Pages

Tuesday, March 19, 2013

Jember Sport Garden



Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, berencana membangun sebuah stadion olahraga senilai Rp 200 miliar. Menurut Bupati Jember M.Z.A. Djalal, pembangunan stadion baru yang disebut sebagai Jember Sport Garden (JSG) itu bertujuan untuk memajukan sektor olahraga. 


Djalal mengaku meniru konsep yang telah dilakukan Bupati Lamongan Masfuk yang membangun Stadion Surajaya. Lahan milik Pemerintah Kabupaten Jember seluas 20 hektare di Kecamatan Ajung akan dibangun sebagai pusat semua kegiatan olahraga bertaraf nasional maupun internasional. 


Stadion Notohadinegoro yang sudah ada saat ini sudah tidak layak lagi. Apalagi klub sepak bola Jember, Persid, membutuhkan lapangan bola yang lebih bagus karena masuk dalam Divisi Utama. Stadion lama akan dijadikan tempat khusus kegiatan seni dan sosial-budaya.

Rencana pembangunan stadion baru itu sudah pernah diajukan Djalal pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah 2011 bulan Februari silam. Saat itu, proyek stadion baru diberi nama proyek pembangunan Jember Sport Center (JSC) dengan anggaran Rp 200 miliar. 

Pembangunan kompleks Jember Sport Garden (JSG) akhirnya dimulai, Senin (8/10/2012). Pembangunan kompleks JSG ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan stadion utama atau sport centre di kawasan yang berada di Kecamatan Ajung tersebut.


Bupati Jember MZA Djalal memimpin peletakan batu pertama stadion tersebut disaksikan jajaran DPRD dan Muspida di Jember. Djalal berharap, pembangunan stadion utama juga JSG tidak hanya menjadi sarana dan prasarana olahraga. 

Sedangkan untuk stadion utamanya, diharapkan bisa menjadi tempat olahraga terbesar di Jawa Timur bagian timur. 

Pembangunan proyek prestisius tersebut akan menjadi penanda kemajuan sebuah daerah, lanjutnya. Menurut Djalal, perekonomian Jember makin maju karenanya perlu ditunjang sarana dan prasarana yang memadai.

Stadion utama olahraga di JSG nantinya akan lebih besar dibandingkan stadion yang telah ada yakni Stadion Notohadinegoro. Stadion itu menempati areal 9,7 hektare di lahan milik Pemkab Jember di Ajung. Pembangunan stadion itu sendiri menelan biaya Rp 193,7 miliar yang dikerjakan hingga Desember 2013. 

Dana pembangunan menggunakan dana APBD Jember. Stadion itu terdiri dari terbuka dan tertutup. Stadion mampu menampung 20 ribu pengunjung dengan luas lahan parkir bisa menampung 1.000 kendaraan. Bangunan tertutup stadion mempunyai empat lantai.

Sementara kompleks JSG membutuhkan lahan sekitar 50 hektare. Lahan seluas itu terdiri dari lahan Pemkab seluas hampir 20 hektare dan sisanya akan membeli lahan warga sekitar.

Sumber :
tempo.co
tribunnews.com