Friday, May 3, 2013

Pabrik Es Talangsari


pabrik-es-tegalsari.jpg

Pabrik es berada di Jalan KH Siddiq Lingkungan Talangsari Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates.

Pabrik itu berada di lahan seluas 6.015 meter persegi. Namun tidak semua areal dipakai sebagai lokasi pabrik. Pabrik tidak sampai menempati separo areal itu. Ia berada di pojok selatan timur di lahan tersebut.

Sisa lahan ditempati bangunan. Bangunan itu berupa kantor dan perumahan milik kantor tersebut. Sisanya masih kosong dan dijadikan halaman, tempat parkir dan jalan keluar masuk.

Bangunan selain pabrik es akan dibongkar karena akan digunakan menjadi sebuah pusat perbelanjaan dengan bentuk supermarket, dengan luas 3.000 meter persegi.

Sebuah perusahaan ritel ternama di Indonesia yang bentuknya sudah perusahaan terbuka. Perusahaan ritel ini bergerak di bidang perdagangan kelas menengah ke atas dan berbentuk supermarket dan hipermarket.

PT Panca Wira Usaha (Wira Jatim Group) merupakan BUMD milik Pemprov Jatim. BUMD ini mempunyai sejumlah unit usaha, di antaranya pabrik es. Pabrik Es Telengsari hanya satu unit usaha pabrik es dari sejumlah pabrik es yang dimiliki di kabupaten lain seperti di Situbondo, Banyuwangi, juga Pandaan Pasuruan.

Pabrik Es Telengsari merupakan aset yang diambil alih pemerintah pusat dari tangan kolonial Belanda. Aset itu kemudian diserahkan kepada Pemprov di tahun 1962.

Pabrik itu sendiri berdiri di tahun 1915. Tidak aneh, bangunan utama yang menjadi kantor pabrik tersebut berupa bangunan era kolonial.

Sedangkan pabrik es itu sendiri masih tetap beroperasi. Kini pabrik itu memproduksi 500 - 600 balok es setiap hari. Produksi yang terbilang tidak banyak jika dibandingkan beberapa tahun silam. Ketika jaya, pabrik itu bisa memproduksi 1.200 balok per hari.

Pabrik itu memenuhi kebutuhan es skala industri dan perdagangan. Nelayan di Puger membeli es di pabrik ini untuk mengawetkan ikan. Mitra Tani, perusahaan yang memproduksi kedelai edamame beku juga menjadi pelanggan tetap pabrik tersebut.

Rencananya nanti pabrik akan bersebelahan dengan perbelanjaan itu.



Sumber : surabaya.tribunnews.com