Kesenian” cak Macanan kaduk” merupakan satu hasil budaya masyarakat Pendalungan yang masih bertahan sampai sekarang di kabupaten Jember.
Jember sendiri memiliki banyak atraksi yang menarik dan popular, seperti wisata pantai yang sangat indah dan terkenal di Jawa Timur. Ada beberapa pantai indah di Jember yang bisa menjadi destinasi liburan Anda ketika mengunjungi Jember. Pantai Tanjung Papuma (Pasir Putih Malikan) adalah daerah pantai pasir putih yang indah dikombinasikan dengan hutan lindung yang relatif masih terjaga keasliannya.
Selain wisata alam dan pantai yang indah, Jember juga memiliki acara wisata tahunan yang dikenal berbagai belahan dunia, Jember Fashion Carnaval merupakan acara karnaval yang melambangkan kreativitas anak muda Jember. Acara ini digagas Dynand Fariz, perancang busana kelahiran Jember.
Pariwisata Makin Bergairah, Dafam Hadir di Jember
Kabupaten Jember di Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata yang menarik dan populer, seperti pantai yang sangat indah dan mulai dikenal di kalangan para pelancong. Pantai Tanjung Papuma (Pasir Putih Malikan) merupakan daerah pantai pasir putih dikombinasikan dengan hutan lindung yang relatif masih terjaga keasliannya.
Di pantai para pelancong bisa melihat matahari terbit dan matahari terbenam pada saat yang sama di sebuah tempat bernama Siti Inggil, salah satu pantai yang menghadap Samudera Indonesia dengan pemandangan alam yang memesona.
Selain wisata alam dan pantai yang indah, Jember juga memiliki Jember Fashion Carnaval (JFC), sebuah acara wisata tahunan yang digemari pelancong dalam dan luar negeri.
Melihat perkembangan bisnis perhotelan, bergairahnya pariwisata dan transaksi bisnis di Kota Jember beberapa tahun belakangan ini membuat Dafam Hotels melebarkan sayapnya dengan mengambil alih manajemen Hotel Cempaka Hill Jember.
Hotel berbintang 3 dengan konsep bisnis dan leisure ini menempati lahan 3 hektar dengan gedung 3 lantai yang berlokasi di Jalan Cempaka No 15 Jember, memiliki 54 kamar terdiri dari 10 kamar Standard, 30 Superior, 12 Deluxe dan 2 kamar Suite.
Dalam siaran persnya kepada KompasTravel, Rabu (1/4/2015), Ninik Haryanti selaku Corporate PR Manager Dafam Hotels menyampaikan setiap kamar hotel didesain sedemikian rupa untuk menambah kenyaman tamu. "Luas kamar mulai dari 27 meter persegi sampai dengan 195 meter persegi ditambah fasilitas restoran, kolam renang, coffee shop, spa & massage, fitness centre, dan ballroom berkapasitas 2.000 orang," katanya.
Menurut Ninik, Hotel Cempaka Hill Jember yang dikelola Dafam Hotels resmi melakukan re-branding sekaligus acara syukuran pada Rabu (1/4/2015). "Hotel ini akan menjadi hotel ke-16 yang resmi beroperasi di bawah manajemen Dafam Hotels," katanya.
Selain dihadiri para undangan, acara syukuran Hotel Cempaka Hill Jember diawali pemotongan tumpeng oleh Subagio selaku pemilik yang diserahkan kepada Andhy Irawan, Managing Director Dafam Hotels yang didampingi Mastur, Manager Hotel Cempaka Hill Jember. Selanjutnya dilakukan pelepasan balon ke udara disaksikan para undangan. (*)
Sumber :
http://travel.kompas.com/read/2015/04/11/170900627/Dafam.Hotels.Hadir.di.Jember
http://travel.kompas.com/read/2015/04/02/180600727/Pariwisata.Makin.Bergairah.Dafam.Hadir.di.Jember
JFC Kids
Kenalkan Kekayaan Warisan Budaya Bangsa
Jember Fashion Carnival (JFC) International Event ke-14, secara resmi telah dibuka. Acara yang memiliki catwalk terpanjang di seluruh dunia tersebut, Kamis (27/8/2015), menyuguhkan peragaan busana dengan model anak-anak yang dikemas dalam JFC Kids.
