Tuesday, June 4, 2013

Bandara Notohadinegoro Kini Telah Bersertifikat


Setelah sekian lama terkatung- katung kini Bandara Notohadinegoro Jember akhirnya bersertifikat. Artinya Bandara telah dapat beroperasi dengan pesawat perintis berpenumpang dibawah 40 orang. 

Sertifikasi dari Badan Otoritas Bandar Udara Wilayah 3 Surabaya itu diungkapkan langsung oleh kepala Badan Otoritas Bandar Udara Wilayah 3 Surabaya M. Alwi dalam kunjungannya ke Universitas Jember siang hari tadi.

sertifikat bandara Notohadinegoro Jember / jemberpost

Menurut M. Alwi, Bandara Notohadinegoro sudah mendapatkan sertifikasi bandara dengan ketentuan pesawat yang masuk ke lokasi itu adalah pesawat perintis yang berpenumpang kurang dari 40 orang. Namun demikian tidak menutup kemungkinan jika nantinya pesawat besarpun juga dapat mendarat di bandara milik Pemkab Jember itu. 

Menurut Alwi, jika itu yang diinginkan oleh Pemkab Jember, maka panjang landasan pacu Bandara Notohadinegoro harus diperpanjang menjadi 1600 meter. Sedangkan saat ini masih 1200 meter. Menanggapi akan adanya infestor yang masuk ke Jember untuk membangun landasan Pacu itu, Alwi membantahnya. 

Sampai saat ini tidak ada Investor yang akan menggandeng pembangunan Bandara kecuali mendapatkan rekomendasi dari pihaknya. Sehingga Badan Otoritas Bandar Udara Wilayah 3 Surabaya menyarankan supaya ada perpanjangan landasan pacu terlebih dahulu jika ingin ada investor masuk ke Jember baik itu dari maskapai penerbangan Internasional dan Nasional dengan skala besar.

jemberpost.com