“Ada 440 talent anak-anak yang mengikuti event JFC Kids,” ungkap President JFC, Dynand Fariz, usai acara Carnaval Conference.
Menurut Fariz, anak- anak yang menjadi talen JFC Kids rata-rata duduk di bangku sekolah dasar. “Usianya cukup bervariasi, ada yang masih 4,5 tahun, dan ada juga yang duduk di bangku SD,” terangnya.
Untuk busana anak-anak tersebut, sama dengan peserta dari kategori dewasa. “Ada 10 defile yakni Majapahit, Ikebana, Pegasus, Lionfish, Parrot, Egypt, Circle, Fossil, Melanesia, dan Reog,” kata Fariz.
Khusus untuk Reog, lanjut Fariz, dirinya ingin mengenalkan kekayaan bangsa kepada peserta anak- anak. “Jadi kita ingin mengenalkan warisan budaya bangsa ini sejak dini kepada anak- anak,” pungkas Fariz.
Salah satu orang tua peserta JFC Kids, Rachmanto, mengaku senang karena anaknya bisa tampil dalam acara bertaraf internasional tersebut. “Memang kemauan anaknya, jadi saya dorong saja. Kegiatan seperti ini juga akan berdampak untuk membangun mental anak,” katanya.
Penulis : Kontributor Jember, Ahmad Winarno
Editor : I Made Asdhiana
Sumber :
http://travel.kompas.com/read/2015/08/28/071156427/JFC.Kids.Kenalkan.Kekayaan.Warisan.Budaya.Bangsa?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
Jember Fashion Carnival (JFC) International Event ke-14, secara resmi telah dibuka. Acara yang memiliki catwalk terpanjang di seluruh dunia tersebut, Kamis (27/8/2015), menyuguhkan peragaan busana dengan model anak-anak yang dikemas dalam JFC Kids.
“Ada 440 talent anak-anak yang mengikuti event JFC Kids,” ungkap President JFC, Dynand Fariz, usai acara Carnaval Conference.
Menurut Fariz, anak- anak yang menjadi talen JFC Kids rata-rata duduk di bangku sekolah dasar. “Usianya cukup bervariasi, ada yang masih 4,5 tahun, dan ada juga yang duduk di bangku SD,” terangnya.
Untuk busana anak-anak tersebut, sama dengan peserta dari kategori dewasa. “Ada 10 defile yakni Majapahit, Ikebana, Pegasus, Lionfish, Parrot, Egypt, Circle, Fossil, Melanesia, dan Reog,” kata Fariz.
Khusus untuk Reog, lanjut Fariz, dirinya ingin mengenalkan kekayaan bangsa kepada peserta anak- anak. “Jadi kita ingin mengenalkan warisan budaya bangsa ini sejak dini kepada anak- anak,” pungkas Fariz.
Salah satu orang tua peserta JFC Kids, Rachmanto, mengaku senang karena anaknya bisa tampil dalam acara bertaraf internasional tersebut. “Memang kemauan anaknya, jadi saya dorong saja. Kegiatan seperti ini juga akan berdampak untuk membangun mental anak,” katanya.
Penulis : Kontributor Jember, Ahmad Winarno
Editor : I Made Asdhiana
Sumber :
http://travel.kompas.com/read/2015/08/28/071156427/JFC.Kids.Kenalkan.Kekayaan.Warisan.Budaya.Bangsa?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
Subscribe to:
Posts (Atom)
Related Posts
-
Lokasi kota Jember di timur propinsi Jawa Timur Layout Peta kota Jember Kecamatan dari kota Jember
-
Tato merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Jember. Grup musik ini dibentuk pada tahun 1996. Anggotanya berjumlah ...
-
Daun Tembakau dan Ragam Tumbuhan Jadi Motif Khas Batik Jember Batik Jember menjadi salah satu kerajinan khas Jawa Timur yang dipamerkan...
-
Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah, Lc., M.A. (lahir 15 Desember 1977) adalah seorang ustadz Salafi, dosen, dan penulis yang berasal dari Jembe...
-
Situs Duplang, Artefak Zaman Megalithikum Di Kabupaten Jember 3 July 2019 Situs Duplang – Indonesia dikenal oleh masyarakat dunia sebagai n...


